Universitas Sains dan Teknologi Komputer
MENU NAVIGASI
Language
ID | EN | language
Beranda / Artikel / Tips dan Trik
Tips dan Trik 10 dibaca

Bagaimana Cara Menulis Artikel Ilmiah yang Berpeluang Terbit di Jurnal?

G

Gusti Ayu Tita P

24 September 2026

Bagikan:
Bagaimana Cara Menulis Artikel Ilmiah yang Berpeluang Terbit di Jurnal?

Menulis artikel ilmiah untuk jurnal membutuhkan persiapan yang lebih serius dibandingkan tulisan biasa. Artikel ilmiah harus memiliki topik yang jelas, dasar teori yang kuat, metode penelitian yang sesuai, serta pembahasan yang didukung data. Penulis juga perlu memastikan tulisan mengikuti standar akademik dan pedoman jurnal yang dituju.

Tidak ada metode yang dapat menjamin sebuah artikel pasti diterima jurnal karena keputusan akhir berada pada editor dan reviewer. Namun, artikel yang disusun secara sistematis dan memenuhi ketentuan jurnal akan lebih siap mengikuti proses penilaian. Karena itu, memahami tahapan penulisan sejak awal dapat membantu mahasiswa maupun peneliti menghasilkan artikel ilmiah yang berkualitas.

TENTUKAN TOPIK DAN MASALAH PENELITIAN YANG JELAS

Langkah pertama adalah menentukan topik penelitian yang sesuai dengan bidang ilmu dan memiliki masalah yang dapat dikaji. Hindari memilih topik yang terlalu luas karena dapat membuat pembahasan menjadi tidak fokus. Masalah penelitian yang spesifik akan membantu penulis menentukan tujuan, pertanyaan penelitian, dan metode yang tepat.

Topik juga sebaiknya memiliki relevansi dengan perkembangan ilmu atau persoalan yang terjadi di masyarakat maupun dunia profesional. Penulis dapat membaca berbagai penelitian sebelumnya untuk mengetahui pembahasan yang sudah banyak dilakukan. Dari proses tersebut, penulis dapat menemukan research gap atau celah penelitian yang dapat menjadi dasar pengembangan artikel.

LAKUKAN TINJAUAN PUSTAKA SECARA TERARAH

Tinjauan pustaka digunakan untuk memahami teori dan penelitian terdahulu yang berkaitan dengan topik. Sumber yang digunakan sebaiknya berasal dari jurnal ilmiah, buku akademik, prosiding, atau sumber terpercaya lainnya yang relevan. Referensi yang berkualitas dapat memperkuat dasar pemikiran sekaligus menunjukkan posisi penelitian yang dilakukan.

Penulis tidak cukup hanya mengumpulkan banyak sumber. Setiap referensi perlu dipahami dan dikaitkan dengan masalah penelitian yang sedang dibahas. Dengan membandingkan penelitian sebelumnya, penulis dapat menjelaskan persamaan, perbedaan, dan kekurangan penelitian terdahulu sehingga alasan penelitian menjadi lebih kuat.

PILIH METODE PENELITIAN YANG SESUAI

Metode penelitian harus disesuaikan dengan tujuan dan pertanyaan penelitian. Penelitian kuantitatif dapat menggunakan data numerik dan analisis statistik, sedangkan penelitian kualitatif dapat berfokus pada pemahaman mendalam terhadap pengalaman, proses, atau fenomena tertentu. Kesesuaian metode dengan masalah penelitian sangat penting untuk menghasilkan temuan yang dapat dipertanggungjawabkan.

Dalam artikel, penulis juga perlu menjelaskan bagaimana data diperoleh dan dianalisis. Informasi mengenai objek penelitian, sampel atau informan, teknik pengumpulan data, instrumen, dan teknik analisis perlu disampaikan sesuai kebutuhan penelitian. Metodologi yang transparan membuat pembaca lebih mudah memahami proses yang menghasilkan temuan penelitian.

SUSUN HASIL DAN PEMBAHASAN BERDASARKAN DATA

Bagian hasil harus menyajikan temuan berdasarkan data yang diperoleh selama penelitian. Data dapat ditampilkan melalui uraian, tabel, grafik, atau bentuk penyajian lain yang sesuai. Penulis perlu menghindari klaim yang tidak memiliki dasar karena hasil penelitian harus dapat ditelusuri kembali pada data.

