Universitas Sains dan Teknologi Komputer
MENU NAVIGASI
Language
ID | EN | language
Beranda / Artikel / Informasi
Informasi 39 dibaca

Bagaimana Hidden Gem Bisa Membuka Peluang Bisnis di Bidang Pariwisata?

G

Gusti Ayu Tita P

23 September 2026

Bagikan:
Bagaimana Hidden Gem Bisa Membuka Peluang Bisnis di Bidang Pariwisata?

Hidden gem merupakan destinasi yang memiliki daya tarik tertentu tetapi belum banyak dikenal oleh wisatawan. Ketika sebuah tempat mulai mendapatkan perhatian melalui media sosial dan rekomendasi pengunjung, jumlah wisatawan dapat meningkat. Kondisi tersebut dapat menciptakan peluang bisnis baru di bidang pariwisata bagi masyarakat sekitar maupun pelaku usaha.

Peluang tersebut tidak hanya berasal dari penjualan tiket atau pengelolaan tempat wisata. Berbagai kebutuhan wisatawan seperti makanan, penginapan, transportasi, oleh-oleh, hingga jasa dokumentasi dapat menjadi bagian dari kegiatan ekonomi. Dengan pengelolaan yang tepat, potensi hidden gem dapat dikembangkan menjadi sumber pendapatan sekaligus mendukung usaha lokal.

MEMBUKA USAHA KULINER DI SEKITAR DESTINASI

Wisatawan biasanya membutuhkan makanan dan minuman selama melakukan perjalanan. Kondisi ini dapat dimanfaatkan masyarakat sekitar hidden gem untuk membuka usaha kuliner dengan menu khas daerah. Makanan tradisional dapat menjadi daya tarik tambahan karena memberikan pengalaman yang berbeda kepada pengunjung.

Usaha kuliner tidak harus dimulai dengan modal besar. Pelaku usaha dapat menyesuaikan jenis makanan, ukuran tempat, dan jumlah produksi dengan kondisi pasar. Kualitas rasa, kebersihan, harga yang sesuai, dan pelayanan yang ramah dapat membantu usaha mendapatkan pelanggan. Jika dikelola dengan baik, kuliner lokal juga dapat menjadi bagian dari identitas destinasi.

MENGEMBANGKAN USAHA PENGINAPAN

Hidden gem yang semakin dikenal dapat meningkatkan kebutuhan terhadap tempat menginap. Masyarakat di sekitar destinasi dapat memanfaatkan kondisi tersebut dengan menyediakan homestay, penginapan sederhana, atau rumah singgah. Penginapan lokal dapat memberikan pilihan bagi wisatawan yang ingin tinggal lebih lama.

Usaha penginapan perlu memperhatikan kebersihan, keamanan, kenyamanan, dan fasilitas dasar. Harga juga perlu disesuaikan dengan fasilitas yang tersedia agar tetap menarik bagi wisatawan. Pengalaman menginap yang nyaman dapat membuat pengunjung memiliki kesan positif terhadap destinasi. Promosi melalui platform digital juga dapat membantu memperkenalkan penginapan kepada calon wisatawan.

MENJUAL PRODUK DAN KERAJINAN LOKAL

Kehadiran wisatawan dapat menciptakan pasar bagi berbagai produk khas daerah. Masyarakat dapat menjual kerajinan tangan, makanan khas, pakaian, aksesori, atau oleh-oleh lokal. Produk tersebut dapat menjadi kenang-kenangan yang dibawa pulang oleh pengunjung.

Agar memiliki nilai jual, produk lokal dapat dikembangkan dengan kemasan yang menarik dan informasi yang jelas. Keunikan budaya setempat juga dapat menjadi inspirasi dalam menciptakan produk. Identitas lokal yang kuat dapat membuat sebuah produk lebih mudah dikenali. Penjualan melalui media sosial dan marketplace juga dapat memperluas pasar di luar kawasan wisata.

MENYEDIAKAN JASA TRANSPORTASI

Akses menuju beberapa hidden gem terkadang membutuhkan kendaraan tertentu atau rute khusus. Hal ini dapat menciptakan peluang bagi masyarakat untuk menyediakan jasa transportasi wisata. Bentuknya dapat berupa penyewaan kendaraan, jasa antar-jemput, atau layanan transportasi lokal.

