Kepedulian dunia industri terhadap penyandang disabilitas kembali terlihat dalam kegiatan Industri Ramah Inklusi yang diselenggarakan oleh Universitas STEKOM di Gedung Semeru SLBN Semarang. Kegiatan yang berlangsung pada 9 Juni 2026 tersebut menjadi ajang kolaborasi antara dunia pendidikan dan dunia industri untuk menghadirkan pengalaman yang berkesan, inspiratif, dan penuh kebahagiaan bagi para siswa disabilitas.
Sebanyak 600 siswa SLBN Semarang mengikuti kegiatan ini bersama 150 guru pendamping. Acara juga dihadiri oleh 100 guru BKK SMA/SMK, 100 mahasiswa Universitas STEKOM, serta 23 perusahaan yang turut mendukung terciptanya lingkungan yang lebih inklusif dan ramah bagi penyandang disabilitas.
Salah satu perusahaan yang berpartisipasi dalam kegiatan tersebut adalah PT Jaya Setya Plastik. Meskipun tidak dapat mengirimkan perwakilan untuk hadir secara langsung di lokasi acara, perusahaan tetap menunjukkan kepeduliannya melalui dukungan yang diberikan kepada para siswa disabilitas.
Sebagai bentuk kontribusi dalam kegiatan Industri Ramah Inklusi, PT Jaya Setya Plastik menyalurkan sejumlah mainan mobil bus yang dibagikan kepada para siswa. Bantuan tersebut menjadi salah satu bentuk perhatian perusahaan dalam menghadirkan kebahagiaan bagi anak-anak yang mengikuti kegiatan.

Kehadiran hadiah dari PT Jaya Setya Plastik langsung disambut dengan antusias oleh para peserta. Bagi banyak siswa, mainan yang diterima bukan hanya sekadar hadiah, tetapi juga menjadi simbol perhatian dan kasih sayang dari dunia industri yang peduli terhadap keberadaan dan masa depan mereka.
Momen pembagian hadiah menjadi salah satu bagian yang paling menghangatkan suasana acara. Para mahasiswa Universitas STEKOM yang terlibat sebagai panitia dan relawan membantu menyalurkan mainan kepada para siswa. Senyum ceria dan wajah penuh kebahagiaan terlihat ketika para peserta menerima hadiah yang telah disiapkan oleh PT Jaya Setya Plastik.
Meskipun tidak hadir secara langsung, kontribusi PT Jaya Setya Plastik tetap memberikan dampak yang nyata. Dukungan tersebut menunjukkan bahwa kepedulian tidak selalu harus diwujudkan melalui kehadiran fisik, tetapi juga dapat diwujudkan melalui aksi nyata yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

Bagi anak-anak disabilitas, sebuah mainan memiliki makna yang lebih dari sekadar hiburan. Mainan dapat menjadi sarana untuk belajar, mengembangkan kreativitas, melatih imajinasi, dan meningkatkan kepercayaan diri. Oleh karena itu, bantuan yang diberikan PT Jaya Setya Plastik menjadi bentuk dukungan yang sangat berarti bagi para siswa.
Universitas STEKOM memberikan apresiasi kepada PT Jaya Setya Plastik atas partisipasi dan kontribusinya dalam kegiatan Industri Ramah Inklusi. Dukungan dari dunia industri menjadi salah satu faktor penting dalam menciptakan kegiatan yang tidak hanya memberikan pengalaman menyenangkan, tetapi juga menghadirkan semangat dan motivasi bagi para siswa disabilitas.
Melalui kegiatan ini, Universitas STEKOM terus memperkuat komitmennya dalam membangun jembatan kolaborasi antara dunia pendidikan dan dunia industri. Sinergi tersebut diharapkan mampu membuka lebih banyak peluang dan dukungan bagi penyandang disabilitas agar dapat berkembang secara optimal dan memiliki kesempatan yang setara dalam meraih masa depan.
Partisipasi PT Jaya Setya Plastik menjadi bukti bahwa kebaikan dapat hadir dalam berbagai bentuk. Melalui kontribusi sederhana namun bermakna, perusahaan telah menghadirkan kebahagiaan bagi ratusan siswa disabilitas dan menjadi bagian dari gerakan bersama untuk menciptakan masyarakat yang lebih peduli, inklusif, dan penuh harapan.