Logo Universitas STEKOM
MENU
Mengapa Otak Kita 'Kecanduan' Orang yang Salah?
Masalah Asmara 356 views

Mengapa Otak Kita 'Kecanduan' Orang yang Salah?

A

Ambar Arum Putri Hapsari

Masalah Asmara

Published

calendar_today 23 Mei 2025

Fakta mengejutkan:
Menurut penelitian, putus dari hubungan toxic mengaktifkan area otak yang sama dengan pecandu narkoba saat sakau

Inilah yang sebenarnya terjadi dalam pikiran dan hatimu:

7 Penyebab Psikologis Kecanduan Hubungan Toxic

1. Efek Dopamin yang Menipu
  • Otak melepaskan hormon bahagia (dopamin) saat dapat perhatian sebentar dari dia
  • Sama seperti mekanisme judi: kemenangan kecil bikin ketagihan meski sering kalah
2. Trauma Bonding: Kecanduan Drama

Siklus berbahaya yang bikin terjebak:

Phase "Honeymoon" → Konflik → Penyesalan → Terulang lagi
Semakin sering siklus ini berulang, semakin kuat ikatan trauma

3. Ilusi “Aku Bisa Mengubahnya”

Kita terjebak dalam:

  • Keyakinan palsu bahwa kesabaran kita akan menyembuhkan mereka
  • Kenyataan: perubahan hanya bisa datang dari kemauan diri sendiri
4. Fear of Being Alone

Pola pikir berbahaya:

"Lebih baik sakit yang familiar daripada menghadapi ketidakpastian sendirian"

5. Low Self-Esteem yang Disamarkan

Banyak yang tidak sadar:

"Aku bertahan karena merasa tidak pantas dapat yang lebih baik"

"Aku takut tidak akan dicintai lagi oleh orang lain"

6. Mitos Romantis yang Salah

Kita dikondisikan percaya:

"Cinta harus sakit"

"Hubungan yang mudah berarti tidak cukup cinta"

7. Sunk Cost Fallacy

Logika salah:

"Sudah terlalu banyak waktu dan perasaan yang dikeluarkan, sayang kalau berhenti sekarang"

Strategi Ilmiah untuk Move On
  • Teknik 'Brain Rewiring'
  • Buat daftar semua sikap buruknya - baca saat rindu datang
  • Visualisasi: bayangkan hidup 5 tahun lagi jika tetap bersama vs sudah move on
  • Latihan Self-Worth
Tulis 5 alasan mengapa kamu pantas dapat yang lebih baik
  • Pasang di tempat yang sering dilihat
  • No Contact Challenge
  • 30 hari tanpa kontak (termasuk unfollow media sosial)
  • Catat perubahan emosi tiap minggu

Fakta Psikologis:
"Butuh 21 hari bagi otak untuk mulai melepaskan kebiasaan lama. Bertahanlah melewati fase kritis ini!"

A

About the Author

Ambar Arum Putri Hapsari

Author — STEKOM University

An active author focused on academic issues, educational technology, and human resource development in the campus environment.