Universitas Sains dan Teknologi Komputer
MENU NAVIGASI
Language
ID | EN | language
Beranda / Artikel / Informasi
Informasi 19 dibaca

JOMO dan Kebiasaan Menjauh dari Tekanan Media Sosial

G

Gusti Ayu Tita P

7 September 2026

Bagikan:
JOMO dan Kebiasaan Menjauh dari Tekanan Media Sosial

Media sosial telah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari. Berbagai informasi, tren, pencapaian, dan aktivitas orang lain dapat dilihat hanya melalui layar ponsel. Kondisi tersebut memang memudahkan komunikasi, tetapi penggunaan yang berlebihan dapat membuat seseorang merasa harus selalu mengikuti perkembangan terbaru. JOMO atau Joy of Missing Out menjadi salah satu cara pandang yang membantu seseorang merasa nyaman ketika memilih untuk tidak mengikuti semuanya. Dengan menerapkan JOMO, seseorang dapat membangun kebiasaan digital yang lebih sehat dan mengurangi tekanan dari media sosial.

MEMAHAMI JOMO DALAM KEHIDUPAN DIGITAL

JOMO merupakan konsep yang mengajarkan seseorang untuk menikmati keputusan ketika melewatkan aktivitas tertentu. Seseorang tidak perlu merasa khawatir hanya karena tidak mengikuti tren atau mengetahui semua informasi yang sedang ramai. JOMO membantu seseorang memilih kegiatan berdasarkan kebutuhan dan prioritas pribadi. Konsep ini berbeda dengan keinginan untuk menghindari kehidupan sosial sepenuhnya. Seseorang tetap dapat menggunakan media sosial, tetapi tidak membiarkan platform tersebut mengatur seluruh waktunya.

Kebiasaan JOMO dapat diterapkan melalui keputusan sederhana. Misalnya, seseorang memilih tidak membuka media sosial ketika sedang belajar, bekerja, makan, atau beristirahat. Kemampuan menentukan kapan harus terhubung dan kapan harus berhenti menjadi bagian penting dari JOMO. Dengan batas yang jelas, perhatian dapat diarahkan kepada aktivitas yang sedang dijalani. Hal tersebut dapat membuat penggunaan teknologi terasa lebih terkendali.

TEKANAN MEDIA SOSIAL YANG SERING TIDAK DISADARI

Media sosial dapat menciptakan tekanan melalui berbagai bentuk perbandingan. Seseorang mungkin melihat teman yang mendapatkan pekerjaan, bepergian, memiliki pencapaian, atau menjalani gaya hidup tertentu. Paparan terhadap kehidupan orang lain dapat membuat seseorang merasa tertinggal meskipun kondisi sebenarnya belum tentu demikian. Media sosial biasanya hanya menampilkan bagian tertentu dari kehidupan seseorang. Karena itu, apa yang terlihat di layar tidak dapat dijadikan gambaran lengkap mengenai kehidupan orang lain.

Tekanan juga dapat muncul dari keinginan mendapatkan respons di media sosial. Jumlah likes, komentar, atau pengikut terkadang dianggap sebagai ukuran penerimaan sosial. Ketergantungan pada respons digital dapat membuat seseorang terus memeriksa akun dan notifikasi. Kebiasaan tersebut dapat mengganggu konsentrasi dan waktu pribadi. JOMO membantu mengurangi kebutuhan untuk selalu mendapatkan perhatian dari dunia digital.

MEMBATASI WAKTU BERMAIN MEDIA SOSIAL

Salah satu cara sederhana menerapkan JOMO adalah membatasi waktu penggunaan media sosial. Tidak semua waktu luang harus digunakan untuk menggulirkan konten secara terus-menerus. Menentukan waktu khusus untuk membuka media sosial dapat membantu menjaga penggunaan tetap terkendali. Seseorang dapat memilih waktu tertentu untuk memeriksa pesan atau melihat informasi terbaru. Setelah selesai, aplikasi dapat ditutup agar perhatian kembali kepada aktivitas lain.

