University of Science and Computer Technology
MENU NAVIGASI
Beranda / Artikel / Tips dan Trik
Tips dan Trik 50 views

Cara Memilih Layanan Keuangan yang Aman dan Terdaftar di OJK

G

Gusti Ayu Tita P

24 Agustus 2026

Bagikan:
Cara Memilih Layanan Keuangan yang Aman dan Terdaftar di OJK

Perkembangan teknologi membuat masyarakat semakin mudah menggunakan berbagai layanan keuangan, mulai dari perbankan digital, investasi, pembiayaan, hingga pinjaman online. Kemudahan tersebut memberikan banyak manfaat, tetapi juga membuat masyarakat harus lebih teliti dalam memilih penyedia layanan. Tidak semua perusahaan atau platform yang menawarkan produk keuangan memiliki legalitas yang sesuai. Karena itu, mengetahui cara memilih layanan keuangan yang aman dan terdaftar di OJK menjadi langkah penting sebelum melakukan transaksi.

PERIKSA LEGALITAS PENYEDIA LAYANAN

Langkah pertama adalah memastikan status legalitas perusahaan melalui sumber resmi OJK atau regulator yang sesuai dengan jenis layanan. Jangan hanya percaya pada logo OJK yang tercantum di situs, aplikasi, atau materi promosi. Cocokkan nama badan usaha dengan informasi resmi yang tersedia. Pastikan perusahaan yang diperiksa benar-benar sama dengan pihak yang menawarkan produk.

Jika nama perusahaan tidak dapat ditemukan atau informasinya berbeda, jangan langsung memberikan dana maupun data pribadi. Masyarakat dapat melakukan konfirmasi melalui kanal resmi OJK apabila masih memiliki keraguan. Pemeriksaan legalitas sebaiknya dilakukan sebelum mengunduh aplikasi, menandatangani perjanjian, atau melakukan transfer. Langkah sederhana ini dapat membantu mengurangi risiko berhubungan dengan layanan ilegal.

PASTIKAN IZIN SESUAI DENGAN KEGIATANNYA

Memiliki status resmi tidak otomatis berarti sebuah perusahaan dapat menawarkan seluruh jenis produk keuangan. Masyarakat perlu memastikan izin atau kewenangan perusahaan sesuai dengan kegiatan yang dijalankan. Misalnya, layanan investasi, pembiayaan, dan pinjaman digital memiliki ketentuan yang berbeda. Karena itu, jangan hanya bertanya apakah perusahaan tersebut legal, tetapi juga periksa apakah produk yang ditawarkan sesuai dengan kewenangannya.

Perhatikan nama perusahaan dan jenis produk yang ditawarkan. Jika perusahaan mengaku memiliki izin tetapi tidak dapat menjelaskan hubungan izin tersebut dengan produk yang ditawarkan, lakukan pemeriksaan lebih lanjut. Kesesuaian izin dan kegiatan usaha merupakan bagian penting dari proses memilih layanan keuangan. Jangan mengambil keputusan hanya berdasarkan pernyataan dari pihak pemasaran.

BACA INFORMASI PRODUK SECARA MENYELURUH

Sebelum menggunakan layanan keuangan, baca informasi mengenai manfaat, biaya, risiko, jangka waktu, dan ketentuan produk. Jangan hanya melihat iklan yang menonjolkan keuntungan atau kemudahan penggunaan. Informasi penting biasanya terdapat dalam dokumen produk atau perjanjian layanan. Luangkan waktu untuk memahami setiap kewajiban yang akan muncul setelah transaksi dilakukan.

Jika terdapat istilah yang belum dipahami, mintalah penjelasan dari penyedia layanan. Jangan menyetujui perjanjian hanya karena ingin proses cepat selesai. Konsumen berhak mendapatkan informasi yang jelas sebelum mengambil keputusan. Pemahaman yang baik dapat membantu mencegah kesalahan dalam menggunakan produk keuangan.

WASPADAI JANJI KEUNTUNGAN YANG TIDAK MASUK AKAL

Tawaran keuntungan tinggi dengan risiko sangat rendah perlu diperiksa secara hati-hati. Dalam investasi, potensi keuntungan biasanya berkaitan dengan tingkat risiko tertentu. Jika sebuah penawaran menjanjikan hasil besar dalam waktu singkat tanpa menjelaskan risiko secara masuk akal, jangan langsung mempercayainya. Masyarakat perlu melakukan verifikasi sebelum menyerahkan dana.

Pelaku penipuan dapat menggunakan testimoni, tangkapan layar keuntungan, atau cerita keberhasilan untuk menarik perhatian. Namun, testimoni bukan bukti legalitas sebuah layanan keuangan. Periksa perusahaan dan produk melalui sumber resmi sebelum melakukan transaksi. Jangan membuat keputusan hanya karena takut kehilangan kesempatan.

JANGAN TERGIUR PROSES YANG TERLALU MUDAH

Kemudahan proses memang menjadi salah satu keunggulan layanan keuangan digital. Namun, proses yang terlalu mudah tanpa informasi yang memadai perlu mendapatkan perhatian. Misalnya, seseorang ditawari pinjaman besar tanpa penjelasan mengenai perusahaan, biaya, dan kewajiban pembayaran. Kemudahan pencairan bukan jaminan keamanan.

Masyarakat sebaiknya tetap memeriksa identitas penyedia layanan sebelum mengajukan produk. Hindari mengklik tautan dari pesan tidak dikenal atau mengunduh aplikasi dari sumber yang meragukan. Pastikan aplikasi atau situs benar-benar berkaitan dengan perusahaan yang telah diverifikasi. Keamanan harus lebih diutamakan daripada kecepatan.

