Apa Saja Dampak Work From Home terhadap Penggunaan Listrik Rumah?
Gusti Ayu Tita P
21 September 2026
Work From Home (WFH) membuat aktivitas pekerjaan yang sebelumnya dilakukan di kantor berpindah ke rumah. Perubahan tersebut dapat memengaruhi penggunaan listrik karena berbagai perangkat kerja digunakan selama jam kerja. Laptop, komputer, monitor, router, lampu, kipas, hingga AC dapat menjadi bagian dari kebutuhan listrik sehari-hari.
Dampak WFH terhadap penggunaan listrik rumah tidak selalu sama bagi setiap orang. Besarnya konsumsi listrik dipengaruhi oleh durasi bekerja, jenis perangkat, jumlah peralatan yang digunakan, serta kebiasaan dalam menghemat energi. Oleh karena itu, penting memahami perubahan penggunaan listrik agar aktivitas bekerja dari rumah tetap dapat dilakukan secara efisien.
MENINGKATKAN PENGGUNAAN PERANGKAT ELEKTRONIK
Salah satu dampak WFH adalah meningkatnya penggunaan perangkat elektronik di rumah. Laptop atau komputer biasanya digunakan selama beberapa jam untuk menyelesaikan pekerjaan. Perangkat tambahan seperti monitor, printer, speaker, dan router juga dapat ikut menyala selama aktivitas kerja berlangsung.
Jika perangkat digunakan lebih lama dibandingkan sebelum menerapkan WFH, konsumsi listrik rumah dapat meningkat. Namun, besarnya peningkatan bergantung pada jenis dan daya perangkat yang digunakan. Penggunaan perangkat secara efisien serta mematikannya ketika tidak diperlukan dapat membantu mengendalikan konsumsi listrik.
MENINGKATKAN PENGGUNAAN AC DAN KIPAS
Bekerja di rumah selama beberapa jam juga dapat meningkatkan penggunaan AC atau kipas angin. Ketika seseorang bekerja di kantor, penggunaan pendingin ruangan di rumah mungkin lebih terbatas pada waktu tertentu. Saat WFH, perangkat pendingin dapat digunakan sepanjang jam kerja agar ruang tetap nyaman.
Penggunaan AC umumnya perlu mendapat perhatian karena konsumsi listriknya dapat menjadi cukup besar dibandingkan beberapa perangkat kerja lainnya. Pengaturan suhu yang sesuai, penggunaan sesuai kebutuhan, dan perawatan rutin dapat membantu menjaga efisiensi. Kipas angin juga sebaiknya digunakan secara bijak agar listrik tidak terpakai ketika ruangan sudah cukup nyaman.
MENGUBAH POLA KONSUMSI LISTRIK HARIAN
WFH dapat mengubah pola konsumsi listrik rumah karena seseorang menghabiskan lebih banyak waktu di rumah pada siang hari. Selain perangkat kerja, aktivitas lain seperti memasak, menggunakan lampu, mengisi daya perangkat, dan menjalankan peralatan rumah tangga dapat ikut memengaruhi konsumsi listrik.
Perubahan tersebut tidak selalu berarti penggunaan listrik pasti meningkat dalam jumlah yang sama. Kondisi setiap rumah berbeda dan sebagian aktivitas mungkin tetap dilakukan seperti biasa. Karena itu, pola penggunaan listrik perlu diperhatikan secara keseluruhan untuk mengetahui peralatan mana yang paling banyak digunakan selama WFH.
MENDORONG KEBIASAAN HEMAT LISTRIK
WFH juga dapat menjadi kesempatan untuk membangun kebiasaan hemat listrik. Pekerja dapat mematikan komputer, monitor, lampu, dan perangkat lain ketika tidak digunakan. Memanfaatkan pencahayaan alami pada siang hari juga dapat mengurangi kebutuhan menyalakan lampu di ruang kerja.
Selain itu, penggunaan perangkat dengan kebutuhan energi yang sesuai dapat membantu mengontrol konsumsi listrik. Perawatan peralatan seperti AC juga penting agar perangkat dapat bekerja dengan baik. Kebiasaan sederhana tersebut dapat membantu mengurangi penggunaan listrik yang tidak diperlukan selama bekerja dari rumah.
KESIMPULAN
Work From Home dapat memengaruhi penggunaan listrik rumah karena aktivitas kerja membutuhkan berbagai perangkat elektronik dan terkadang meningkatkan penggunaan pendingin ruangan. Perubahan pola konsumsi listrik juga dapat terjadi karena seseorang lebih banyak berada di rumah selama jam kerja.
Besarnya dampak bergantung pada perangkat yang digunakan, durasi kerja, kondisi rumah, dan kebiasaan setiap orang. Dengan menerapkan hemat listrik, mematikan perangkat setelah digunakan, dan menggunakan peralatan sesuai kebutuhan, konsumsi listrik selama WFH dapat dikelola dengan lebih efisien.
About the Author
Gusti Ayu Tita P
Author — STEKOM University
An active author focused on academic issues, educational technology, and human resource development in the campus environment.