sumber img: X Arsenal Radar
Arsenal yang memimpin klasemen Liga Primer Inggris gagal memperlebar jarak poin setelah ditahan imbang 2-2 oleh Wolverhampton Wanderers di Stadion Molineux Kamis dini hari (19/2/2026) . Pertandingan ini menjadi kejutan karena Wolves berada di posisi juru kunci, sementara Arsenal tampil dominan di awal laga. Namun, semangat juang tuan rumah membuat pemimpin liga kehilangan dua poin berharga menjelang derby London Utara.
Arsenal langsung menekan sejak awal pertandingan dan berhasil membuka keunggulan cepat. Gol pertama Arsenal tercipta pada menit ke-5 melalui sundulan Bukayo Saka, yang memanfaatkan crossing akurat dari sisi sayap. Bola meluncur deras ke gawang dan membawa Arsenal unggul 1-0. Gol cepat tersebut membuat Arsenal semakin percaya diri dan mampu mengendalikan tempo permainan. Mereka tampil lebih dominan dan beberapa kali menciptakan peluang berbahaya.
Hincapie Gandakan Keunggulan Arsenal
Dominasi Arsenal berlanjut hingga babak kedua. Tekanan yang terus diberikan akhirnya kembali membuahkan hasil. Arsenal berhasil mencetak gol kedua pada menit ke-55 melalui Piero Hincapie. Bek tersebut melepaskan tembakan keras yang tidak mampu dihentikan kiper Wolves. Gol ini membuat Arsenal unggul 2-0 dan semakin dekat dengan kemenangan. Dengan keunggulan dua gol, Arsenal terlihat nyaman dan mampu mengontrol jalannya pertandingan.
Wolves Bangkit dan Ciptakan Drama
Meski tertinggal dua gol, Wolves tidak menyerah. Mereka mulai meningkatkan intensitas serangan dan mencoba menekan pertahanan Arsenal. Usaha tersebut membuahkan hasil pada menit ke-60. Hugo Bueno mencetak gol indah melalui tendangan melengkung dari luar kotak penalti, yang membuat skor berubah menjadi 1-2. Gol tersebut membangkitkan semangat Wolves. Mereka bermain lebih agresif dan terus menekan Arsenal, terutama di menit-menit akhir pertandingan.
Ketika Arsenal tampak akan mengamankan kemenangan, drama terjadi di masa injury time. Pada menit ke-90+4, Tom Edozie melepaskan tembakan yang kemudian mengenai bek Arsenal, Riccardo Calafiori, dan masuk ke gawang. Gol tersebut akhirnya dicatat sebagai gol bunuh diri Calafiori. Gol bunuh diri ini memastikan skor berubah menjadi 2-2 dan menggagalkan kemenangan Arsenal di detik-detik terakhir. Para pemain Wolves merayakan gol tersebut dengan penuh emosional, sementara pemain Arsenal tampak kecewa karena gagal mempertahankan keunggulan.
BACA JUGA: AC Milan Ditahan Imbang Como 1-1 di San Siro
Arsenal Kehilangan Kemenangan di Depan Mata
Hasil imbang ini menjadi pukulan bagi ambisi juara Arsenal, terutama setelah unggul dua gol. Wolves mendapatkan poin penting untuk keluar dari zona degradasi, sementara Arsenal harus segera bangkit menghadapi Tottenham Hotspur akhir pekan ini.
Pelatih Arsenal, Mikel Arteta, menyatakan kekecewaan atas hilangnya fokus timnya, sementara bos Wolves memuji semangat pemainnya yang tak kenal menyerah. Pertandingan ini menjadi pengingat bahwa Liga Primer penuh kejutan, bahkan bagi tim papan atas.
Pertandingan Arsenal melawan Wolves kali ini menghadirkan drama tinggi khas Liga Primer Inggris. Arsenal sempat tampil meyakinkan dengan keunggulan dua gol cepat, namun kegagalan menjaga konsentrasi hingga akhir membuat mereka hanya pulang dengan satu poin. Di sisi lain, Wolves menunjukkan mental juara meski berada di dasar klasemen. Hasil 2-2 ini meninggalkan Arsenal dengan pekerjaan rumah besar menjelang laga-laga krusial berikutnya, sementara Wolves mendapatkan suntikan moral berharga untuk bertahan di Liga Primer.
Tentang Penulis
Wizdan Ulum
Penulis — Universitas STEKOM
Penulis aktif yang berfokus pada isu-isu akademik, teknologi pendidikan, dan pengembangan sumber daya manusia di lingkungan kampus.