Universitas Sains dan Teknologi Komputer
MENU NAVIGASI
Language
ID | EN | language
Beranda / Artikel / Tips dan Trik
Tips dan Trik 51 dibaca

Apa Kekurangan Novel Digital yang Perlu Diketahui?

G

Gusti Ayu Tita P

29 September 2026

Bagikan:
Apa Kekurangan Novel Digital yang Perlu Diketahui?

Novel digital memberikan banyak kemudahan dalam kegiatan membaca karena dapat diakses melalui berbagai perangkat elektronik. Namun, di balik kepraktisannya, terdapat beberapa kekurangan novel digital yang perlu diketahui oleh pembaca maupun penulis. Kekurangan tersebut dapat berkaitan dengan perangkat, kenyamanan membaca, akses internet, hingga hak cipta. Dengan memahami berbagai kekurangannya, pembaca dapat menggunakan novel digital secara lebih bijak dan sesuai kebutuhan.

BERGANTUNG PADA PERANGKAT DIGITAL

Salah satu kekurangan novel digital adalah ketergantungannya pada perangkat elektronik. Pembaca membutuhkan ponsel, tablet, komputer, atau perangkat lain yang mendukung format novel tersebut. Jika perangkat mengalami kerusakan, kehabisan baterai, atau tidak dapat digunakan, kegiatan membaca juga dapat terganggu.

Penggunaan perangkat dalam waktu lama juga dapat membuat sebagian pembaca merasa kurang nyaman. Ukuran layar, kualitas tampilan, dan kondisi perangkat dapat memengaruhi pengalaman membaca. Karena itu, pemilihan perangkat dan pengaturan tampilan menjadi hal yang perlu diperhatikan.

DAPAT MENYEBABKAN MATA CEPAT LELAH

Membaca novel melalui layar dalam waktu lama dapat membuat mata terasa lelah, terutama jika pembaca tidak memberikan waktu istirahat yang cukup. Kecerahan layar yang terlalu tinggi, ukuran tulisan yang kurang sesuai, atau membaca dalam kondisi pencahayaan yang tidak nyaman dapat membuat pengalaman membaca menjadi kurang menyenangkan.

Pembaca dapat mengurangi ketidaknyamanan dengan mengatur tingkat kecerahan, menggunakan ukuran huruf yang sesuai, dan memberikan jeda secara berkala. Posisi membaca juga sebaiknya dibuat senyaman mungkin. Dengan kebiasaan tersebut, kegiatan membaca digital dapat dilakukan dengan lebih nyaman.

MEMBUTUHKAN DAYA DAN TERKADANG AKSES INTERNET

Perangkat yang digunakan untuk membaca novel digital membutuhkan daya baterai. Jika baterai habis, pembaca mungkin tidak dapat melanjutkan kegiatan membaca sampai perangkat kembali mendapatkan daya. Kondisi ini berbeda dengan buku cetak yang dapat dibaca selama tersedia pencahayaan yang cukup.

Selain itu, beberapa platform membutuhkan koneksi internet untuk mengakses atau mengunduh novel. Meskipun terdapat layanan yang menyediakan fitur membaca secara offline, ketentuannya dapat berbeda pada setiap platform. Oleh sebab itu, pembaca perlu memahami sistem akses sebelum memilih layanan novel digital.

PENGALAMAN MEMBACA BERBEDA DARI BUKU CETAK

Sebagian pembaca terbiasa menikmati buku fisik karena dapat merasakan halaman, sampul, dan bentuk buku secara langsung. Novel digital tidak memberikan pengalaman fisik tersebut karena seluruh isi cerita ditampilkan melalui layar. Perbedaan ini dapat membuat pengalaman membaca terasa berbeda bagi setiap orang.

Selain itu, pembaca mungkin membutuhkan waktu untuk terbiasa dengan navigasi digital. Fitur seperti menggulir halaman, mengatur ukuran teks, atau berpindah bagian dapat memberikan pengalaman yang berbeda dibandingkan membalik halaman buku. Karena itu, pilihan antara novel digital dan cetak dapat bergantung pada kenyamanan masing-masing pembaca.

RISIKO GANGGUAN DIGITAL LEBIH BESAR

Saat membaca novel melalui ponsel atau komputer, pembaca dapat menerima notifikasi dari aplikasi lain. Pesan, media sosial, permainan, atau aktivitas digital lainnya dapat mengalihkan perhatian dari cerita. Akibatnya, pembaca mungkin lebih sulit mempertahankan konsentrasi dibandingkan ketika membaca dalam lingkungan yang minim gangguan.

Untuk mengatasinya, pembaca dapat mengaktifkan mode jangan ganggu atau mematikan notifikasi sementara. Memilih tempat yang tenang juga dapat membantu menjaga fokus. Pengaturan tersebut penting terutama ketika pembaca ingin menikmati cerita dalam waktu yang lebih lama.

RISIKO PELANGGARAN HAK CIPTA

Novel digital juga menghadapi masalah pembajakan dan pelanggaran hak cipta. File novel yang disebarkan tanpa izin dapat merugikan penulis dan pihak yang memiliki hak atas karya tersebut. Kemudahan menyalin dan membagikan file digital membuat perlindungan karya menjadi tantangan yang perlu diperhatikan.

Pembaca sebaiknya memperoleh novel melalui platform atau sumber yang resmi. Sementara itu, penulis perlu memahami hak cipta dan ketentuan distribusi digital agar karya dapat dilindungi dengan baik. Penggunaan sumber resmi membantu menghargai hasil kerja penulis sekaligus mendukung ekosistem literasi digital yang lebih sehat.

KESIMPULAN

Kekurangan novel digital meliputi ketergantungan pada perangkat, potensi mata cepat lelah, kebutuhan daya dan akses internet pada layanan tertentu, perbedaan pengalaman membaca, gangguan dari aktivitas digital, serta risiko pelanggaran hak cipta. Kekurangan tersebut tidak berarti novel digital tidak dapat digunakan dengan nyaman, tetapi perlu dipertimbangkan sebelum memilih media membaca.

Dengan penggunaan perangkat yang tepat, pengaturan waktu membaca, dan pemilihan platform resmi, berbagai kekurangan tersebut dapat diminimalkan. Pembaca dapat memilih novel digital atau buku cetak berdasarkan kebutuhan, kebiasaan, dan kenyamanan masing-masing.

G

Tentang Penulis

Gusti Ayu Tita P

Penulis — Universitas STEKOM

Penulis aktif yang berfokus pada isu-isu akademik, teknologi pendidikan, dan pengembangan sumber daya manusia di lingkungan kampus.

Lanjutkan Membaca

Artikel Lainnya