Universitas Sains dan Teknologi Komputer
MENU NAVIGASI
Language
ID | EN | language
Beranda / Artikel / Informasi
Informasi 7 dibaca

Apakah Work From Home Benar Benar Bisa Menghemat Tagihan Listrik?

G

Gusti Ayu Tita P

21 September 2026

Bagikan:
Apakah Work From Home Benar Benar Bisa Menghemat Tagihan Listrik?

Work From Home (WFH) memungkinkan seseorang menyelesaikan pekerjaan dari rumah tanpa harus datang ke kantor. Pola kerja ini dapat mengurangi kebutuhan perjalanan, tetapi di sisi lain dapat meningkatkan penggunaan listrik di rumah. Perubahan tersebut membuat pertanyaan mengenai apakah WFH benar-benar dapat menghemat tagihan listrik menjadi hal yang menarik untuk dipahami.

Penghematan listrik saat WFH tidak terjadi secara otomatis. Besarnya tagihan dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti jumlah perangkat yang digunakan, durasi bekerja, penggunaan AC, kebiasaan penghuni rumah, dan tarif listrik yang berlaku. Karena itu, dampak WFH terhadap tagihan listrik dapat berbeda pada setiap rumah.

PENGGUNAAN PERANGKAT KERJA DAPAT MENAMBAH KONSUMSI LISTRIK

Saat bekerja dari rumah, seseorang biasanya menggunakan laptop atau komputer selama beberapa jam. Perangkat tambahan seperti monitor, printer, router, dan charger juga dapat menggunakan listrik. Jika sebelumnya aktivitas tersebut dilakukan di kantor, perpindahan ke rumah dapat membuat konsumsi listrik rumah bertambah.

Besarnya tambahan penggunaan listrik bergantung pada jenis perangkat dan lama pemakaiannya. Laptop yang digunakan selama beberapa jam tentu memiliki kebutuhan energi yang berbeda dengan komputer desktop yang dilengkapi beberapa monitor. Oleh karena itu, penting memperhatikan perangkat yang digunakan selama WFH untuk mengetahui pengaruhnya terhadap tagihan.

PENGGUNAAN AC DAPAT MEMENGARUHI TAGIHAN

Selain perangkat kerja, AC dan kipas angin juga dapat memengaruhi penggunaan listrik selama WFH. Ketika seseorang berada di rumah sepanjang jam kerja, pendingin ruangan mungkin digunakan lebih lama dibandingkan saat rumah ditinggalkan untuk bekerja di kantor. Kondisi tersebut dapat meningkatkan konsumsi listrik, terutama jika AC digunakan dalam waktu panjang.

Penggunaan AC secara bijak dapat membantu mengendalikan konsumsi energi. Suhu ruangan sebaiknya diatur sesuai kebutuhan dan AC perlu dirawat secara berkala agar dapat bekerja dengan baik. Memanfaatkan ventilasi atau sirkulasi udara yang sesuai juga dapat membantu mengurangi ketergantungan pada pendingin ruangan dalam kondisi tertentu.

WFH DAPAT MENGURANGI BIAYA PERJALANAN

Meskipun penggunaan listrik rumah dapat meningkat, WFH dapat memberikan penghematan dari sisi lain. Ketika seseorang tidak perlu pergi ke kantor, biaya transportasi seperti bahan bakar, parkir, atau ongkos perjalanan dapat berkurang. Namun, penghematan tersebut merupakan biaya transportasi, bukan pengurangan tagihan listrik rumah secara langsung.

Jika tujuan utama adalah mengurangi tagihan listrik, kebiasaan penggunaan energi tetap perlu diperhatikan. WFH baru berpotensi membantu mengendalikan biaya listrik apabila penggunaan perangkat dan peralatan rumah dapat dikelola dengan efisien. Dengan demikian, penghematan keseluruhan tidak hanya bergantung pada lokasi bekerja.

CARA MENGHEMAT LISTRIK SAAT BEKERJA DARI RUMAH

Ada beberapa kebiasaan yang dapat dilakukan untuk menjaga efisiensi listrik selama WFH. Pekerja dapat mematikan komputer, monitor, lampu, dan perangkat lain ketika sudah tidak digunakan. Pada siang hari, cahaya alami juga dapat dimanfaatkan jika kondisi ruangan memungkinkan.

Penggunaan AC dan perangkat elektronik sebaiknya disesuaikan dengan kebutuhan. Selain itu, memilih perangkat yang efisien dan melakukan perawatan secara rutin dapat membantu menghindari penggunaan energi yang tidak diperlukan. Kebiasaan sederhana tersebut dapat membantu menjaga konsumsi listrik tetap terkendali selama bekerja dari rumah.

KESIMPULAN

Work From Home belum tentu membuat tagihan listrik lebih murah karena aktivitas kerja di rumah dapat meningkatkan penggunaan komputer, perangkat elektronik, dan pendingin ruangan. Besarnya perubahan tagihan bergantung pada kebiasaan penggunaan energi dan kondisi masing-masing rumah.

WFH tetap dapat dilakukan dengan lebih hemat melalui pengelolaan listrik yang baik. Mematikan perangkat setelah digunakan, memanfaatkan cahaya alami, dan menggunakan AC sesuai kebutuhan dapat membantu menjaga konsumsi listrik tetap efisien. Dengan demikian, penghematan selama WFH lebih bergantung pada cara menggunakan energi daripada sekadar bekerja dari rumah.

G

Tentang Penulis

Gusti Ayu Tita P

Penulis — Universitas STEKOM

Penulis aktif yang berfokus pada isu-isu akademik, teknologi pendidikan, dan pengembangan sumber daya manusia di lingkungan kampus.

Lanjutkan Membaca

Artikel Lainnya