LINDUNGI DATA PRIBADI DAN INFORMASI KEAMANAN

Saat menggunakan layanan keuangan, masyarakat mungkin diminta memberikan data tertentu. Namun, PIN, OTP, password, dan kode keamanan harus selalu dirahasiakan. Jangan memberikan informasi tersebut kepada pihak yang mengaku sebagai petugas melalui telepon, SMS, WhatsApp, atau media sosial. Pihak yang mengetahui data keamanan dapat berpotensi mengakses akun atau melakukan transaksi.

Periksa juga izin aplikasi sebelum memberikan akses terhadap perangkat. Jangan memberikan akses yang tidak relevan dengan kebutuhan layanan. Jika ada permintaan data yang mencurigakan, lakukan verifikasi melalui kontak resmi perusahaan. Keamanan data pribadi merupakan bagian penting dari keamanan finansial.

PERIKSA REKENING DAN CARA PEMBAYARAN

Sebelum melakukan transfer, pastikan rekening tujuan dan mekanisme pembayaran sesuai dengan prosedur resmi penyedia layanan. Jangan langsung mengirim uang ke rekening pribadi hanya karena mendapatkan instruksi melalui pesan. Jika terdapat perubahan rekening secara tiba-tiba, hubungi perusahaan melalui kontak resmi untuk melakukan konfirmasi.

Simpan bukti setiap transaksi yang dilakukan. Bukti pembayaran dapat berguna jika terjadi kesalahan pencatatan atau masalah lainnya. Jangan membayar biaya tambahan yang tidak tercantum dalam informasi resmi tanpa melakukan verifikasi. Ketelitian sebelum transfer dapat mencegah kerugian yang sulit dipulihkan.

PILIH LAYANAN SESUAI KEBUTUHAN DAN KEMAMPUAN

Memilih layanan keuangan yang aman bukan hanya tentang legalitas. Masyarakat juga perlu memastikan produk tersebut sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan finansial. Jangan mengambil pinjaman dalam jumlah yang melebihi kemampuan pembayaran. Untuk investasi, jangan menggunakan seluruh dana yang dibutuhkan untuk kebutuhan sehari-hari.

Pertimbangkan tujuan penggunaan produk sebelum mengambil keputusan. Bandingkan beberapa pilihan berdasarkan biaya, manfaat, risiko, dan ketentuan layanan. Produk yang legal belum tentu cocok untuk setiap orang. Keputusan yang baik adalah keputusan yang sesuai dengan kondisi keuangan dan tujuan pribadi.

SIMPAN DOKUMEN DAN BUKTI TRANSAKSI

Setelah menggunakan layanan keuangan, simpan perjanjian, bukti pembayaran, riwayat transaksi, dan komunikasi penting. Dokumen tersebut dapat digunakan untuk memeriksa kembali kewajiban atau hak sebagai konsumen. Jangan menghapus informasi transaksi hanya karena proses sudah selesai. Arsip yang rapi dapat membantu apabila muncul masalah di kemudian hari.

Jika terjadi kesalahan atau perselisihan, gunakan bukti tersebut ketika menghubungi penyedia layanan. Jika masalah belum terselesaikan, masyarakat dapat menggunakan saluran pengaduan resmi sesuai jenis layanan dan kewenangan yang berlaku. Hindari memberikan dokumen sensitif kepada pihak yang tidak dapat diverifikasi. Pastikan pengaduan disampaikan melalui kanal resmi.

GUNAKAN PRINSIP LEGAL DAN LOGIS

Masyarakat dapat menggunakan prinsip Legal dan Logis sebelum memilih layanan keuangan. Legal berarti memastikan perusahaan memiliki status atau izin yang sesuai dengan kegiatan usahanya. Logis berarti menilai apakah manfaat, keuntungan, biaya, dan risiko yang ditawarkan masuk akal. Kedua prinsip ini dapat membantu konsumen membuat keputusan yang lebih rasional.

Jangan mudah terpengaruh oleh promosi yang terlalu menarik atau tekanan untuk segera melakukan transaksi. Berikan waktu untuk melakukan verifikasi legalitas dan memahami produk. Jika informasi tidak jelas, lebih baik menunda keputusan. Kehati-hatian pada tahap awal dapat membantu mencegah masalah finansial di kemudian hari.

KESIMPULAN

Cara memilih layanan keuangan yang aman dan terdaftar di OJK dimulai dengan memeriksa legalitas perusahaan melalui sumber resmi. Setelah itu, pastikan izin sesuai dengan kegiatan usaha, pahami produk, periksa biaya dan risiko, serta lindungi data pribadi. Jangan hanya mengandalkan logo, iklan, testimoni, atau rekomendasi dari media sosial.

Masyarakat juga perlu memilih produk berdasarkan kebutuhan dan kemampuan finansial, bukan sekadar karena prosesnya cepat atau keuntungannya terlihat besar. Simpan dokumen dan bukti transaksi serta gunakan kanal resmi apabila membutuhkan bantuan. Dengan menerapkan prinsip Legal dan Logis, masyarakat dapat menggunakan layanan keuangan dengan lebih aman, cerdas, dan bertanggung jawab.

G

About the Author

Gusti Ayu Tita P

Author — STEKOM University

An active author focused on academic issues, educational technology, and human resource development in the campus environment.

Continue Reading

More Articles