sumber img: X Stade Brestois 29
Stade Brestois berhasil mengalahkan Olympique de Marseille dengan skor meyakinkan 2-0 dalam laga lanjutan Ligue 1 Prancis. Pertandingan yang berlangsung pada Jumat malam waktu setempat ini menjadi debut buruk bagi pelatih baru Marseille, Habib Beye, yang menggantikan Roberto De Zerbi. Brest tampil dominan sejak awal, memanfaatkan kelemahan lawan untuk meraih tiga poin penting di kandang mereka.
Jalannya Pertandingan
Laga dimulai dengan Marseille mencoba menguasai bola di awal babak pertama, namun Brest cepat membalikkan situasi. Gol pembuka tercipta pada menit ke-10 ketika Ludovic Ajorque menyundul bola masuk ke gawang setelah umpan silang akurat dari Hugo Magnetti. Keunggulan ini membuat Brest semakin percaya diri, dan Ajorque kembali mencetak gol pada menit ke-29 melalui sundulan yang memanfaatkan sepak pojok.
Babak kedua melihat Marseille berusaha bangkit, termasuk peluang emas dari penalti yang didapat setelah pelanggaran di kotak penalti. Namun, eksekutor Mason Greenwood, pencetak gol terbanyak Ligue 1 musim ini, gagal menjalankan tugasnya karena tendangannya berhasil ditepis kiper Brest. Skor tetap bertahan hingga peluit akhir, menandai kekalahan keempat beruntun Marseille tanpa kemenangan.
BACA JUGA: Mainz 05 Imbang 1-1 Melawan Hamburg SV di Bundesliga
Pemain Kunci dan Momen Penting
Penampilan gemilang Brest tak lepas dari kontribusi para pemain inti. Ludovic Ajorque menjadi bintang lapangan dengan dua golnya yang memastikan kemenangan, menunjukkan ketajaman di lini depan. Mason Greenwood gagal memanfaatkan penalti, yang menjadi titik balik bagi Marseille untuk mengejar ketertinggalan. Kiper Brest tampil solid dengan penyelamatan krusial, termasuk menepis tendangan penalti yang menjaga clean sheet mereka.
Dampak pada Klasemen
Kemenangan ini mengangkat Brest ke posisi lebih baik di papan tengah Ligue 1, sementara Marseille semakin tertinggal dari zona Eropa. Debut Beye berakhir mengecewakan, dan timnya kini harus segera bangkit untuk menghindari krisis lebih dalam. Pertandingan ini juga menegaskan Brest sebagai tim yang tangguh di kandang, siap bersaing dengan klub-klub besar musim ini.
Kemenangan 2-0 Brest atas Marseille menunjukkan kekuatan tim tuan rumah dalam memanfaatkan peluang dan bertahan kokoh. Dua gol cepat dari Ludovic Ajorque serta kegagalan penalti Mason Greenwood menjadi penentu utama hasil akhir. Bagi Marseille, kekalahan ini menjadi sinyal bahaya di awal era baru bersama Habib Beye, sementara Brest berhasil memperkuat posisi mereka di klasemen. Laga ini mengingatkan bahwa di Ligue 1, performa konsisten dan eksekusi momen krusial tetap menjadi kunci sukses.
Tentang Penulis
Wizdan Ulum
Penulis — Universitas STEKOM
Penulis aktif yang berfokus pada isu-isu akademik, teknologi pendidikan, dan pengembangan sumber daya manusia di lingkungan kampus.