Logo Universitas STEKOM
MENU
Language
ID | EN | language
Amerika Serikat Raih Emas Dramatis di Final Hoki Es Putri Olimpiade Musim Dingin 2026
Informasi 1671 dibaca

Amerika Serikat Raih Emas Dramatis di Final Hoki Es Putri Olimpiade Musim Dingin 2026

W

Wizdan Ulum

Informasi

Diterbitkan

calendar_today 21 Februari 2026

sumber img: X USA Hockey

 

Olimpiade Musim Dingin Milano-Cortina 2026 menyajikan pertarungan sengit di cabang hoki es putri, di mana Amerika Serikat berhasil merebut medali emas setelah mengalahkan rival abadinya, Kanada, dengan skor tipis 2-1 melalui babak perpanjangan waktu. Pertandingan yang berlangsung di Milano Santa Giulia Ice Hockey Arena ini menjadi puncak drama pada hari ke-13 kompetisi, menandai kemenangan ketiga AS di cabang ini sepanjang sejarah Olimpiade. Kedua tim telah mendominasi medali emas sejak cabang ini dipertandingkan, dengan pertemuan mereka di final menjadi yang ketujuh dari delapan edisi terakhir.

 

Jalannya Pertandingan yang Penuh Ketegangan

Dari awal laga, Kanada tampil dominan dan berhasil unggul lebih dulu melalui gol cepat dari Kristin O'Neill yang lolos dari pengawalan ketat dan menaklukkan kiper AS, Aerin Frankel, sehingga skor berubah menjadi 1-0. Keunggulan ini bertahan hampir sepanjang waktu normal, membuat pendukung Kanada optimistis mempertahankan gelar juara bertahan. Namun, AS tidak menyerah dan terus menekan pertahanan lawan dengan strategi agresif.

Saat waktu tersisa kurang dari dua menit, kapten Hilary Knight menjadi pahlawan dengan membelokkan tembakan jarak jauh yang gagal dihalau kiper Kanada, menyamakan kedudukan menjadi 1-1. Momen ini memicu kegembiraan luar biasa di arena, memaksa pertandingan berlanjut ke babak overtime.

 

Gol Kemenangan dan Selebrasi Meriah

Di babak perpanjangan waktu, bek Megan Keller tampil gemilang melalui aksi individu yang brilian, melewati beberapa pemain Kanada sebelum melepaskan tembakan akurat yang tak bisa dihentikan. Gol ini mengunci kemenangan 2-1 bagi AS, sekaligus menjadikan Knight sebagai pemegang rekor gol terbanyak di Olimpiade dengan penampilan terakhirnya sebelum pensiun. Selebrasi tim AS dipenuhi air mata bahagia, sementara Kanada harus puas dengan perak meski tampil impresif sepanjang turnamen.

 

Dampak dan Catatan Sejarah

Kemenangan ini tidak hanya memperkaya koleksi medali AS di Olimpiade Musim Dingin 2026, tetapi juga menegaskan rivalitas ikonik antara kedua negara di cabang hoki es. Knight, yang kini berusia 36 tahun, menutup karier Olimpiadenya dengan dua medali emas dan lima medali secara total (dua emas, tiga perak) sepanjang partisipasinya di empat Olimpiade. Sementara itu, Kanada tetap menjadi tim paling sukses secara keseluruhan, meski gagal mempertahankan gelar dari edisi sebelumnya. Prestasi ini juga menjadi sorotan di tengah dominasi AS di cabang lain seperti figure skating, di mana Alysa Liu merebut emas tunggal putri setelah 24 tahun puasa. Olimpiade Milano-Cortina terus menyuguhkan cerita inspiratif, mengingatkan bahwa ketangguhan dan strategi menjadi kunci sukses di atas es.

 

BACA JUGA: OJK Kenakan Denda Besar pada Influencer Saham Belvin Tannadi

 

Final hoki es putri di Olimpiade Musim Dingin Milano-Cortina 2026 menjadi salah satu momen paling berkesan dalam sejarah olahraga musim dingin, dengan Amerika Serikat berhasil merebut emas secara dramatis atas Kanada melalui gol penentu di overtime. Hilary Knight mengakhiri kariernya dengan gemilang, meninggalkan warisan sebagai salah satu pemain terhebat sepanjang masa. Kemenangan ini tidak hanya menambah kejayaan AS, tetapi juga memperkuat rivalitas legendaris yang terus memikat dunia hoki es. Milano-Cortina 2026 membuktikan bahwa di atas es, semangat juang dan ketepatan waktu bisa mengubah segalanya menjadi kemenangan abadi.

W

Tentang Penulis

Wizdan Ulum

Penulis — Universitas STEKOM

Penulis aktif yang berfokus pada isu-isu akademik, teknologi pendidikan, dan pengembangan sumber daya manusia di lingkungan kampus.