Universitas Sains dan Teknologi Komputer
MENU NAVIGASI
Language
ID | EN | language
Beranda / Artikel / Tips dan Trik
Tips dan Trik 32 dibaca

Cara Meningkatkan Fokus Belajar Mahasiswa di Era Digital

G

Gusti Ayu Tita P

2 September 2026

Bagikan:
Cara Meningkatkan Fokus Belajar Mahasiswa di Era Digital

Era digital memberikan banyak kemudahan bagi mahasiswa dalam mengakses materi pembelajaran. Berbagai informasi dapat ditemukan dengan cepat melalui internet, platform pendidikan, dan aplikasi digital. Namun, kemudahan tersebut juga menghadirkan tantangan berupa notifikasi, media sosial, video hiburan, dan berbagai distraksi lainnya. Karena itu, mahasiswa perlu memiliki strategi yang tepat agar tetap fokus belajar di tengah banyaknya gangguan digital.

TENTUKAN TUJUAN BELAJAR YANG JELAS

Fokus belajar akan lebih mudah dibangun ketika mahasiswa memiliki tujuan yang jelas. Sebelum mulai belajar, tentukan materi apa yang ingin dipahami, tugas apa yang harus diselesaikan, atau target apa yang ingin dicapai. Tujuan yang spesifik membuat kegiatan belajar terasa lebih terarah dan membantu mengurangi kebiasaan membuka aplikasi yang tidak berkaitan dengan pembelajaran.

Target belajar juga sebaiknya dibuat realistis sesuai kemampuan dan waktu yang tersedia. Jangan menetapkan terlalu banyak target dalam satu sesi karena dapat membuat pikiran cepat lelah. Dengan tujuan yang terukur, mahasiswa dapat mengetahui perkembangan belajarnya dan mempertahankan motivasi.

KURANGI DISTRAKSI DARI GAWAI

Ponsel menjadi salah satu sumber gangguan terbesar ketika mahasiswa sedang belajar. Notifikasi pesan, media sosial, gim, dan aplikasi hiburan dapat mengalihkan perhatian meskipun hanya dibuka sebentar. Aktifkan mode jangan ganggu atau matikan notifikasi aplikasi yang tidak penting selama sesi belajar.

Jika membutuhkan ponsel untuk mencari materi, gunakan hanya aplikasi yang berkaitan dengan kegiatan belajar. Letakkan aplikasi hiburan di halaman yang tidak mudah diakses atau gunakan fitur pembatasan waktu layar. Dengan mengatur penggunaan gawai, mahasiswa dapat menciptakan lingkungan belajar yang lebih kondusif.

GUNAKAN TEKNIK BELAJAR YANG TERATUR

Belajar dalam waktu lama tanpa jeda tidak selalu membuat proses pembelajaran lebih efektif. Mahasiswa dapat menggunakan metode belajar dengan membagi waktu menjadi beberapa sesi fokus dan istirahat. Salah satu pendekatan yang populer adalah belajar selama sekitar 25 hingga 50 menit, kemudian mengambil jeda singkat sebelum melanjutkan.

Pola tersebut dapat disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing mahasiswa. Saat sesi fokus berlangsung, hindari membuka aplikasi yang tidak berkaitan dengan materi. Jeda juga sebaiknya digunakan untuk beristirahat, melakukan peregangan, atau minum air, bukan berpindah ke aktivitas digital yang justru membuat sulit kembali fokus.

BUAT RUANG BELAJAR YANG NYAMAN

Lingkungan belajar memiliki pengaruh terhadap kemampuan seseorang dalam mempertahankan perhatian. Pilih tempat yang memiliki pencahayaan cukup, sirkulasi udara baik, dan gangguan suara yang dapat dikendalikan. Meja belajar juga sebaiknya ditata secara sederhana agar tidak terlalu banyak benda yang mengalihkan perhatian.

Mahasiswa dapat menyiapkan perlengkapan yang dibutuhkan sebelum mulai belajar. Dengan demikian, mereka tidak perlu sering meninggalkan tempat belajar untuk mencari buku, alat tulis, atau perangkat lainnya. Ruang yang rapi dapat membantu menciptakan suasana belajar yang lebih terorganisasi.

