sumber img: X Wolves
Pertandingan Premier League pekan ke-28 antara Wolverhampton Wanderers dan Aston Villa berlangsung di Stadion Molineux sabtu (28/2/2026) dini hari WIB. Wolves yang berada di dasar klasemen berhasil memberikan kejutan besar dengan mengalahkan tamunya 2-0 dalam derby West Midlands yang berlangsung di bawah guyuran hujan deras. Kemenangan ini menjadi yang kedua bagi Wolves sepanjang musim dan langsung mengangkat semangat skuad Rob Edwards.
Jalannya Pertandingan dan Gol Penentu
Babak pertama berjalan cukup sepi dengan Aston Villa lebih mendominasi penguasaan bola. Beberapa peluang emas Villa seperti sundulan Pau Torres dan tendangan voli Douglas Luiz gagal berbuah gol karena pertahanan Wolves yang solid. Cuaca buruk membuat lapangan licin sehingga banyak umpan tidak akurat dari kedua tim. Wolves sendiri baru mulai bangkit setelah turun minum dan memanfaatkan setiap kesalahan lawan.
Memasuki babak kedua Wolves langsung menunjukkan peningkatan intensitas. Meski Aston Villa melakukan pergantian pemain untuk menyegarkan lini serang, justru tuan rumah yang membuka keunggulan. João Gomes mencetak gol pembuka pada menit ke-61 melalui tendangan keras setelah menerima umpan matang dari Adam Armstrong menyusul umpan silang Jackson Tchatchoua. Bola sempat menyentuh mistar sebelum masuk ke gawang Emiliano Martínez. Gol ini menjadi yang pertama bagi Gomes sepanjang musim di Premier League.
Pertahanan Wolves juga tampil heroik dengan beberapa blok krusial yang menghentikan serangan Villa. Kemudian di masa injury time tepat menit ke-90+8 Rodrigo Gomes yang masuk sebagai pemain pengganti mengunci kemenangan melalui serangan balik cepat. Ia menyelesaikan umpan dengan tenang dari jarak dekat setelah Villa lengah pada sebuah situasi tiga lawan dua. Skor 2-0 bertahan hingga peluit panjang.
BACA JUGA: Parma vs Cagliari Berakhir Imbang Dramatis 1-1 di Serie A
Dampak bagi Klasemen dan Ambisi Kedua Tim
Kemenangan ini sangat berarti bagi Wolves. Dengan tambahan tiga poin mereka kini mengoleksi 13 poin dan berhasil melewati rekor terburuk Derby County yang hanya 11 poin pada musim 2007-2008. Tim asuhan Rob Edwards tetap di dasar klasemen tetapi semangat bertahan di Premier League semakin terjaga.
Sementara itu Aston Villa yang sebelum laga berada di peringkat ketiga mengalami pukulan telak. Kekalahan ini membuat peluang mereka menembus zona Liga Champions semakin tipis karena hanya meraih satu kemenangan dari enam laga terakhir di semua kompetisi. Unai Emery dan anak asuhnya kini harus bekerja keras untuk bangkit menghadapi jadwal padat mendatang.
Reaksi Pelatih dan Atmosfer Pertandingan
Rob Edwards merayakan kemenangan dengan penuh emosi. Ia berlari di pinggir lapangan sambil berteriak dan memukul papan iklan. Pelatih Wolves menyebut momen ini akan dikenang selamanya di tengah musim yang sulit. Di sisi lain Unai Emery tampak kecewa berat. Pelatih Aston Villa langsung berjalan menuju terowongan tanpa menyelesaikan jabat tangan pasca pertandingan. Ia mengakui timnya kehilangan fokus dan menyerukan agar semua pihak tetap realistis dengan target musim ini.
Pertandingan yang disaksikan 30.197 penonton ini membuktikan bahwa di sepak bola tidak ada yang mustahil. Wolves yang dianggap sudah terpuruk mampu mengalahkan tim papan atas dan memberikan harapan baru bagi para pendukungnya di sisa musim Premier League 2025-2026.
Kemenangan Wolves 2-0 atas Aston Villa bukan sekadar tiga poin biasa, melainkan momen bersejarah yang menghindarkan mereka dari rekor terburuk sepanjang sejarah Premier League. Gol-gol dari João Gomes dan Rodrigo Gomes di babak kedua menunjukkan semangat juang tim yang bangkit di saat terdesak. Bagi Aston Villa kekalahan ini menjadi peringatan keras bahwa ambisi Liga Champions tidak boleh dianggap enteng. Hasil ini mengingatkan semua pihak bahwa derby West Midlands selalu penuh kejutan dan tekad bisa mengalahkan segala prediksi.