Semarang, 9 Juni 2026 – Komitmen mewujudkan dunia kerja yang inklusif bagi penyandang disabilitas kembali diperkuat melalui kegiatan “Industri Ramah Inklusi: Syukuran Idul Adha” yang diselenggarakan oleh Universitas Sains dan Teknologi Komputer (Universitas STEKOM) bekerja sama dengan TopLoker.com di SLB Negeri Semarang.
Kegiatan ini mendapat dukungan dari berbagai pemangku kepentingan, salah satunya Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Jawa Tengah yang diwakili oleh Sulistyo Ardi Nugroho, S.AP., M.Si., mewakili Kepala Disnakertrans Provinsi Jawa Tengah Ahmad Aziz, S.E., M.Si.

Mengusung tema “Membangun Kolaborasi Industri dan Pendidikan Inklusif untuk Masa Depan yang Setara dan Bermakna”, kegiatan ini menjadi ruang sinergi antara dunia pendidikan, pemerintah, dan industri dalam memperluas peluang kerja bagi penyandang disabilitas sekaligus memperkuat kesiapan mereka memasuki dunia kerja.
Rektor Universitas STEKOM sekaligus Founder dan CEO TopLoker.com, Dr. Josef Eko Retnadi, M.Kom., menyampaikan bahwa pendidikan inklusif harus diikuti dengan terbukanya akses terhadap dunia kerja yang setara. Menurutnya, kolaborasi antara lembaga pendidikan, pemerintah, dan sektor industri merupakan kunci dalam menciptakan ekosistem ketenagakerjaan yang lebih ramah bagi penyandang disabilitas.
Kehadiran perwakilan Disnakertrans Provinsi Jawa Tengah menunjukkan dukungan pemerintah terhadap berbagai inisiatif yang mendorong peningkatan kompetensi dan kemandirian penyandang disabilitas. Melalui kebijakan ketenagakerjaan yang inklusif, pemerintah terus mendorong terciptanya kesempatan kerja yang adil dan setara bagi seluruh masyarakat.

Dalam sambutan yang disampaikan melalui perwakilannya, Kepala Disnakertrans Provinsi Jawa Tengah menegaskan bahwa penyandang disabilitas merupakan bagian penting dari pembangunan sumber daya manusia yang harus mendapatkan kesempatan yang sama untuk berkembang dan berkontribusi di dunia kerja. Upaya tersebut sejalan dengan komitmen Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dalam membangun sistem ketenagakerjaan yang inklusif dan berkeadilan.
Rangkaian kegiatan berlangsung meriah dengan berbagai penampilan siswa SLB Negeri Semarang, mulai dari pertunjukan tari, fashion show, penampilan angklung, hingga pemutaran video asesmen ketenagakerjaan yang dikembangkan oleh Unit Layanan Disabilitas (ULD) Universitas STEKOM. Beragam penampilan tersebut menunjukkan potensi, kreativitas, dan kemampuan peserta didik penyandang disabilitas yang siap untuk terus dikembangkan melalui pendidikan dan pelatihan yang tepat.
Kegiatan ini juga menjadi bukti nyata komitmen Universitas STEKOM dalam mendukung pendidikan dan ketenagakerjaan inklusif. Melalui berbagai program pendampingan, asesmen, pelatihan, serta kolaborasi dengan dunia industri melalui TopLoker.com, Universitas STEKOM terus berupaya membuka lebih banyak peluang bagi penyandang disabilitas untuk memperoleh akses pendidikan dan pekerjaan yang layak.
Dengan dukungan pemerintah, dunia pendidikan, dan sektor industri, Universitas STEKOM optimistis bahwa terwujudnya ekosistem kerja yang inklusif bukan sekadar cita-cita, melainkan langkah nyata yang dapat diwujudkan bersama demi masa depan yang lebih setara dan bermakna bagi seluruh masyarakat.