Logo Universitas STEKOM
MENU
Language
ID | EN | language
BSU 2025, Kapan Dana Subsidi Upah Dicairkan? Ini Jadwal & Caranya
Informasi 8050 dibaca

BSU 2025, Kapan Dana Subsidi Upah Dicairkan? Ini Jadwal & Caranya

W

Wizdan Ulum

Informasi

Diterbitkan

calendar_today 26 Juni 2025

Bantuan Subsidi Upah (BSU) kembali digulirkan pemerintah pada 2025 dengan besaran Rp 300 ribu per bulan selama dua bulan (total Rp 600 ribu). Program ini menyasar pekerja bergaji rendah dan peserta aktif BPJS Ketenagakerjaan. Kali ini, distribusi BSU dilakukan secara bertahap, dengan penerima pertama sudah mulai menerima pada Juni 2025.

 

Jadwal Pencairan BSU Tahap 1 dan 2

Pencairan BSU dilakukan dalam dua tahap utama. Tahap 1 dimulai pada Selasa, 24 Juni 2025, dan langsung dikirim ke rekening pekerja yang valid dan terverifikasi.

Per tanggal 25 Juni 2025, sebanyak 2.450.068 pekerja telah menerima bantuan dari total target 3.697.836 penerima. Sisa penerima masih berada dalam proses verifikasi dan penyaluran yang dilakukan secara bertahap.

Sementara itu, tahap 2 akan disalurkan setelah proses validasi data 4,5 juta pekerja tambahan selesai. Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menyatakan bahwa pencairan akan segera dilakukan setelah semua data dinyatakan valid.

Secara umum, pencairan mulai Minggu kedua Juni dengan estimasi 7–14 hari kerja setelah data dinyatakan valid.

 

Kapan BSU Cair Secara Umum?

Secara umum, BSU 2025 mulai cair pada minggu kedua Juni, dengan estimasi waktu pencairan adalah 7 hingga 14 hari kerja setelah data dinyatakan lengkap dan valid.

 

Bagaimana Cara Mengecek Status BSU?

Bagi pekerja yang ingin mengetahui apakah mereka termasuk penerima BSU, terdapat beberapa cara mudah yang dapat dilakukan:

  1. Situs Resmi BPJS Ketenagakerjaan
    Buka situs https://bsu.bpjsketenagakerjaan.go.id, lalu masukkan NIK dan data pribadi untuk melihat status penerimaan.
     
  2. Aplikasi JMO (Jamsostek Mobile)
    Fitur “Cek Eligibilitas BSU” memudahkan pengguna mengetahui apakah mereka terdaftar sebagai penerima bantuan langsung melalui ponsel.
     
  3. Bank Himbara dan BSI
    Jika sudah termasuk penerima, maka dana biasanya langsung dikirim ke rekening Bank Himbara (BRI, BNI, BTN, Mandiri) atau BSI, dan notifikasi masuk secara otomatis.
     
  4. HRD Perusahaan atau Kemnaker
    Jika mengalami kendala, pekerja juga bisa menanyakan langsung ke HRD atau menghubungi pihak Kemnaker terkait status bantuan.
     
  5. Media Sosial Resmi Kemnaker
    Informasi update BSU juga rutin diunggah melalui Instagram resmi @kemnaker.

 

Apa yang Menyebabkan BSU Belum Masuk?

Meski sudah dinyatakan lolos verifikasi, beberapa faktor bisa menyebabkan keterlambatan dana masuk, antara lain:

  • Proses validasi data dan pencocokan profil belum selesai.
     
  • Rekening tidak aktif atau belum sesuai dengan data nasabah Bank Himbara/BSI .
     
  • Antrian pencairan dilakukan bertahap karena jumlah penerima melebihi 3 juta.

 

Perkiraan Batas Waktu Pencairan

Pemerintah menargetkan bahwa pencairan tahap 1 akan rampung sebelum akhir Juni 2025. Untuk tahap 2, meskipun belum ada tanggal pasti, Kemnaker menegaskan bahwa proses akan dilanjutkan setelah verifikasi 4,5 juta data tambahan selesai dilakukan.

 

Apa yang Harus Dilakukan Jika Dana Belum Masuk?

Jika bantuan belum diterima, pekerja disarankan untuk:

  • Pantau terus status melalui situs atau aplikasi resmi.
     
  • Pastikan data BPJS Ketenagakerjaan dan rekening bank benar.
     
  • Hubungi HRD perusahaan untuk memastikan data dikirim dan valid.
     
  • Kontak call center Kemnaker di 1500‑630 atau email [email protected] bila ada kendala.

 

BSU 2025 mulai cair secara bertahap sejak 24 Juni 2025, dengan total dana Rp 600 ribu diberikan sekaligus untuk dua bulan periode. Pencairan utama diprediksi selesai pada akhir Juni hingga awal Juli, sementara tahap lanjutan mengikuti proses verifikasi data. Selalu periksa status penerimaan melalui kanal resmi dan pastikan data BPJS serta rekening bank sudah benar agar bantuan bisa diterima tepat waktu.

W

Tentang Penulis

Wizdan Ulum

Penulis — Universitas STEKOM

Penulis aktif yang berfokus pada isu-isu akademik, teknologi pendidikan, dan pengembangan sumber daya manusia di lingkungan kampus.