Bagaimana Cara Mengatasi Underemployment agar Karier Semakin Berkembang?
Gusti Ayu Tita P
15 September 2026
Underemployment merupakan kondisi ketika seseorang sudah bekerja, tetapi pekerjaan tersebut belum sepenuhnya sesuai dengan kemampuan, pendidikan, pengalaman, atau target kariernya. Kondisi ini dapat membuat seseorang merasa sulit berkembang karena keterampilan yang dimiliki belum digunakan secara optimal. Jika dibiarkan terlalu lama, peluang pengembangan karier dapat menjadi lebih terbatas. Oleh karena itu, diperlukan langkah yang tepat agar seseorang dapat meningkatkan kompetensi dan memperoleh pekerjaan yang lebih sesuai.
KENALI KONDISI DAN PENYEBAB UNDEREMPLOYMENT
Langkah pertama untuk mengatasi underemployment adalah mengetahui alasan seseorang mengalami kondisi tersebut. Penyebabnya dapat berasal dari terbatasnya lapangan kerja, kurangnya pengalaman, keterampilan yang belum sesuai kebutuhan industri, atau pilihan pekerjaan yang bersifat sementara. Seseorang juga mungkin menerima pekerjaan di luar bidang keahliannya karena membutuhkan penghasilan. Memahami penyebabnya akan membantu menentukan strategi yang paling tepat.
Cobalah mengevaluasi pekerjaan saat ini dengan melihat tugas, keterampilan, penghasilan, jam kerja, dan peluang pengembangan. Bandingkan kondisi tersebut dengan tujuan karier yang ingin dicapai. Dari evaluasi tersebut, seseorang dapat mengetahui bagian mana yang perlu diperbaiki. Penilaian yang jujur akan memudahkan proses menentukan langkah selanjutnya.
TINGKATKAN KETERAMPILAN YANG RELEVAN
Salah satu cara paling efektif untuk mengatasi underemployment adalah meningkatkan keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja. Perusahaan membutuhkan tenaga kerja yang mampu mengikuti perubahan teknologi dan tuntutan industri. Keterampilan yang dapat dikembangkan antara lain komunikasi, pemasaran, analisis data, teknologi digital, bahasa asing, atau kemampuan teknis sesuai bidang pekerjaan. Pilih keterampilan yang benar-benar mendukung posisi yang ingin dituju.
Pengembangan skill dapat dilakukan melalui kursus, pelatihan, sertifikasi, seminar, maupun proyek mandiri. Tidak perlu mempelajari banyak kemampuan sekaligus karena fokus pada beberapa skill yang relevan akan lebih efektif. Hasil pembelajaran juga sebaiknya dipraktikkan agar tidak hanya menjadi pengetahuan teori. Semakin kuat kompetensi yang dimiliki, semakin besar peluang mendapatkan pekerjaan yang lebih sesuai.
MANFAATKAN PEKERJAAN SAAT INI UNTUK BERKEMBANG
Pekerjaan yang belum sesuai bukan berarti tidak memberikan manfaat bagi perkembangan karier. Selama masih bekerja, manfaatkan kesempatan untuk mendapatkan pengalaman, tanggung jawab, dan keterampilan baru. Jika memungkinkan, ambil tugas yang berkaitan dengan bidang yang ingin ditekuni. Pengalaman tersebut dapat menjadi modal ketika nantinya mencari pekerjaan baru.
Selain itu, dokumentasikan hasil kerja dan pencapaian yang berhasil diperoleh. Data seperti peningkatan penjualan, keberhasilan menyelesaikan proyek, atau kemampuan mengelola pekerjaan dapat memperkuat CV. Jangan hanya mencantumkan posisi pekerjaan, tetapi tunjukkan kontribusi yang telah diberikan. Dengan cara ini, pengalaman kerja yang sebelumnya dianggap kurang sesuai tetap dapat menjadi nilai tambah.
PERBAIKI CV DAN BANGUN PORTOFOLIO
CV harus mampu menunjukkan bahwa seseorang memiliki kemampuan yang sesuai dengan pekerjaan target. Hindari membuat satu CV yang sama untuk semua jenis posisi jika kebutuhan pekerjaannya berbeda. Sesuaikan pengalaman dan keterampilan yang ditonjolkan dengan persyaratan lowongan. Gunakan informasi yang jelas dan mudah dipahami agar perekrut dapat melihat kompetensi utama dengan cepat.
