<p style="font-size:10px">
sumber img: X Fabrizio Romano
</p>
Pertandingan antara Club Brugge dan FC Barcelona di fase grup UEFA Champions League 2025/26 berlangsung sangat menegangkan. Tuan rumah lebih dulu unggul lewat gol cepat, namun Barcelona berkali-kali bangkit hingga laga berakhir imbang 3-3. Kedua tim tampil agresif dan mempertontonkan permainan terbuka yang memanjakan penonton.
Club Brugge memulai laga dengan penuh percaya diri. Gol cepat dari Nicolò Tresoldi di menit ke-6 memecah kebuntuan dan membuat pendukung tuan rumah bersorak. Namun, Barcelona langsung membalas lewat Ferran Torres pada menit ke-18.
Tak lama kemudian, Carlos Forbs kembali membawa Brugge unggul 2-1 berkat serangan balik tajam yang mengeksploitasi kelemahan di sisi kanan pertahanan Blaugrana. Intensitas permainan meningkat drastis, membuat babak pertama berjalan cepat dan keras.
Kebangkitan Barcelona namun Pertahanan Masih Rapuh
Memasuki babak kedua, Barcelona meningkatkan tempo dan penguasaan bola. Lamine Yamal menjadi sosok penting dengan gol cantik di menit ke-61 yang membuat skor imbang 2-2. Namun, kebahagiaan itu tidak bertahan lama karena Forbs kembali mencetak gol hanya dua menit berselang, membuat Brugge unggul 3-2.
Kebuntuan akhirnya pecah setelah Christos Tzolis melakukan gol bunuh diri di menit ke-77 yang menyelamatkan Barcelona dari kekalahan. Pertahanan tim tamu masih terlihat rapuh meskipun secara statistik mereka mendominasi permainan.
Di masa injury time, Brugge sempat mengira telah mencetak gol kemenangan melalui Romeo Vermant, namun gol itu dibatalkan oleh VAR karena pelanggaran terhadap kiper Barcelona. Keputusan ini menjadi salah satu momen paling krusial di laga tersebut.
Dengan hasil imbang 3-3 ini:
- Barcelona mengumpulkan 7 poin dari 4 laga
- Club Brugge meraih 4 poin dan masih berjuang untuk lolos ke fase gugur
BACA JUGA: Newcastle United Bungkam Bilbao 2-0 di Liga Champions
Hasil imbang ini menjadi pengingat bagi Barcelona bahwa dominasi permainan tidak menjamin kemenangan tanpa pertahanan solid. Sementara Club Brugge membuktikan bahwa mereka mampu bersaing dengan tim besar Eropa.
Kedua tim kini bersiap menghadapi laga selanjutnya yang akan sangat menentukan posisi mereka di klasemen grup. Dengan performa menyerang yang impresif namun pertahanan yang masih rapuh, Barcelona harus segera berbenah jika ingin lolos ke babak 16 besar.
Tentang Penulis
Wizdan Ulum
Penulis — Universitas STEKOM
Penulis aktif yang berfokus pada isu-isu akademik, teknologi pendidikan, dan pengembangan sumber daya manusia di lingkungan kampus.