Universitas Sains dan Teknologi Komputer
MENU NAVIGASI
Language
ID | EN | language
Beranda / Artikel / Tips Karir
Tips Karir 17 dibaca

Bagaimana Cara Menjawab Pertanyaan Ekspektasi Gaji Saat Interview?

G

Gusti Ayu Tita P

30 Juli 2026

Bagikan:
Bagaimana Cara Menjawab Pertanyaan Ekspektasi Gaji Saat Interview?

Membahas ekspektasi gaji saat interview sering kali membuat banyak pelamar merasa gugup. Padahal, pertanyaan ini merupakan bagian yang hampir selalu muncul dalam proses rekrutmen. Perusahaan ingin mengetahui apakah harapan gaji kandidat sesuai dengan anggaran yang telah mereka siapkan. Oleh karena itu, memahami cara menjawab pertanyaan ini dengan tepat dapat meningkatkan peluang Anda untuk mendapatkan pekerjaan sekaligus memperoleh kompensasi yang layak.

MENGAPA REKRUTER MENANYAKAN EKSPEKTASI GAJI?

Pertanyaan mengenai ekspektasi gaji bukan hanya untuk mengetahui angka yang Anda inginkan. Rekruter juga ingin melihat apakah Anda memahami nilai kemampuan, pengalaman, dan posisi yang sedang dilamar. Jawaban yang realistis menunjukkan bahwa Anda telah melakukan riset sebelum mengikuti interview.

Selain itu, perusahaan ingin memastikan bahwa proses rekrutmen berjalan efisien. Jika harapan gaji kandidat terlalu jauh dari anggaran perusahaan, proses seleksi dapat dihentikan lebih awal. Karena itu, memberikan jawaban yang logis dan fleksibel menjadi langkah yang lebih bijak dibandingkan menyebut angka secara asal.

LAKUKAN RISET GAJI SEBELUM INTERVIEW

Sebelum datang ke sesi wawancara, lakukan riset gaji sesuai posisi, lokasi kerja, dan tingkat pengalaman Anda. Informasi tersebut bisa diperoleh dari berbagai situs lowongan kerja, forum profesional, maupun laporan survei gaji terbaru. Dengan bekal informasi yang akurat, Anda dapat memberikan kisaran gaji yang masuk akal.

Jangan hanya berpatokan pada keinginan pribadi. Pertimbangkan pula tanggung jawab pekerjaan, fasilitas yang diberikan perusahaan, hingga standar industri. Semakin lengkap informasi yang dimiliki, semakin percaya diri Anda saat menjawab pertanyaan dari rekruter.

BERIKAN KISARAN GAJI, BUKAN SATU ANGKA PASTI

Salah satu strategi terbaik adalah memberikan kisaran gaji daripada satu angka tetap. Cara ini menunjukkan bahwa Anda cukup fleksibel dan terbuka untuk berdiskusi. Misalnya, Anda dapat menyampaikan kisaran yang masih sesuai dengan hasil riset dan pengalaman kerja yang dimiliki.

Pastikan rentang yang diberikan tidak terlalu lebar agar tetap terlihat profesional. Kisaran sekitar 10–20 persen biasanya masih dianggap wajar. Dengan demikian, perusahaan memiliki ruang untuk melakukan negosiasi tanpa mengurangi nilai diri Anda sebagai kandidat.

JELASKAN DASAR PENENTUAN EKSPEKTASI GAJI

Saat menyampaikan nominal gaji, jangan hanya menyebutkan angka. Berikan alasan yang mendukung, seperti pengalaman kerja, kemampuan teknis, sertifikasi, atau pencapaian yang pernah diraih. Penjelasan tersebut membuat jawaban Anda terdengar lebih meyakinkan.

Rekruter umumnya lebih menghargai kandidat yang mampu menjelaskan alasan di balik ekspektasi gajinya. Hal ini menunjukkan bahwa Anda memahami kontribusi yang dapat diberikan kepada perusahaan. Dengan begitu, pembahasan mengenai gaji menjadi lebih profesional.

TUNJUKKAN SIKAP FLEKSIBEL DAN TERBUKA

Walaupun memiliki target gaji tertentu, tetaplah menunjukkan sikap yang fleksibel. Anda dapat mengatakan bahwa nominal tersebut masih dapat didiskusikan sesuai tanggung jawab pekerjaan, fasilitas, serta peluang pengembangan karier di perusahaan.

Sikap terbuka memberikan kesan bahwa Anda tidak hanya berorientasi pada gaji semata. Perusahaan juga akan melihat Anda sebagai kandidat yang menghargai kesempatan bekerja dan siap mencari solusi terbaik bagi kedua belah pihak.

HINDARI KESALAHAN SAAT MENJAWAB PERTANYAAN GAJI

Banyak kandidat melakukan kesalahan dengan menyebut angka yang terlalu tinggi tanpa alasan yang jelas. Sebaliknya, ada pula yang memasang angka terlalu rendah sehingga berpotensi merugikan diri sendiri. Kedua hal tersebut sebaiknya dihindari.

Kesalahan lainnya adalah menjawab dengan ragu-ragu atau mengatakan tidak tahu sama sekali. Jawaban seperti ini dapat memberikan kesan bahwa Anda kurang mempersiapkan diri. Oleh sebab itu, latihan sebelum interview sangat penting agar penyampaian jawaban terdengar lebih yakin.

CONTOH JAWABAN YANG BAIK SAAT DITANYA EKSPEKTASI GAJI

Contoh jawaban yang dapat digunakan adalah, "Berdasarkan riset saya mengenai posisi ini serta pengalaman yang saya miliki, saya berharap kisaran gaji berada di angka Rp6.000.000 hingga Rp7.000.000 per bulan. Namun saya tetap terbuka untuk berdiskusi apabila terdapat paket kompensasi dan benefit lain yang menarik."

Jawaban tersebut menunjukkan bahwa Anda telah melakukan persiapan, memiliki dasar yang jelas, dan tetap membuka ruang negosiasi. Cara seperti ini umumnya memberikan kesan profesional di mata rekruter sekaligus menjaga peluang Anda untuk memperoleh penawaran terbaik.

KESIMPULAN

Menjawab pertanyaan mengenai ekspektasi gaji saat interview tidak harus membuat Anda merasa gugup. Kuncinya adalah melakukan riset, memahami nilai diri, memberikan kisaran gaji yang realistis, serta menjelaskan alasan di balik nominal yang diajukan. Jangan lupa untuk tetap bersikap fleksibel dan profesional selama proses wawancara berlangsung. Dengan persiapan yang matang, peluang mendapatkan pekerjaan sekaligus gaji yang sesuai harapan akan semakin besar.

G

Tentang Penulis

Gusti Ayu Tita P

Penulis — Universitas STEKOM

Penulis aktif yang berfokus pada isu-isu akademik, teknologi pendidikan, dan pengembangan sumber daya manusia di lingkungan kampus.

Lanjutkan Membaca

Artikel Lainnya