Pembahasan kemudian digunakan untuk menjelaskan makna dari hasil tersebut. Penulis dapat menghubungkan temuan dengan teori dan penelitian sebelumnya serta menjelaskan mengapa hasil tertentu dapat muncul. Pembahasan yang kritis dan logis akan membuat artikel lebih bernilai karena pembaca tidak hanya mengetahui hasil penelitian, tetapi juga memahami implikasinya.

SESUAIKAN ARTIKEL DENGAN PEDOMAN JURNAL

Setiap jurnal memiliki ketentuan yang berbeda mengenai format dan isi artikel. Penulis perlu memeriksa fokus jurnal, template, struktur artikel, jumlah kata, format tabel, gaya sitasi, serta ketentuan lainnya sebelum melakukan submission. Memahami author guidelines dapat mengurangi kemungkinan artikel terkendala karena masalah administratif.

Selain format, pastikan topik artikel memang sesuai dengan ruang lingkup jurnal. Membaca beberapa artikel yang telah diterbitkan oleh jurnal tersebut dapat membantu penulis memahami gaya penulisan dan jenis penelitian yang biasanya diterima. Pemilihan jurnal yang sesuai membuat proses pengajuan artikel menjadi lebih terarah.

PERHATIKAN SITASI DAN KEASLIAN ARTIKEL

Setiap ide, data, atau pernyataan yang berasal dari sumber lain perlu diberikan sitasi yang sesuai. Penggunaan aplikasi pengelola referensi dapat membantu penulis mengatur kutipan dan daftar pustaka secara lebih konsisten. Ketepatan sitasi juga memudahkan pembaca menelusuri sumber informasi yang digunakan.

Keaslian tulisan merupakan hal yang sangat penting dalam publikasi ilmiah. Penulis harus menghindari plagiarisme, tidak mengambil tulisan orang lain tanpa atribusi, dan melakukan parafrasa secara benar. Sebelum melakukan submission, penulis dapat melakukan pemeriksaan kemiripan naskah sesuai ketentuan kampus atau jurnal yang dituju.

LAKUKAN REVISI SEBELUM SUBMISSION

Draf pertama sebaiknya tidak langsung dikirim ke jurnal. Penulis perlu melakukan pemeriksaan terhadap struktur artikel, tata bahasa, alur argumentasi, data, tabel, gambar, sitasi, dan daftar pustaka. Revisi secara menyeluruh dapat membantu menemukan kesalahan yang sebelumnya tidak terlihat.

Jika memungkinkan, mintalah dosen pembimbing, peneliti, atau rekan yang memahami bidang penelitian untuk membaca artikel. Masukan dari orang lain dapat membantu menemukan bagian yang kurang jelas atau argumentasi yang masih perlu diperkuat. Setelah artikel diperbaiki, penulis dapat melakukan submission sesuai prosedur jurnal dan mempersiapkan diri apabila mendapatkan permintaan revisi dari reviewer.

KESIMPULAN

Artikel ilmiah yang berpeluang terbit di jurnal perlu dibangun dari penelitian yang jelas, referensi yang relevan, metode yang tepat, data yang dapat dipertanggungjawabkan, dan pembahasan yang logis. Penulis juga perlu memastikan artikel sesuai dengan fokus serta pedoman jurnal yang dituju.

Peluang publikasi dapat dipersiapkan dengan memilih topik yang relevan, menemukan research gap, menyusun metodologi secara transparan, menjaga keaslian tulisan, dan melakukan revisi sebelum submission. Dengan persiapan yang sistematis dan ketelitian dalam mengikuti standar akademik, artikel akan lebih siap untuk menghadapi proses editorial dan peer review.
 

G

Tentang Penulis

Gusti Ayu Tita P

Penulis — Universitas STEKOM

Penulis aktif yang berfokus pada isu-isu akademik, teknologi pendidikan, dan pengembangan sumber daya manusia di lingkungan kampus.

Lanjutkan Membaca

Artikel Lainnya