Bagi bidang tertentu, portofolio juga dapat menjadi bukti kemampuan yang penting. Portofolio dapat berisi proyek kerja, desain, tulisan, analisis, kampanye pemasaran, atau hasil pekerjaan lain yang relevan. Jika pengalaman profesional masih terbatas, proyek pribadi juga dapat digunakan. Portofolio yang terawat akan membantu menunjukkan perkembangan kemampuan dari waktu ke waktu.
PERLUAS JARINGAN PROFESIONAL
Networking dapat membantu seseorang menemukan informasi peluang kerja dan perkembangan industri. Jangan hanya mengandalkan situs lowongan kerja karena beberapa kesempatan dapat diketahui melalui koneksi profesional. Bangun hubungan dengan rekan kerja, teman, alumni, komunitas, atau orang yang memiliki bidang pekerjaan serupa. Hubungan tersebut dapat membuka akses terhadap informasi yang sebelumnya tidak diketahui.
Untuk memperluas jaringan, ikuti seminar, komunitas, pelatihan, organisasi, dan kegiatan profesional yang relevan. Gunakan media profesional untuk menampilkan pengalaman dan karya secara wajar. Networking bukan sekadar meminta pekerjaan, tetapi juga membangun hubungan yang saling memberikan manfaat. Jaringan yang baik dapat membantu seseorang memahami kebutuhan industri dan menemukan peluang yang lebih sesuai.
CARI PELUANG KERJA SECARA TERARAH
Mengirim lamaran ke sebanyak mungkin perusahaan belum tentu menjadi strategi yang efektif. Lebih baik tentukan posisi, bidang, dan jenis perusahaan yang sesuai dengan tujuan karier. Setelah itu, cari lowongan yang memiliki persyaratan paling dekat dengan kemampuan yang dimiliki. Cara ini membuat proses pencarian kerja lebih fokus dan terarah.
Saat menemukan lowongan yang sesuai, sesuaikan CV, portofolio, dan persiapan interview dengan posisi tersebut. Pelajari perusahaan dan pahami tanggung jawab pekerjaan sebelum melamar. Jika belum berhasil, gunakan proses tersebut sebagai bahan evaluasi. Konsistensi dan kemampuan memperbaiki strategi akan meningkatkan peluang mendapatkan pekerjaan yang lebih sesuai.
BANGUN RENCANA KARIER JANGKA PANJANG
Mengatasi underemployment bukan hanya tentang mendapatkan pekerjaan baru, tetapi juga membangun arah karier yang jelas. Tentukan posisi atau bidang yang ingin dicapai dalam beberapa tahun ke depan. Setelah itu, identifikasi keterampilan dan pengalaman yang diperlukan untuk mencapai tujuan tersebut. Rencana yang jelas dapat membantu seseorang memilih pekerjaan dan pelatihan dengan lebih bijak.
Lakukan evaluasi secara berkala karena kebutuhan industri dapat berubah. Jika diperlukan, lakukan penyesuaian terhadap target karier dan keterampilan yang sedang dikembangkan. Jangan takut memulai dari posisi yang belum ideal selama pekerjaan tersebut memberikan kesempatan untuk belajar dan berkembang. Dengan perencanaan yang konsisten, perjalanan karier dapat menjadi lebih terarah.
KESIMPULAN
Mengatasi underemployment membutuhkan evaluasi diri, peningkatan keterampilan, penguatan CV dan portofolio, networking, serta strategi mencari kerja yang tepat. Pekerjaan yang belum sesuai dengan kemampuan bukan berarti karier tidak dapat berkembang. Pengalaman yang dimiliki tetap dapat dimanfaatkan sebagai modal untuk mendapatkan peluang yang lebih baik. Dengan kemauan belajar, konsistensi, dan rencana karier yang jelas, seseorang dapat meningkatkan kompetensi sekaligus membuka peluang menuju pekerjaan yang lebih sesuai.
About the Author
Gusti Ayu Tita P
Author — STEKOM University
An active author focused on academic issues, educational technology, and human resource development in the campus environment.