MANFAATKAN TEKNOLOGI SECARA BIJAK

Teknologi tidak selalu menjadi penyebab hilangnya fokus. Jika digunakan dengan tepat, berbagai aplikasi digital justru dapat membantu mahasiswa mengatur jadwal, mencatat materi, mencari referensi, dan memantau tugas. Pilih aplikasi yang benar-benar mendukung kebutuhan belajar daripada menggunakan terlalu banyak platform sekaligus.

Mahasiswa juga perlu membedakan antara penggunaan teknologi untuk belajar dan hiburan. Saat mengakses internet, tentukan tujuan pencarian sebelum membuka berbagai situs. Kebiasaan menggunakan teknologi secara terarah dapat membuat proses belajar lebih efisien tanpa menghilangkan manfaat dari dunia digital.

GUNAKAN METODE BELAJAR AKTIF

Membaca materi berulang kali belum tentu membuat pemahaman menjadi lebih kuat. Mahasiswa dapat meningkatkan fokus dengan menggunakan metode belajar aktif seperti membuat rangkuman, menjawab pertanyaan, mengerjakan latihan, atau menjelaskan kembali materi dengan bahasa sendiri. Aktivitas tersebut membuat otak lebih terlibat sehingga belajar tidak terasa monoton.

Diskusi dengan teman juga dapat menjadi cara untuk mempertahankan perhatian. Ketika menjelaskan suatu konsep kepada orang lain, mahasiswa perlu memahami materi terlebih dahulu. Metode ini sekaligus membantu menemukan bagian yang masih belum dipahami.

JAGA POLA HIDUP DAN WAKTU ISTIRAHAT

Fokus belajar tidak hanya bergantung pada teknik belajar, tetapi juga kondisi fisik. Kurang tidur, jarang bergerak, dan pola makan yang tidak teratur dapat membuat tubuh mudah lelah saat belajar. Mahasiswa perlu memberikan waktu yang cukup untuk tidur dan beristirahat agar tubuh dan pikiran tetap siap menerima informasi.

Aktivitas fisik ringan juga dapat dimasukkan ke dalam rutinitas harian. Berjalan kaki, melakukan peregangan, atau berolahraga secara teratur dapat membantu menjaga kebugaran. Keseimbangan antara belajar, istirahat, dan aktivitas lain penting agar produktivitas dapat dipertahankan dalam jangka panjang.

HINDARI MULTITASKING SAAT BELAJAR

Mengerjakan tugas sambil membuka media sosial atau menonton video dapat membuat perhatian terbagi. Meskipun terlihat seperti menghemat waktu, berpindah fokus berkali-kali dapat membuat pekerjaan menjadi lebih lambat dan meningkatkan kemungkinan kesalahan. Karena itu, mahasiswa sebaiknya menyelesaikan satu aktivitas utama sebelum berpindah ke aktivitas berikutnya.

Gunakan daftar prioritas untuk menentukan tugas yang harus dikerjakan terlebih dahulu. Selama mengerjakan tugas tersebut, fokuskan perhatian pada satu pekerjaan dalam periode tertentu. Setelah selesai, barulah lanjutkan ke tugas atau aktivitas lainnya.

KESIMPULAN

Cara meningkatkan fokus belajar mahasiswa di era digital membutuhkan kebiasaan yang konsisten dan kemampuan mengatur penggunaan teknologi. Menentukan tujuan belajar, mengurangi notifikasi, menggunakan teknik belajar yang teratur, serta menciptakan ruang belajar yang nyaman dapat membantu meningkatkan konsentrasi. Teknologi juga dapat dimanfaatkan sebagai alat pendukung selama digunakan secara terarah.

Selain itu, mahasiswa perlu menjaga waktu tidur, melakukan aktivitas fisik, menggunakan metode belajar aktif, dan menghindari multitasking. Dengan mengelola lingkungan serta kebiasaan digital secara bijak, proses belajar dapat menjadi lebih fokus, efektif, dan produktif.

G

Tentang Penulis

Gusti Ayu Tita P

Penulis — Universitas STEKOM

Penulis aktif yang berfokus pada isu-isu akademik, teknologi pendidikan, dan pengembangan sumber daya manusia di lingkungan kampus.

Lanjutkan Membaca

Artikel Lainnya