Batas penggunaan tidak harus langsung dibuat sangat ketat. Perubahan kecil lebih mudah dipertahankan dalam jangka panjang. Mengurangi beberapa menit penggunaan media sosial setiap hari dapat menjadi langkah awal untuk membangun kebiasaan baru. Pengaturan waktu layar pada perangkat juga dapat digunakan sebagai pengingat. Dengan konsistensi, seseorang dapat mulai merasa nyaman ketika tidak selalu membuka media sosial.

MENGURANGI NOTIFIKASI YANG TIDAK PENTING

Notifikasi membuat seseorang mudah terdorong untuk memeriksa ponsel meskipun tidak sedang membutuhkan informasi. Bunyi atau getaran dari perangkat dapat memecah konsentrasi ketika belajar, bekerja, maupun beristirahat. Mematikan notifikasi yang tidak penting dapat mengurangi gangguan digital. Tidak semua pemberitahuan membutuhkan respons secara langsung. Pilih notifikasi yang benar-benar diperlukan dan abaikan sisanya.

Kebiasaan tersebut juga dapat membantu seseorang mengurangi ketergantungan pada ponsel. Ketika notifikasi tidak terus muncul, perhatian tidak mudah berpindah dari aktivitas utama. Kendali terhadap notifikasi berarti memberikan kendali lebih besar terhadap waktu dan perhatian. Pesan penting tetap dapat diperiksa pada waktu yang sudah ditentukan. Dengan begitu, teknologi tetap digunakan tanpa membuat seseorang selalu merasa harus siap merespons.

BERHENTI MEMBANDINGKAN KEHIDUPAN DENGAN ORANG LAIN

Salah satu manfaat JOMO adalah membantu seseorang mengurangi kebiasaan membandingkan diri. Media sosial sering memperlihatkan pencapaian orang lain dalam bentuk yang terlihat menarik. Jika terlalu sering melihatnya, seseorang dapat menganggap kehidupannya sendiri kurang berhasil. Setiap orang memiliki perjalanan, kondisi, dan waktu perkembangan yang berbeda. Karena itu, pencapaian orang lain tidak seharusnya menjadi ukuran utama untuk menilai diri sendiri.

Mengurangi perbandingan bukan berarti berhenti menghargai keberhasilan orang lain. Seseorang tetap dapat memberikan apresiasi tanpa merasa harus memiliki kehidupan yang sama. Fokus pada perkembangan pribadi dapat membantu membangun kepuasan yang lebih sehat. Tetapkan tujuan berdasarkan kebutuhan dan kemampuan sendiri. Dengan cara tersebut, media sosial tidak lagi menjadi sumber utama dalam menentukan nilai diri.

MENGISI WAKTU DENGAN AKTIVITAS NYATA

Mengurangi media sosial akan memberikan ruang waktu yang dapat digunakan untuk kegiatan lain. Waktu tersebut dapat dimanfaatkan untuk membaca, berolahraga, memasak, belajar, menjalankan hobi, atau berkumpul dengan keluarga. Aktivitas nyata dapat membantu mengalihkan perhatian dari dunia digital. Seseorang juga dapat menikmati pengalaman tanpa harus memikirkan bagaimana cara membagikannya di media sosial. Hal tersebut dapat membuat kegiatan terasa lebih personal.

Aktivitas sederhana juga dapat memberikan manfaat ketika dilakukan secara konsisten. Berjalan santai, merapikan kamar, atau menikmati makanan tanpa ponsel dapat menjadi kesempatan untuk beristirahat dari informasi digital. Tidak semua kegiatan harus menghasilkan konten atau mendapatkan pengakuan dari orang lain. Menikmati aktivitas untuk diri sendiri merupakan bagian dari penerapan JOMO. Perlahan, seseorang dapat menemukan kembali kesenangan dari kehidupan sehari-hari.

