University of Science and Computer Technology
MENU
Mahasiswa Harus Kuasai Teknologi dan Karakter untuk Hadapi Masa Depan, Ini Pesan Mendiktisaintek
Informasi 8 views

Mahasiswa Harus Kuasai Teknologi dan Karakter untuk Hadapi Masa Depan, Ini Pesan Mendiktisaintek

W

Wizdan Ulum

Informasi

Published

calendar_today 3 Juli 2026

Mahasiswa dituntut tidak hanya memiliki kemampuan akademik, tetapi juga menguasai teknologi dan membangun karakter yang kuat sebagai bekal menghadapi tantangan global. Pesan tersebut disampaikan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek), Brian Yuliarto, saat memberikan kuliah umum pada Diklat Pratama Angkatan I Dewan Pimpinan Pusat Gerakan Mahasiswa Pelajar Kebangsaan (DPP GMPK) di Kabupaten Bogor, Jumat (3/7/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Brian Yuliarto menegaskan bahwa kualitas sumber daya manusia menjadi salah satu faktor utama yang menentukan kemajuan Indonesia. Oleh karena itu, perguruan tinggi diharapkan mampu mencetak lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kemampuan berinovasi, beradaptasi, dan memberikan solusi bagi berbagai tantangan pembangunan nasional.

Peningkatan SDM Menjadi Prioritas Pembangunan

Menurut Brian, Indonesia masih menghadapi berbagai tantangan dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Upaya pengembangan SDM harus berjalan beriringan dengan berbagai agenda strategis nasional, mulai dari ketahanan pangan, hilirisasi industri, ekonomi kreatif, ekonomi biru, transformasi digital, hingga peningkatan investasi.

Untuk mendukung agenda tersebut, perguruan tinggi memiliki posisi yang sangat strategis dalam menghasilkan talenta unggul, riset berkualitas, serta inovasi yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat dan dunia industri. Penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi dinilai menjadi modal utama agar Indonesia mampu bersaing ditingkat global.

AI Harus Menjadi Alat Bantu Belajar

Dalam kuliah umum tersebut, Brian juga mengingatkan mahasiswa agar memanfaatkan perkembangan kecerdasan artifisial (Artificial Intelligence/AI) secara bijak. Menurutnya, AI seharusnya menjadi alat yang membantu proses pembelajaran, bukan menggantikan kemampuan berpikir manusia.

Ia menekankan pentingnya mahasiswa tetap memahami konsep-konsep dasar dan ilmu fundamental. Dengan bekal tersebut, mahasiswa akan lebih mudah mengembangkan kemampuan berpikir kritis, memecahkan masalah, dan beradaptasi dengan perkembangan teknologi yang semakin cepat.

Brian menilai bahwa mahasiswa yang menguasai dasar keilmuan dengan baik akan memiliki peluang lebih besar untuk berkarier di berbagai sektor industri modern yang membutuhkan tenaga kerja berkualitas.

Karakter Menjadi Fondasi Kesuksesan

Selain penguasaan teknologi, pembentukan karakter juga menjadi perhatian utama dalam pendidikan tinggi. Brian menjelaskan bahwa kampus merupakan tempat lahirnya berbagai ide, inovasi, dan karya besar yang mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Ia mengingatkan bahwa setiap tantangan maupun kesulitan yang dihadapi selama masa perkuliahan merupakan bagian dari proses pembelajaran. Pengalaman tersebut akan membentuk pribadi yang lebih tangguh, disiplin, dan siap menghadapi tantangan yang lebih besar di masa depan.

Karakter seperti kerja keras, ketekunan, integritas, kemampuan berpikir kritis, serta kepedulian sosial dinilai menjadi nilai penting yang harus dimiliki setiap mahasiswa agar mampu memberikan kontribusi positif bagi bangsa.

Penguasaan STEM Tingkatkan Daya Saing Bangsa

Brian juga menekankan bahwa penguasaan ilmu pengetahuan, teknologi, teknik, dan matematika (STEM) menjadi salah satu faktor yang menentukan daya saing suatu negara. Menurutnya, negara-negara maju umumnya memiliki jumlah sumber daya manusia yang besar di bidang STEM sehingga mampu menciptakan berbagai inovasi dan teknologi baru.

Karena itu, mahasiswa Indonesia didorong untuk terus meningkatkan kompetensi di bidang tersebut sekaligus mengembangkan karakter yang kuat. Dengan kombinasi kemampuan teknis dan karakter positif, lulusan perguruan tinggi diharapkan mampu menjadi motor penggerak pembangunan nasional sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Pendidikan Tinggi Harus Berdampak bagi Masyarakat

Pesan yang disampaikan Mendiktisaintek sejalan dengan arah kebijakan Diktisaintek Berdampak, yaitu menjadikan pendidikan tinggi, sains, dan teknologi semakin relevan terhadap kebutuhan pembangunan nasional.

Melalui kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah, dunia usaha, dunia industri, dan masyarakat, pemerintah terus mendorong pelaksanaan tridarma perguruan tinggi agar menghasilkan lulusan yang kompeten, penelitian yang aplikatif, serta inovasi yang mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat luas.

 

Penguasaan teknologi dan pembentukan karakter merupakan dua aspek yang tidak dapat dipisahkan dalam mempersiapkan mahasiswa menghadapi masa depan. Kemampuan memanfaatkan AI secara bijak, memahami ilmu dasar, menguasai bidang STEM, serta memiliki etos kerja dan kepedulian sosial akan menjadi bekal penting untuk meningkatkan daya saing individu maupun bangsa. Dengan dukungan perguruan tinggi yang inovatif dan kolaboratif, diharapkan lahir generasi muda yang mampu menciptakan solusi bagi berbagai tantangan pembangunan Indonesia.

Sumber Berita:

Mendiktisaintek: Penguasaan Teknologi dan Karakter, Bekal Mahasiswa Hadapi Tantangan Masa Depan

W

About the Author

Wizdan Ulum

Author — STEKOM University

An active author focused on academic issues, educational technology, and human resource development in the campus environment.