Bagaimana Cara Efektif Mengatasi Overthinking pada Remaja?
Gusti Ayu Tita P
26 Februari 2026
Overthinking atau kebiasaan berpikir secara berlebihan merupakan masalah yang sering dialami remaja, terutama di era digital yang penuh tekanan dan ekspektasi. Remaja cenderung memikirkan berbagai hal secara terus-menerus, seperti penilaian orang lain, prestasi akademik, hubungan pertemanan, hingga masa depan mereka. Jika tidak dikendalikan, overthinking dapat menyebabkan kecemasan, stres, dan menurunnya kesehatan mental. Oleh karena itu, penting bagi remaja untuk mengetahui cara efektif mengatasi overthinking agar dapat menjalani kehidupan dengan lebih tenang dan seimbang.
1. BELAJAR MENGENDALIKAN PIKIRAN NEGATIF
Remaja perlu belajar menyadari kapan mereka mulai berpikir berlebihan. Dengan mengenali pikiran negatif, remaja dapat mencoba menggantinya dengan pikiran yang lebih positif dan realistis. Fokus pada solusi, bukan hanya pada masalah, dapat membantu mengurangi kecemasan yang berlebihan.
2. MENGALIHKAN PERHATIAN KE KEGIATAN POSITIF
Mengisi waktu dengan kegiatan yang bermanfaat, seperti olahraga, membaca, menulis, atau mengembangkan hobi, dapat membantu mengalihkan pikiran dari hal-hal yang memicu overthinking. Aktivitas positif juga dapat meningkatkan suasana hati dan membuat remaja merasa lebih produktif.
3. BERLATIH TEKNIK RELAKSASI
Teknik relaksasi, seperti menarik napas dalam-dalam, meditasi, atau mindfulness, dapat membantu menenangkan pikiran dan mengurangi stres. Dengan melatih diri untuk fokus pada saat ini, remaja dapat mengurangi kecenderungan memikirkan hal-hal yang belum tentu terjadi.
4. BERBICARA DENGAN ORANG YANG DIPERCAYA
Menceritakan perasaan kepada orang tua, teman, atau guru dapat membantu meringankan beban pikiran. Dukungan dari orang lain membuat remaja merasa didengar dan tidak sendirian dalam menghadapi masalah, sehingga overthinking dapat berkurang.
5. MEMBATASI PENGGUNAAN MEDIA SOSIAL
Media sosial sering menjadi pemicu overthinking karena remaja cenderung membandingkan diri dengan orang lain. Dengan membatasi waktu penggunaan media sosial, remaja dapat mengurangi tekanan mental dan lebih fokus pada kehidupan nyata.
KESIMPULAN
Overthinking merupakan masalah yang umum dialami remaja, tetapi dapat diatasi dengan langkah yang tepat. Dengan mengendalikan pikiran negatif, melakukan kegiatan positif, berlatih relaksasi, berbicara dengan orang terpercaya, membatasi media sosial, dan menerima diri sendiri, remaja dapat mengurangi overthinking dan menjaga kesehatan mental. Dengan pikiran yang lebih tenang, remaja dapat menjalani kehidupan dengan lebih percaya diri, produktif, dan bahagia.
Tentang Penulis
Gusti Ayu Tita P
Penulis — Universitas STEKOM
Penulis aktif yang berfokus pada isu-isu akademik, teknologi pendidikan, dan pengembangan sumber daya manusia di lingkungan kampus.