University of Science and Computer Technology
MENU NAVIGASI
Beranda / Artikel / Tips dan Trik
Tips dan Trik 7 views

Bagaimana Cara Keluar dari Underemployment dan Mendapatkan Pekerjaan yang Sesuai?

G

Gusti Ayu Tita P

15 September 2026

Bagikan:
Bagaimana Cara Keluar dari Underemployment dan Mendapatkan Pekerjaan yang Sesuai?

Underemployment adalah kondisi ketika seseorang sudah bekerja, tetapi pekerjaan yang dijalani belum sesuai dengan kemampuan, pendidikan, pengalaman, atau jumlah waktu kerja yang sebenarnya diinginkan. Kondisi ini dapat terjadi ketika seseorang menerima pekerjaan yang membutuhkan keterampilan lebih rendah dari yang dimiliki atau bekerja dengan jam kerja yang belum mencukupi. Jika berlangsung terlalu lama, underemployment dapat membuat kemampuan seseorang kurang berkembang. Karena itu, diperlukan strategi yang tepat untuk mendapatkan pekerjaan yang lebih sesuai dengan kompetensi dan tujuan karier.

KENALI PENYEBAB UNDEREMPLOYMENT

Langkah pertama untuk keluar dari underemployment adalah memahami penyebab seseorang berada dalam kondisi tersebut. Penyebabnya dapat berupa keterbatasan lapangan kerja, pengalaman yang masih sedikit, keterampilan yang belum sesuai kebutuhan industri, atau persaingan kerja yang tinggi. Ada juga orang yang mengambil pekerjaan sementara karena membutuhkan penghasilan secepatnya. Memahami penyebab tersebut membantu seseorang menentukan langkah perbaikan yang lebih tepat.

Cobalah mengevaluasi pekerjaan saat ini dan membandingkannya dengan kemampuan, pendidikan, pengalaman, serta tujuan karier. Catat bagian yang sudah sesuai dan keterampilan apa yang masih kurang. Evaluasi ini dapat menjadi dasar untuk menentukan posisi pekerjaan yang ingin dituju. Dengan tujuan yang jelas, proses mencari pekerjaan baru akan menjadi lebih terarah.

TINGKATKAN KETERAMPILAN YANG DIBUTUHKAN

Salah satu cara efektif untuk meningkatkan peluang mendapatkan pekerjaan yang sesuai adalah mengembangkan keterampilan yang relevan dengan kebutuhan industri. Perusahaan biasanya mencari kandidat yang tidak hanya memiliki ijazah, tetapi juga kemampuan praktis. Keterampilan tersebut dapat berupa kemampuan digital, komunikasi, analisis data, bahasa asing, pemasaran, atau kemampuan teknis sesuai bidang pekerjaan. Pilih keterampilan yang benar-benar berkaitan dengan posisi yang ingin dituju.

Tidak perlu mempelajari terlalu banyak hal sekaligus. Fokuslah pada skill utama yang paling dibutuhkan untuk pekerjaan target dan pelajari secara bertahap. Kursus online, pelatihan, sertifikasi, dan proyek pribadi dapat menjadi sarana untuk meningkatkan kompetensi. Hasil pembelajaran sebaiknya juga didokumentasikan agar dapat ditampilkan sebagai bukti kemampuan.

PERBAIKI CV DAN PORTOFOLIO

CV yang kurang jelas dapat membuat kemampuan seseorang tidak terlihat oleh perekrut. Karena itu, penting untuk membuat CV yang relevan dengan posisi yang dilamar. Cantumkan pengalaman, keterampilan, pencapaian, dan proyek yang memiliki hubungan dengan pekerjaan target. Hindari memasukkan informasi yang terlalu banyak tetapi tidak mendukung posisi tersebut.

Jika bidang pekerjaan membutuhkan bukti hasil kerja, buatlah portofolio yang mudah dipahami. Portofolio dapat berisi proyek pribadi, hasil pekerjaan sebelumnya, tugas kuliah, desain, tulisan, analisis, atau proyek digital. Bagi pencari kerja yang masih minim pengalaman, proyek mandiri dapat menjadi cara untuk menunjukkan kemampuan. CV dan portofolio yang tepat dapat meningkatkan kesempatan untuk dipertimbangkan oleh perusahaan.

PERLUAS JARINGAN PROFESIONAL

Mencari pekerjaan tidak harus dilakukan hanya melalui situs lowongan kerja. Networking dapat membuka informasi mengenai peluang pekerjaan yang mungkin belum banyak dipublikasikan. Hubungan dengan teman, alumni, dosen, rekan kerja, komunitas, dan profesional di bidang tertentu dapat membantu memperluas akses terhadap informasi karier. Namun, hubungan profesional tetap perlu dibangun secara wajar dan saling menghargai.

