Gedung Bapenda DKI Jakarta terbakar pada Jumat malam, 7 Agustus 2026. Kebakaran ini terjadi di gedung Badan Pendapatan Daerah Provinsi DKI Jakarta yang berlokasi di Jalan Abdul Muis, Kelurahan Petojo Selatan, Kecamatan Gambir, Jakarta Pusat. Peristiwa tersebut dilaporkan terjadi sekitar pukul 21.40 WIB. Api terlihat membakar bagian atas gedung dan kemudian merambat ke sejumlah lantai. Petugas pemadam kebakaran langsung dikerahkan ke lokasi untuk melakukan pemadaman sekaligus memastikan seluruh penghuni gedung berhasil dievakuasi.

Api Membakar Lantai 11 hingga 16

Kebakaran diketahui melanda lantai 11 sampai lantai 16 Gedung Bapenda DKI Jakarta. Kobaran api terlihat dari bagian atas gedung sehingga proses pemadaman membutuhkan waktu dan pengerahan sejumlah unit kendaraan pemadam. Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Pusat mengerahkan 35 unit kendaraan pemadam kebakaran bersama ratusan personel untuk menangani kejadian tersebut. Petugas juga melakukan penyisiran di dalam gedung untuk mencari kemungkinan adanya orang yang masih terjebak. Proses pemadaman dilakukan secara bertahap karena petugas harus memastikan titik api di setiap lantai dapat dikendalikan.

Seorang Pekerja Dievakuasi

Dalam proses penanganan kebakaran, petugas menemukan seorang pekerja yang berada di dalam gedung. Seorang pria berusia sekitar 30 tahun berhasil dievakuasi dari lantai 15 pada Sabtu dini hari. Korban kemudian dibawa ke RSUD Tarakan Jakarta untuk mendapatkan perawatan medis. Kondisi korban selanjutnya menjadi bagian dari penanganan tim kesehatan yang berada di lokasi. Selain korban yang dievakuasi dari dalam gedung, PMI DKI Jakarta juga melaporkan adanya satu orang yang mengalami gangguan pernapasan akibat paparan asap. Korban mendapatkan penanganan medis dan terapi oksigen.

Petugas Melakukan Pendinginan

Setelah kobaran api berhasil dikendalikan, petugas melanjutkan proses pendinginan untuk memastikan tidak ada titik panas yang dapat memicu kebakaran kembali. Pada Sabtu pagi, sejumlah unit pemadam masih bersiaga di lokasi. Dari total 35 unit yang sebelumnya dikerahkan, sebanyak 24 unit masih berada di sekitar Gedung Bapenda DKI Jakarta untuk mendukung proses pendinginan.

Petugas harus memastikan seluruh area yang terdampak benar-benar aman sebelum operasi penanganan dinyatakan selesai. Proses tersebut juga dilakukan untuk mengantisipasi kemungkinan munculnya kembali api dari material yang masih menyimpan panas.

Sejumlah Instansi Turut Terlibat

Penanganan kebakaran Gedung Bapenda DKI Jakarta melibatkan berbagai unsur. Selain petugas pemadam kebakaran, sejumlah instansi turut membantu proses evakuasi, pelayanan medis, pengamanan, dan pengaturan lalu lintas.

Beberapa unsur yang terlibat antara lain

  • Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Pusat
  • BPBD DKI Jakarta
  • PMI DKI Jakarta
  • Dinas Perhubungan DKI Jakarta
  • Satpol PP
  • TNI
  • Polri
  • Tenaga kesehatan

 

Kehadiran berbagai unsur tersebut diperlukan untuk memastikan proses pemadaman dan evakuasi dapat berlangsung dengan aman, sekaligus mengantisipasi dampak kebakaran terhadap aktivitas masyarakat di sekitar lokasi.

Jalan Abdul Muis Sempat Ditutup

Kebakaran yang terjadi di kawasan Jalan Abdul Muis turut berdampak terhadap arus lalu lintas di Jakarta Pusat. Jalan di sekitar lokasi sempat ditutup untuk memberikan ruang bagi kendaraan pemadam dan memudahkan petugas melakukan penanganan. Penutupan tersebut juga dilakukan demi menjaga keselamatan masyarakat yang berada di sekitar gedung. Pengendara yang hendak melintasi kawasan tersebut diimbau mengikuti arahan petugas dan menggunakan jalur alternatif selama proses penanganan berlangsung.

BACA JUGA: Penyebab Kebakaran Gedung Bapenda DKI Jakarta Masih Diselidiki, Titik Api Diduga dari Lantai 11

Penyebab Kebakaran Masih Diselidiki

Hingga proses pemadaman dan pendinginan berlangsung, penyebab kebakaran Gedung Bapenda DKI Jakarta belum diketahui secara pasti. Petugas masih melakukan penanganan di lokasi sebelum pemeriksaan lebih lanjut dapat dilakukan. Besaran kerugian akibat kebakaran juga masih dalam proses pendataan. Informasi mengenai penyebab munculnya api, tingkat kerusakan gedung, serta kerugian material akan diketahui setelah proses pemeriksaan dan penyelidikan oleh pihak terkait selesai.

Kebakaran Gedung Bapenda DKI Jakarta menjadi perhatian karena lokasi kejadian berada di kawasan Jakarta Pusat yang cukup padat aktivitas. Masyarakat di sekitar lokasi diharapkan tetap mengikuti informasi dan arahan dari petugas selama proses penanganan masih berlangsung.