BELAJAR NYAMAN KETIKA TIDAK ONLINE

Banyak orang terbiasa memeriksa ponsel ketika sedang menunggu atau tidak memiliki kegiatan. Kebiasaan tersebut membuat waktu kosong selalu diisi dengan informasi digital. JOMO mengajarkan bahwa tidak melakukan apa pun secara digital juga merupakan pilihan yang sehat. Seseorang dapat menikmati waktu tanpa merasa harus mengetahui apa yang sedang terjadi di internet. Kemampuan merasa nyaman ketika tidak online dapat mengurangi ketergantungan pada media sosial.

Masa tanpa koneksi juga dapat digunakan untuk memulihkan perhatian. Letakkan ponsel ketika sedang makan, beristirahat, atau menghabiskan waktu bersama orang terdekat. Kehadiran penuh dalam suatu aktivitas dapat meningkatkan kualitas pengalaman. Tidak semua momen perlu direkam atau dibagikan. Terkadang, pengalaman yang dinikmati secara langsung justru terasa lebih bermakna.

BERANI MENGABAIKAN TREN YANG TIDAK RELEVAN

Tren media sosial berubah dengan sangat cepat. Jika seseorang berusaha mengikuti semuanya, waktu dan energi dapat terkuras tanpa memberikan manfaat yang jelas. JOMO memberikan kebebasan untuk memilih tren mana yang memang relevan dengan kebutuhan pribadi. Tidak mengikuti suatu tren bukan berarti seseorang tertinggal dari perkembangan zaman. Justru, kemampuan memilih dapat membantu menjaga fokus terhadap hal yang lebih penting.

Sebelum mengikuti tren, seseorang dapat mempertimbangkan manfaatnya. Apakah tren tersebut memberikan informasi, hiburan, atau pengalaman yang memang dibutuhkan? Jika tidak memberikan nilai yang berarti, melewatkannya merupakan pilihan yang wajar. Waktu dapat dialihkan kepada kegiatan yang lebih sesuai dengan tujuan. Kebiasaan tersebut membantu menciptakan penggunaan media sosial yang lebih sadar.

MEMBANGUN BATAS DIGITAL YANG SEHAT

Batas digital membantu seseorang menentukan kapan teknologi digunakan dan kapan harus dihentikan. Batas tersebut dapat berupa waktu bebas ponsel, larangan membuka media sosial ketika bekerja, atau tidak menggunakan perangkat sebelum tidur. Batas yang konsisten dapat membantu menciptakan hubungan yang lebih sehat dengan teknologi. Setiap orang dapat menentukan aturan yang sesuai dengan kebutuhannya. Tidak perlu mengikuti pola orang lain karena kondisi setiap individu berbeda.

Membangun batas juga membutuhkan kemampuan untuk konsisten. Pada awalnya, seseorang mungkin merasa ingin kembali memeriksa media sosial. Namun, kebiasaan tersebut dapat berkurang jika dilakukan secara bertahap. Tujuan utama bukan meninggalkan teknologi, tetapi menggunakannya secara lebih terkendali. Dengan batas yang tepat, media sosial tetap dapat memberikan manfaat tanpa menimbulkan tekanan berlebihan.

KESIMPULAN

JOMO membantu seseorang menjauh dari tekanan media sosial dengan memilih kapan harus terhubung dan kapan perlu mengambil jarak. Membatasi waktu penggunaan, mengurangi notifikasi, berhenti membandingkan diri, dan mengisi waktu dengan aktivitas nyata dapat membantu menciptakan kehidupan yang lebih seimbang. JOMO bukan berarti meninggalkan media sosial sepenuhnya, tetapi menggunakan teknologi sesuai kebutuhan dan prioritas. Ketika seseorang tidak lagi merasa harus mengikuti semua tren dan aktivitas orang lain, perhatian dapat kembali kepada kehidupan nyata. Pada akhirnya, JOMO memberikan ruang untuk menikmati waktu, menjaga ketenangan, dan menjalani kehidupan digital dengan lebih sadar.

G

Tentang Penulis

Gusti Ayu Tita P

Penulis — Universitas STEKOM

Penulis aktif yang berfokus pada isu-isu akademik, teknologi pendidikan, dan pengembangan sumber daya manusia di lingkungan kampus.

Lanjutkan Membaca

Artikel Lainnya