Butuh Bantuan? Hubungi Kami!
'

materi Disain Grafis Arsitektur 2

Senin, 23 Maret 2020 11:05:31 by ,Dilihat : 5 x

Disain Mebel 3D_ Meja Kecil

Materi Disain Interior 1_Pertemuan 1

Jumat, 20 Maret 2020 09:59:27 by ,Dilihat : 14 x

Pengantar Disain Interior

Akustik bangunan merupakan faktor penting dalam perancangan arsitektural pada bangunan untuk mengendalikan kebisingan yang berlebihan dalam bangunan sehingga diperoleh kondisi suara yang ideal di dalam maupun di luar ruangan. Salah satu upaya pengendalian kebisingan dalam bangunan adalah dengan menerapkan desain atrium yang tepat sebagai pereduksi kebisingan. Tujuan utama penelitian untuk mengetahui fungsi atrium sebagai pereduksi kebisingan terutama pada bangunan bertingkat sehingga diperoleh kenyamanan akustikal. Simulasi program komputer merupakan perangkat desain untuk merencanakan desain atrium terutama dalam bangunan bertingkat untuk memperoleh kondisi suara yang ideal dalam bangunan. Produk yang diinginkan adalah desain atrium (ruang terbuka) sebagai alternatif bagi pemecahan rmasalah akustik lingkungan dan akustik bangunan, terutama pada bangunan bertingkat karena diharapkan berfungsi sebagai pereduksi kebisingan yang efektif.

Keberadaan pedestrian area, yang dapat mewadahi untuk kegiatan pejalan kaki dan pengendara sepeda serta kejelasan alur untuk perpindahan moda sangat diperlukan. Pada kawasan pasar Johar tidak adanya kejelasan fungsi pedestrian area yang terlihat. Pedestrian area yang seharusnya dimanfaatkan untuk pejalan kaki dan pergantian moda, banyak berganti fungsi atau di okupansi oleh kegiatan lain seperti parkir, pedagang kaki lima, dan sebagainya. Sifat pedestrian yang tidak menerus juga sangat mengganggu bagi pejalan kaki. Metode penelitian dengan melakukan identifikasi unit penelitian meliputi: bentuk dan ukuran pedestrian yang disediakan, tingkat pola Kejelasan fungsi dan kenyamanan pedestrian area juga sangat penting dan sangat diperlukan bagi orang penyandang cacat (disable people). Perlunya penataan ulang area pedestrian baik yang berupa hallway, storefront maupun square untuk mengurangi penyimpangan

The food selfie phenomenon that is endemic along with the development of global internet usage has formed a new communication culture which is a transformation of cultural changes that occur through a process of digitally among the people. Through social media networking, culinary tourism is no longer merely a desire to taste the delicacy of food, but has changed into a trend of food-related activities carried out through food selfies and upload them in the hope of getting recognition from other individuals. The study uses descriptive qualitative methods to get data about food selfie culture in urban communities. Individual motivation to use social media by uploading food selfies is to establish communication with others in the media without limits and

Internet di jaman digital saat ini sudah menjadi kebutuhan primer. Pemanfaatan internet yang intensif serta ukuran konten yang semakin padat menyebabkan rasio kebutuhan dan sumber daya internet yang tersedia menjadi tidak seimbang. Pengguna internet yang cenderung multitasking, membutuhkan beberapa konten yang beragam jenis dalam satu waktu. Konten yang beragam jenis tersebut membutuhkan bandwidth dan waktu respon yang berbeda-beda, sehingga membutuhkan manajemen bandwidth internet yang optimal untuk segala situasi. Router kelas Small Office Home Office (SOHO), seperti Mikrotik, sudah mengaplikasikan beberapa metode manajemen bandwidth internet yang sudah baik untuk aplikasi-aplikasi yang secara umum mempunyai karakteristik yang sama, tetapi menjadi masalah apabila aplikasi-aplikasi yang berbeda karakteristik mencoba mengakses internet dalam satu waktu. Untuk mengantisipasi hal tersebut, maka dibutuhkan manajemen bandwidth berdasarkan pendeteksian

Manusia sebagai mahluk sosial semakin diuntungkan dengan keberadaan Teknologi informasi dan komunikasi yang berkembang saat ini. Banyak tercipta media-media komunikasi yang dibangun melalui teknologi internet, salah satunya adalah Forum Diskusi Online. Didalam forum diskusi sebuah permasalahan dapat terpecahkan dengan adanya masukan-masukan dan saran yang diberikan oleh anggota forum yang berpengalaman. Namun dalam suatu forum diskusi tidak jarang ada beberapa anggota forum yang tidak dapat mengontrol emosi karena perbedaan-perbedaan pendapat yang sangat alot, sehingga pada akhirnya menjadi diskusi yang tidak sehat, yang berujung adanya pernyataan kata kata kotor, caci-maki yang menyerang lawan diskusinya, intimiadasi, melecehkan hingga mengarah ke masalah SARA (Suku Agama Ras dan Antar-golong) lainnya. Adanya nilai negatif yang dihasilkan suatu forum diskusi menjadikan forum diskusi dalam suasana tidak nyaman