Penyedia jasa perlu memperhatikan keamanan kendaraan dan kenyamanan penumpang. Informasi mengenai tarif, rute, serta jadwal layanan juga sebaiknya disampaikan dengan jelas. Pelayanan yang tepat waktu dan ramah dapat membantu membangun kepercayaan wisatawan. Kerja sama dengan pengelola destinasi atau penginapan dapat menjadi salah satu cara memperluas pelanggan.

MENYEDIAKAN JASA PEMANDU WISATA

Wisatawan yang baru pertama kali mengunjungi sebuah hidden gem mungkin membutuhkan informasi mengenai lokasi dan aktivitas yang tersedia. Kondisi ini dapat membuka peluang bagi masyarakat yang memiliki pengetahuan tentang sejarah, budaya, dan lingkungan setempat untuk menjadi pemandu wisata.

Pemandu dapat memberikan informasi mengenai rute, aturan berkunjung, tempat menarik, hingga cerita lokal. Kemampuan komunikasi yang baik akan membantu wisatawan memahami informasi dengan lebih mudah. Penguasaan bahasa asing juga dapat menjadi keterampilan tambahan bagi pemandu yang melayani wisatawan dari berbagai daerah atau negara.

MEMANFAATKAN DIGITAL MARKETING

Media sosial dapat membantu memperkenalkan hidden gem sekaligus bisnis yang berada di sekitarnya. Pelaku usaha dapat menggunakan Instagram, TikTok, website, atau platform digital lainnya untuk mempromosikan produk dan layanan. Foto, video, ulasan, dan informasi harga dapat digunakan untuk menarik perhatian calon wisatawan.

Strategi digital marketing perlu disesuaikan dengan target pengunjung. Konten yang informatif dan menarik dapat membantu calon wisatawan memahami produk atau layanan yang ditawarkan. Konsistensi dalam membuat konten juga penting agar informasi bisnis tetap mudah ditemukan oleh calon pelanggan.

MENGEMBANGKAN BISNIS SECARA BERKELANJUTAN

Pertumbuhan bisnis di sekitar hidden gem perlu diimbangi dengan perhatian terhadap lingkungan dan masyarakat. Jumlah wisatawan yang meningkat dapat memberikan manfaat ekonomi, tetapi juga dapat menimbulkan masalah jika tidak dikelola dengan baik. Karena itu, pelaku usaha perlu menerapkan pengelolaan bisnis yang memperhatikan kebersihan, lingkungan, dan kepentingan masyarakat lokal.

Bisnis yang berkelanjutan dapat membantu menjaga daya tarik destinasi dalam jangka panjang. Penggunaan bahan ramah lingkungan, pengurangan sampah, dan pelestarian budaya dapat menjadi bagian dari kegiatan usaha. Kerja sama antara pelaku bisnis, masyarakat, dan pengelola wisata juga diperlukan agar perkembangan destinasi dapat memberikan manfaat secara lebih luas.

KESIMPULAN

Hidden gem dapat membuka berbagai peluang bisnis di bidang pariwisata, mulai dari kuliner, penginapan, produk lokal, transportasi, jasa pemandu, hingga pemasaran digital. Potensi tersebut dapat dimanfaatkan oleh masyarakat sekitar maupun pelaku usaha yang memiliki kreativitas dan kemampuan mengelola bisnis.

Pengembangan bisnis juga perlu dilakukan secara bertanggung jawab agar tidak mengurangi nilai lingkungan dan budaya destinasi. Perencanaan, pelayanan, promosi digital, dan pengelolaan berkelanjutan dapat membantu menciptakan usaha yang sesuai dengan kebutuhan wisatawan sekaligus mendukung perkembangan ekonomi lokal.

G

Tentang Penulis

Gusti Ayu Tita P

Penulis — Universitas STEKOM

Penulis aktif yang berfokus pada isu-isu akademik, teknologi pendidikan, dan pengembangan sumber daya manusia di lingkungan kampus.

Lanjutkan Membaca

Artikel Lainnya