<p style="font-size:10px">

sumber img: X Al Ahli Saudi Club

</p>

 

Pertandingan perempat final Liga Champions Asia Elite 2026 antara Al Ahli Saudi FC dan Johor Darul Ta'zim berlangsung pada Jumat, 17 April 2026 di King Abdullah Sports City, Jeddah. Laga ini menghadirkan duel sengit antara wakil Arab Saudi dan Malaysia yang sama-sama tampil impresif sepanjang turnamen.

Sejak sebelum pertandingan dimulai, Al Ahli lebih diunggulkan karena bermain di kandang sendiri. Namun, Johor Darul Ta'zim datang dengan kepercayaan diri tinggi dan mampu memberikan perlawanan yang tidak mudah dipatahkan.

 

Jalannya Pertandingan

Pertandingan dimulai dengan tempo cepat dari kedua tim. Johor Darul Ta'zim berhasil mengejutkan tuan rumah setelah unggul lebih dulu melalui gol bunuh diri pemain Al Ahli pada menit ke-19, membuat skor menjadi 0-1. Situasi semakin sulit bagi Al Ahli setelah mereka harus bermain dengan 10 pemain akibat kartu merah di babak pertama. Kondisi ini sempat membuat JDT lebih dominan dalam penguasaan bola dan peluang.

Meski demikian, Al Ahli menunjukkan mental yang kuat. Mereka mampu menyamakan kedudukan menjadi 1-1 lewat gol Franck Kessie di masa injury time babak pertama, yang mengubah momentum pertandingan. Memasuki babak kedua, Al Ahli tetap tampil agresif meski kalah jumlah pemain. Usaha mereka akhirnya membuahkan hasil ketika Galeno mencetak gol pada menit ke-54, membawa Al Ahli berbalik unggul 2-1. Setelah gol tersebut, JDT berusaha keras mengejar ketertinggalan. Namun hingga peluit panjang dibunyikan, skor tidak berubah dan kemenangan menjadi milik Al Ahli.

 

BACA JUGA: Machida Zelvia Singkirkan Al Ittihad 1-0, Ukir Sejarah di Liga Champions Asia Elite

 

Insiden dan Ketegangan di Lapangan

Pertandingan ini juga diwarnai insiden serius yang meningkatkan tensi laga. Pemain Johor Darul Ta'zim, Jairo Da Silva, mengalami insiden mengkhawatirkan setelah menerima tendangan keras di bagian wajah dari pemain Al Ahli dalam sebuah duel di lapangan.

Benturan tersebut membuat Jairo pingsan dan tergeletak di lapangan, sehingga pertandingan sempat dihentikan. Situasi semakin tegang karena penanganan medis dinilai terlambat, membuat para pemain JDT bereaksi keras dan berusaha mempercepat bantuan untuk rekan mereka. Insiden ini menjadi salah satu momen paling dramatis dalam pertandingan, sekaligus menunjukkan kerasnya duel yang terjadi dalam laga perempat final tersebut.

 

Dampak Hasil Pertandingan

Kemenangan ini memastikan Al Ahli melaju ke babak semifinal Liga Champions Asia Elite 2026, sekaligus memperkuat status mereka sebagai salah satu kandidat juara. Di sisi lain, Johor Darul Ta'zim harus mengakhiri perjalanan mereka di kompetisi ini. Meski tersingkir, performa hingga babak perempat final tetap menjadi pencapaian penting bagi klub asal Malaysia tersebut.

 

Laga ini menjadi bukti bahwa ketangguhan mental dapat menjadi faktor penentu dalam pertandingan besar. Bermain dengan 10 orang tidak menghalangi Al Ahli untuk bangkit dan membalikkan keadaan. Sementara itu, Johor Darul Ta'zim tetap menunjukkan kualitas sebagai tim kuat di Asia Tenggara, meski harus menerima kenyataan tersingkir dalam laga penuh drama ini.