Mulailah dengan mengikuti komunitas, seminar, pelatihan, atau kegiatan profesional yang sesuai dengan bidang yang dituju. Gunakan media profesional untuk membagikan pengalaman dan hasil karya yang relevan. Jangan hanya menghubungi orang lain ketika sedang membutuhkan pekerjaan. Membangun hubungan secara konsisten akan membuat jaringan profesional menjadi lebih bermanfaat dalam jangka panjang.

CARI PEKERJAAN SECARA LEBIH TERARAH

Kesalahan yang sering terjadi adalah melamar sebanyak mungkin pekerjaan tanpa mempertimbangkan kesesuaiannya. Cara tersebut dapat menghabiskan waktu dan membuat pencari kerja kehilangan fokus. Sebaiknya tentukan terlebih dahulu jenis pekerjaan, bidang industri, lokasi, dan kemampuan yang ingin digunakan. Setelah itu, cari lowongan yang memiliki persyaratan yang paling mendekati profil diri.

Setiap lamaran juga sebaiknya disesuaikan dengan posisi yang dituju. CV dan surat lamaran yang relevan dapat menunjukkan bahwa kandidat memahami kebutuhan perusahaan. Jangan berkecil hati jika belum langsung mendapatkan pekerjaan yang diinginkan karena proses pencarian kerja membutuhkan waktu. Evaluasi setiap hasil lamaran untuk mengetahui bagian yang masih perlu diperbaiki.

MANFAATKAN PEKERJAAN SAAT INI UNTUK MENAMBAH PENGALAMAN

Meskipun pekerjaan sekarang belum sesuai dengan tujuan karier, pengalaman tersebut tetap dapat dimanfaatkan. Cobalah mencari kesempatan untuk mengerjakan tugas atau proyek yang lebih relevan dengan bidang yang ingin dituju. Pengalaman tersebut dapat membantu menambah keterampilan sekaligus memperkuat CV. Jangan sampai pekerjaan saat ini hanya dianggap sebagai penghalang untuk berkembang.

Jika memungkinkan, gunakan waktu di luar pekerjaan untuk mengikuti pelatihan atau mengerjakan proyek pribadi. Dengan begitu, proses berpindah ke pekerjaan yang lebih sesuai dapat dilakukan sambil tetap memiliki penghasilan. Namun, pastikan perubahan pekerjaan dilakukan setelah mempertimbangkan kondisi keuangan dan peluang yang tersedia. Hindari mengambil keputusan secara terburu-buru tanpa persiapan.

BERSABAR DAN EVALUASI PERKEMBANGAN

Keluar dari underemployment tidak selalu dapat dilakukan dalam waktu singkat. Dibutuhkan kesabaran, konsistensi, dan kemauan untuk terus memperbaiki diri. Perubahan dapat dimulai dari langkah kecil seperti memperbarui CV, mempelajari satu keterampilan baru, atau menghubungi satu koneksi profesional. Setiap perkembangan tetap perlu dihargai selama membawa seseorang lebih dekat dengan tujuan karier.

Lakukan evaluasi secara berkala untuk melihat apakah strategi yang digunakan sudah memberikan hasil. Jika belum berhasil, cari tahu apakah masalahnya terdapat pada keterampilan, CV, strategi lamaran, atau jenis pekerjaan yang ditargetkan. Fleksibilitas dalam mencari solusi dapat membantu seseorang menemukan peluang yang lebih sesuai. Dengan persiapan yang matang, peluang untuk meninggalkan underemployment akan semakin besar.

KESIMPULAN

Keluar dari underemployment membutuhkan evaluasi diri, peningkatan keterampilan, perbaikan CV, pengembangan jaringan, dan strategi mencari kerja yang tepat. Pekerjaan yang saat ini belum sesuai bukan berarti karier akan selalu berada di posisi tersebut. Manfaatkan pengalaman yang ada sambil mempersiapkan diri untuk mendapatkan peluang yang lebih baik. Dengan tujuan karier yang jelas dan usaha yang konsisten, seseorang dapat meningkatkan peluang memperoleh pekerjaan yang sesuai dengan kemampuan dan harapannya.

G

About the Author

Gusti Ayu Tita P

Author — STEKOM University

An active author focused on academic issues, educational technology, and human resource development in the campus environment.

Continue Reading

More Articles