Logo Universitas STEKOM
MENU
Kenapa Dia Sering Minta Maaf, Padahal Kamu yang Terluka?
Masalah Asmara 1129 views

Kenapa Dia Sering Minta Maaf, Padahal Kamu yang Terluka?

A

Ambar Arum Putri Hapsari

Masalah Asmara

Published

calendar_today 17 Mei 2025

kamu ngerasa jadi orang yang paling banyak ngalah dalam hubungan? Kamu yang terluka, tapi dia yang lebih sering minta maaf. Aneh, kan? Awalnya mungkin bikin hati luluh, tapi lama-lama malah bikin bertanya-tanya. 

ini tulus atau cuma sekadar formalitas?

1. Gak Mau Drama, Maunya Damai Terus

Beberapa orang memang gak suka berkonflik. Mereka lebih pilih minta maaf biar masalah cepat selesai, meski sebenarnya bukan salah mereka. Ini bukan berarti mereka salah terus, tapi lebih ke takut suasana makin keruh kalau terus dibahas. Tapi, kalau kebiasaan ini terus berulang, bisa bikin hubungan terasa gak seimbang.

2. Takut Kehilangan, Jadi Pilih Mengalah

Ada juga tipe pasangan yang takut banget kehilangan. Buat mereka, lebih baik minta maaf duluan daripada kehilangan orang yang disayang. Mereka merasa lebih aman dengan menghindari konflik, meski itu berarti mengorbankan perasaan sendiri.

3. Taktik Buat Bikin Kamu Gak Marah Lama-Lama

Kalau dia sering buru-buru minta maaf, bisa jadi ini caranya buat cepat meredam emosimu. Mungkin dia tahu kamu gampang luluh kalau dia pasang muka sedih atau bilang “maaf” dengan nada penuh penyesalan. Hati-hati, ini bisa jadi trik buat bikin kamu terus bertahan tanpa sadar.

4. Kurang Percaya Diri, Takut Gak Dianggap Berharga

Beberapa orang punya self-esteem rendah, dan mereka selalu merasa salah atau kurang berharga dalam hubungan. Mereka bakal minta maaf bahkan untuk hal-hal kecil, hanya karena takut ditinggalkan atau dianggap gak cukup baik.

5. Tanda Hubungan Gak Sehat?

Kalau kebiasaan ini terus-terusan, bisa jadi tanda hubunganmu mulai masuk zona toxic. Kalau dia sering minta maaf tapi gak pernah ada perubahan, ini bukan cinta, tapi manipulasi emosi. Hati-hati, jangan sampai terjebak dalam hubungan yang bikin kamu terus merasa bersalah.

6. Cara Menghadapinya
  • Bicarakan dengan Jujur: Bilang ke dia kalau kamu butuh perubahan nyata, bukan sekadar maaf tanpa aksi.
  • Kenali Manipulasi: Jangan sampai kamu merasa bersalah hanya karena dia terus-terusan minta maaf.
  • Jaga Batasan: Jangan biarkan perasaan cinta bikin kamu lupa sama harga diri sendiri.
  • Berani Ambil Sikap: Kalau hubungan ini terus bikin kamu gak nyaman, mungkin saatnya buat ambil jarak atau bahkan mundur.
7. Kesimpulan – Jangan Sampai Terjebak dalam Drama yang Sama

Cinta seharusnya bikin kamu merasa dihargai, bukan terus-menerus merasa bersalah. Kalau dia sering minta maaf tapi gak ada perubahan, mungkin udah saatnya kamu pikir ulang hubungan ini. Ingat, kamu juga berhak bahagia tanpa harus terus mengalah! 

A

About the Author

Ambar Arum Putri Hapsari

Author — STEKOM University

An active author focused on academic issues, educational technology, and human resource development in the campus environment.