University of Science and Computer Technology
MENU NAVIGASI
Beranda / Artikel / Informasi
Informasi 27 views

Apakah Skill Digital Mahasiswa Berpengaruh pada Peluang Karier?

G

Gusti Ayu Tita P

22 September 2026

Bagikan:
Apakah Skill Digital Mahasiswa Berpengaruh pada Peluang Karier?

Perkembangan teknologi membuat banyak pekerjaan menggunakan sistem dan perangkat digital dalam kegiatan sehari-hari. Kondisi ini membuat skill digital mahasiswa menjadi salah satu kemampuan yang perlu dikembangkan sejak masa kuliah. Kemampuan tersebut dapat membantu mahasiswa mengerjakan tugas, mengikuti perkembangan industri, dan memahami cara kerja berbagai teknologi yang digunakan dalam pekerjaan. Namun, peluang karier tidak hanya ditentukan oleh kemampuan digital karena faktor seperti pendidikan, pengalaman, komunikasi, dan keterampilan lainnya juga memiliki peran.

MEMAHAMI PENTINGNYA SKILL DIGITAL

Skill digital merupakan kemampuan menggunakan teknologi untuk menyelesaikan berbagai kebutuhan secara efektif dan bertanggung jawab. Kemampuan ini dapat berupa penggunaan aplikasi pengolah dokumen, spreadsheet, desain, komunikasi online, analisis data, hingga pengelolaan platform digital. Jenis keterampilan yang dibutuhkan dapat berbeda tergantung bidang pekerjaan yang ingin ditekuni. Karena itu, mahasiswa sebaiknya memilih kemampuan digital yang sesuai dengan tujuan kariernya.

Penguasaan teknologi juga membantu mahasiswa terbiasa dengan perubahan. Dunia digital berkembang cukup cepat sehingga perangkat dan sistem yang digunakan dalam pekerjaan dapat mengalami pembaruan. Mahasiswa yang terbiasa mempelajari teknologi baru dapat membangun kemampuan beradaptasi dengan teknologi. Sikap mau belajar juga penting karena tidak semua teknologi yang digunakan saat ini akan tetap sama di masa mendatang.

MEMPERLUAS KEMAMPUAN YANG DIBUTUHKAN DUNIA KERJA

Banyak aktivitas pekerjaan membutuhkan teknologi untuk mengolah informasi dan menyelesaikan tugas. Contohnya adalah membuat laporan, mengelola data, melakukan komunikasi, menyusun materi presentasi, dan menjalankan kegiatan pemasaran. Mahasiswa yang sudah memiliki kemampuan tersebut dapat lebih memahami berbagai proses kerja yang menggunakan teknologi. Keterampilan kerja tersebut dapat menjadi salah satu bagian dari persiapan sebelum memasuki dunia profesional.

Meski demikian, kemampuan digital bukan satu-satunya hal yang diperhatikan dalam dunia kerja. Mahasiswa juga perlu mengembangkan komunikasi, kerja sama tim, kreativitas, disiplin, dan kemampuan menyelesaikan masalah. Kemampuan menggunakan teknologi akan lebih bermanfaat jika seseorang mampu menjelaskan ide dan bekerja sama dengan orang lain. Oleh karena itu, skill digital dan soft skill sebaiknya dikembangkan secara seimbang.

MENJADI BEKAL UNTUK MEMBUAT PORTOFOLIO

Skill digital dapat dikembangkan melalui berbagai proyek selama kuliah. Mahasiswa dapat membuat desain, artikel, video, presentasi, analisis data, konten media sosial, atau proyek lain yang sesuai dengan bidang yang diminati. Hasil pekerjaan tersebut dapat disimpan dan disusun menjadi portofolio mahasiswa. Portofolio memberikan gambaran mengenai kemampuan yang pernah diterapkan dalam sebuah proyek.

Portofolio akan menjadi lebih informatif jika setiap karya diberikan penjelasan mengenai tujuan, proses, dan peran mahasiswa dalam pengerjaannya. Dengan demikian, orang yang melihat portofolio dapat memahami kemampuan yang dimiliki secara lebih jelas. Pengalaman dari proyek kuliah, organisasi, maupun magang juga dapat ditambahkan selama relevan. Kebiasaan mendokumentasikan hasil pekerjaan sejak kuliah dapat membantu mahasiswa memiliki bahan ketika mempersiapkan diri untuk melamar pekerjaan.

MENYESUAIKAN SKILL DENGAN TARGET KARIER

Mahasiswa sebaiknya tidak hanya mengikuti tren teknologi, tetapi mempertimbangkan keterampilan yang benar-benar dibutuhkan dalam bidang yang dituju. Misalnya, mahasiswa yang ingin berkarier di bidang pemasaran dapat mempelajari digital marketing, pembuatan konten, media sosial, dan analisis performa kampanye. Mahasiswa yang tertarik pada bidang administrasi dapat memperkuat kemampuan pengolahan dokumen, spreadsheet, dan pengelolaan data. Penyesuaian tersebut membuat proses belajar menjadi lebih terarah.

Target karier juga dapat menjadi dasar untuk menentukan proyek yang ingin dikerjakan. Jika ingin bekerja di bidang kreatif, mahasiswa dapat membuat proyek desain atau konten sebagai latihan. Jika tertarik pada analisis, mahasiswa dapat berlatih mengolah dan menyajikan data menggunakan perangkat yang sesuai. Dengan membangun pengalaman yang relevan, mahasiswa dapat menunjukkan hubungan antara kemampuan digital dan tujuan karier.

MENINGKATKAN KESIAPAN MENGHADAPI PERUBAHAN

Teknologi dapat mengubah cara pekerjaan dilakukan, sehingga mahasiswa perlu memiliki kemauan untuk terus belajar. Menguasai satu aplikasi saja belum tentu cukup karena perusahaan dapat menggunakan perangkat berbeda sesuai kebutuhan. Kemampuan mempelajari sistem baru menjadi bagian penting dari kesiapan digital. Mahasiswa dapat melatihnya dengan mencoba berbagai proyek dan mencari pengalaman menggunakan teknologi yang relevan.

Selain belajar secara mandiri, mahasiswa dapat mengikuti pelatihan, seminar, kursus, organisasi, dan kegiatan magang. Pengalaman tersebut dapat memperkenalkan mahasiswa pada cara menggunakan teknologi dalam situasi yang lebih nyata. Evaluasi terhadap kemampuan sendiri juga perlu dilakukan untuk mengetahui keterampilan yang sudah dikuasai dan yang masih perlu diperbaiki. Dengan proses belajar yang konsisten, mahasiswa dapat membangun bekal yang lebih sesuai untuk menghadapi dunia kerja.

KESIMPULAN

Skill digital mahasiswa dapat menjadi salah satu faktor yang mendukung kesiapan menghadapi dunia kerja dan membuka berbagai kemungkinan pengembangan karier. Kemampuan tersebut dapat membantu mahasiswa menyelesaikan pekerjaan berbasis teknologi, membuat portofolio, dan beradaptasi dengan perubahan sistem kerja. Namun, peluang karier juga dipengaruhi oleh pendidikan, pengalaman, komunikasi, soft skill, serta kemampuan lainnya. Karena itu, mahasiswa sebaiknya mengembangkan keterampilan digital secara bertahap dan menyesuaikannya dengan bidang karier yang ingin ditekuni.

G

About the Author

Gusti Ayu Tita P

Author — STEKOM University

An active author focused on academic issues, educational technology, and human resource development in the campus environment.