<p style="font-size:10px">
sumber img: X Crystal Palace F.C
</p>
Pertandingan antara Fiorentina vs Crystal Palace pada leg kedua perempat final UEFA Conference League 2025/2026 berlangsung sengit di Stadion Artemio Franchi, Jumat, 17 April 2026 dini hari WIB. Tuan rumah berhasil meraih kemenangan 2-1, namun hasil tersebut tidak cukup untuk membalikkan agregat. Meski menang di laga ini, Fiorentina harus menerima kenyataan pahit tersingkir karena kalah agregat 2-4 dari wakil Inggris tersebut.
Crystal Palace Unggul Lebih Dulu
Pertandingan dimulai dengan tekanan dari Fiorentina yang mencoba mengejar defisit tiga gol dari leg pertama. Namun justru Crystal Palace mampu mencuri gol lebih dulu melalui Ismaïla Sarr di menit ke-17. Gol tersebut semakin memperbesar keunggulan agregat Palace dan membuat tugas Fiorentina semakin berat. Palace tampil efektif dengan serangan balik cepat yang merepotkan lini belakang tuan rumah.
Fiorentina Bangkit, Tapi Terlambat
Fiorentina tidak menyerah begitu saja. Mereka berhasil menyamakan kedudukan lewat penalti Albert Gudmundsson pada menit ke-30. Memasuki babak kedua, tekanan Fiorentina akhirnya membuahkan hasil. Cher Ndour mencetak gol kedua pada menit ke-53, membuat skor menjadi 2-1 untuk tuan rumah. Meski terus menekan hingga akhir pertandingan, Fiorentina gagal menambah gol yang dibutuhkan untuk mengejar agregat.
BACA JUGA: Rayo Vallecano ke Semifinal Conference League Meski Tumbang dari AEK Athens
Palace Tahan Tekanan dan Amankan Tiket Semifinal
Di sisi lain, Crystal Palace menunjukkan mentalitas kuat. Mereka mampu bertahan di bawah tekanan intens Fiorentina dan menjaga keunggulan agregat hingga peluit akhir. Meski kalah di leg kedua, Palace tetap melaju ke semifinal Conference League dan akan menghadapi Shakhtar Donetsk di babak berikutnya. Keberhasilan ini menjadi pencapaian penting bagi klub asal London tersebut dalam kompetisi Eropa musim ini.
Fiorentina tampil penuh semangat dan berhasil menang di leg kedua, namun defisit besar dari leg pertama menjadi faktor penentu kegagalan mereka. Sebaliknya, Crystal Palace menunjukkan efektivitas dan ketangguhan mental, cukup untuk memastikan langkah ke semifinal meski kalah di laga ini. Hasil ini menegaskan bahwa dalam kompetisi dua leg, konsistensi jauh lebih penting dibanding kemenangan di satu pertandingan saja.
Tentang Penulis
Wizdan Ulum
Penulis — Universitas STEKOM
Penulis aktif yang berfokus pada isu-isu akademik, teknologi pendidikan, dan pengembangan sumber daya manusia di lingkungan kampus.