University of Science and Computer Technology
MENU NAVIGASI
Beranda / Artikel / Informasi
Informasi 150 views

Antara Portofolio dan Ijazah Mana yang Sebenarnya Dicari Perusahaan Modern

G

Gusti Ayu Tita P

26 Februari 2026

Bagikan:
Antara Portofolio dan Ijazah Mana yang Sebenarnya Dicari Perusahaan Modern

Perubahan pola rekrutmen di era digital membuat banyak pencari kerja bertanya tanya, sebenarnya apa yang lebih penting bagi perusahaan modern, portofolio atau ijazah? Pertanyaan ini semakin relevan ketika banyak perusahaan teknologi dan startup membuka peluang bagi kandidat tanpa latar belakang pendidikan formal yang linier.

Di satu sisi, ijazah dianggap sebagai bukti pendidikan terstruktur. Di sisi lain, portofolio dinilai lebih mencerminkan kemampuan nyata. Lalu, mana yang benar benar dicari perusahaan saat ini? Artikel ini membahas peran keduanya dalam proses rekrutmen serta bagaimana strategi terbaik bagi pencari kerja agar tetap kompetitif.

PERGESERAN KRITERIA REKRUTMEN DI ERA DIGITAL

Dulu, ijazah menjadi syarat utama untuk melamar pekerjaan. Banyak lowongan mencantumkan minimal pendidikan sebagai filter awal. Namun kini, terutama di industri kreatif dan teknologi, perusahaan mulai mengutamakan hasil kerja dibanding sekadar latar belakang akademik.

Transformasi digital membuat kebutuhan akan talenta praktis meningkat. Perusahaan ingin kandidat yang siap terjun dan mampu menyelesaikan masalah nyata. Karena itu, portofolio proyek, pengalaman magang, serta kontribusi nyata sering kali menjadi pertimbangan utama.

Meski demikian, bukan berarti ijazah kehilangan perannya sepenuhnya.

IJAZAH SEBAGAI BUKTI FONDASI DAN KOMITMEN

Ijazah mencerminkan bahwa seseorang telah menyelesaikan proses pendidikan formal dalam kurun waktu tertentu. Ini menunjukkan komitmen, konsistensi, dan kemampuan mengikuti sistem pembelajaran terstruktur.

Di banyak sektor seperti pemerintahan, pendidikan, kesehatan, dan perusahaan besar, ijazah tetap menjadi syarat administratif. Selain itu, beberapa posisi strategis masih mempertimbangkan latar belakang akademik sebagai indikator dasar kompetensi.

Ijazah juga dapat memperluas jaringan profesional melalui relasi kampus, dosen, dan alumni yang sering kali membantu dalam pengembangan karier.

PORTOFOLIO SEBAGAI BUKTI KOMPETENSI NYATA

Berbeda dengan ijazah, portofolio menampilkan bukti konkret atas kemampuan seseorang. Desainer menunjukkan karya visualnya, programmer memamerkan aplikasi yang telah dibuat, dan penulis menyertakan artikel yang pernah dipublikasikan.

Perusahaan modern menyukai portofolio karena dapat langsung menilai kualitas kerja kandidat. Tidak hanya teori, tetapi hasil nyata yang bisa diukur. Dalam banyak kasus, portofolio yang kuat bahkan mampu mengalahkan kandidat dengan gelar tinggi namun minim pengalaman praktik.

Portofolio juga mencerminkan inisiatif pribadi, kreativitas, dan kemampuan problem solving yang relevan dengan kebutuhan industri.

MANA YANG LEBIH UNGGUL DI MATA PERUSAHAAN

Jawabannya bergantung pada jenis industri dan posisi yang dilamar. Di sektor kreatif, teknologi, dan startup, portofolio sering kali lebih dominan. Sementara itu, di bidang yang membutuhkan regulasi ketat dan standar profesional tertentu, ijazah tetap menjadi prioritas.

Namun tren saat ini menunjukkan bahwa perusahaan modern cenderung mencari kombinasi keduanya. Ijazah memberikan dasar teori dan legitimasi, sedangkan portofolio menunjukkan aplikasi nyata dari pengetahuan tersebut.

Dengan kata lain, perusahaan tidak hanya mencari kandidat yang pintar secara akademik, tetapi juga mampu menerapkan ilmunya dalam situasi nyata.

STRATEGI TERBAIK BAGI PENCARI KERJA

Daripada memilih salah satu, pencari kerja sebaiknya membangun keduanya secara seimbang. Selama menempuh pendidikan formal, mahasiswa dapat mulai mengerjakan proyek, magang, atau freelance untuk memperkaya portofolio.

Bagi yang tidak menempuh jalur akademik tradisional, memperkuat skill dan membangun portofolio yang relevan menjadi langkah utama. Sertifikasi tambahan juga bisa membantu meningkatkan kredibilitas.

Kunci utamanya adalah relevansi. Baik ijazah maupun portofolio harus sesuai dengan kebutuhan industri yang dituju.

KESIMPULAN

Antara portofolio dan ijazah, perusahaan modern tidak lagi terpaku pada satu aspek saja. Dunia kerja saat ini menuntut kompetensi yang terukur sekaligus fondasi yang kuat. Ijazah memberikan dasar akademik, sementara portofolio membuktikan kemampuan praktik.

Di tengah persaingan yang semakin ketat, kandidat yang mampu menggabungkan keduanya memiliki peluang lebih besar untuk unggul. Pada akhirnya, yang paling dicari perusahaan bukan sekadar gelar atau kumpulan karya, melainkan individu yang siap berkembang dan berkontribusi secara nyata.

G

About the Author

Gusti Ayu Tita P

Author — STEKOM University

An active author focused on academic issues, educational technology, and human resource development in the campus environment.