University of Science and Computer Technology
MENU NAVIGASI
Beranda / Artikel / Tips dan Trik
Tips dan Trik 72 views

Cara Sukses Menyusun Artikel Jurnal Ilmiah sebagai Pengganti Skripsi

G

Gusti Ayu Tita P

20 Juni 2026

Bagikan:
Cara Sukses Menyusun Artikel Jurnal Ilmiah sebagai Pengganti Skripsi

Publikasi artikel jurnal ilmiah kini semakin banyak digunakan sebagai alternatif pengganti skripsi di berbagai perguruan tinggi. Kebijakan ini bertujuan untuk meningkatkan budaya penelitian sekaligus mendorong mahasiswa menghasilkan karya ilmiah yang dapat memberikan kontribusi nyata bagi perkembangan ilmu pengetahuan.

Meskipun memiliki banyak manfaat, menyusun artikel jurnal ilmiah tidak dapat dilakukan secara sembarangan. Mahasiswa perlu memahami struktur penulisan, teknik penelitian, hingga proses publikasi agar artikel yang dibuat memenuhi standar akademik yang berlaku.

Banyak mahasiswa merasa bahwa menulis artikel jurnal lebih menantang dibanding menyusun skripsi konvensional. Hal ini karena artikel jurnal menuntut penulisan yang lebih ringkas, fokus, dan mampu menyajikan temuan penelitian secara efektif.

Namun, dengan strategi yang tepat, mahasiswa dapat menyusun artikel jurnal ilmiah berkualitas dan meningkatkan peluang publikasi. Berikut beberapa langkah penting yang dapat membantu mencapai tujuan tersebut.

MEMILIH TOPIK PENELITIAN YANG RELEVAN

Langkah pertama dalam menyusun artikel jurnal ilmiah adalah menentukan topik penelitian yang relevan dan memiliki nilai kebaruan. Topik yang dipilih sebaiknya sesuai dengan bidang keilmuan yang ditekuni serta memiliki manfaat bagi pengembangan ilmu pengetahuan maupun masyarakat.

Mahasiswa perlu melakukan kajian literatur untuk mengetahui penelitian terdahulu dan menemukan celah penelitian yang masih dapat dikembangkan.

Pemilihan topik yang tepat akan mempermudah proses penelitian sekaligus meningkatkan peluang artikel diterima oleh jurnal ilmiah.

Karena itu, tahap ini menjadi fondasi penting dalam keseluruhan proses penulisan artikel jurnal.

MENYUSUN STRUKTUR ARTIKEL SECARA SISTEMATIS

Artikel jurnal ilmiah memiliki struktur yang lebih ringkas dibanding skripsi. Umumnya artikel terdiri atas judul, abstrak, pendahuluan, metode penelitian, hasil dan pembahasan, kesimpulan, serta daftar pustaka.

Setiap bagian harus disusun secara sistematis agar mudah dipahami oleh pembaca dan reviewer jurnal.

Mahasiswa perlu memastikan bahwa alur penulisan berjalan logis dan seluruh bagian saling mendukung untuk menjawab tujuan penelitian.

Struktur yang baik akan meningkatkan kualitas artikel dan memberikan kesan profesional kepada pembaca.

MENGGUNAKAN DATA DAN REFERENSI YANG KREDIBEL

Kualitas artikel jurnal sangat dipengaruhi oleh data dan referensi yang digunakan. Oleh karena itu, mahasiswa perlu mengumpulkan data yang valid dan menggunakan sumber referensi yang terpercaya.

Referensi sebaiknya berasal dari jurnal ilmiah, buku akademik, maupun publikasi resmi yang relevan dengan topik penelitian.

Penggunaan sumber yang kredibel akan memperkuat argumentasi serta meningkatkan kepercayaan terhadap hasil penelitian.

Selain itu, sitasi yang benar juga membantu menghindari pelanggaran etika akademik seperti plagiarisme.

MENULIS DENGAN BAHASA AKADEMIK YANG JELAS

Bahasa yang digunakan dalam artikel jurnal harus bersifat formal, objektif, dan mudah dipahami. Mahasiswa perlu menghindari penggunaan kalimat yang bertele-tele atau terlalu emosional.

Setiap paragraf sebaiknya fokus pada satu gagasan utama agar pembahasan menjadi lebih efektif.

Selain itu, penggunaan istilah ilmiah harus disesuaikan dengan konteks penelitian sehingga dapat dipahami oleh pembaca dari bidang yang sama.

Kemampuan menulis secara jelas akan membantu menyampaikan hasil penelitian secara lebih meyakinkan.

MELAKUKAN REVIEW DAN REVISI SECARA MENYELURUH

Sebelum dikirim ke jurnal, artikel perlu melalui proses pemeriksaan dan revisi secara menyeluruh. Mahasiswa harus memastikan tidak terdapat kesalahan penulisan, data yang tidak konsisten, maupun kekeliruan dalam sitasi.

Masukan dari dosen pembimbing atau rekan sejawat juga dapat membantu meningkatkan kualitas artikel sebelum dipublikasikan.

Proses revisi sering kali menjadi faktor penentu diterima atau ditolaknya sebuah artikel oleh jurnal ilmiah.

Karena itu, tahap ini tidak boleh diabaikan dalam proses penyusunan artikel jurnal.

KESIMPULAN

Menyusun artikel jurnal ilmiah sebagai pengganti skripsi membutuhkan persiapan, ketelitian, dan pemahaman yang baik terhadap proses penelitian. Pemilihan topik yang relevan, penyusunan struktur yang sistematis, penggunaan referensi kredibel, penulisan akademik yang jelas, serta proses revisi yang matang merupakan kunci utama keberhasilan publikasi artikel ilmiah.

Dengan menerapkan langkah-langkah tersebut, mahasiswa tidak hanya dapat memenuhi persyaratan kelulusan, tetapi juga menghasilkan karya ilmiah yang bermanfaat bagi perkembangan ilmu pengetahuan dan meningkatkan daya saing akademik maupun profesional di masa depan.

G

About the Author

Gusti Ayu Tita P

Author — STEKOM University

An active author focused on academic issues, educational technology, and human resource development in the campus environment.