El Rumi tengah menjadi sorotan setelah namanya dikaitkan dengan sosok berinisial EJR yang disebut dalam sebuah unggahan akun anonim di media sosial Threads. Isu tersebut mulai mencuat pada 19 Agustus 2026 setelah unggahan yang memuat tudingan dugaan pelecehan seksual menyebar di media sosial.

Dilansir Warta Ekonomiunggahan tersebut dibuat oleh sebuah akun anonim di Threads pada Rabu, 19 Agustus 2026. Dalam unggahan itu, pemilik akun menceritakan pengalaman kurang menyenangkan dengan seorang artis muda berinisial EJR. Nama El Rumi kemudian ikut dikaitkan oleh warganet karena kesamaan inisial tersebut.

Meski demikian, belum ada kepastian bahwa sosok berinisial EJR yang disebut dalam unggahan tersebut adalah El Rumi. Pihak El Rumi pun telah memberikan tanggapan melalui kuasa hukumnya untuk mencegah isu tersebut berkembang menjadi spekulasi yang semakin luas.

Nama El Rumi Dikaitkan dengan Sosok Berinisial EJR

Isu bermula dari unggahan sebuah akun anonim di Threads yang mengaku sebagai korban dugaan pelecehan seksual. Dalam unggahan tersebut, sosok yang disebut sebagai terduga pelaku hanya diperkenalkan melalui inisial EJR. Sejumlah informasi yang disampaikan dalam unggahan kemudian membuat warganet berspekulasi mengenai identitas sosok tersebut. Nama El Rumi ikut terseret karena memiliki inisial yang dianggap serupa dengan EJR.

Namun, hingga kini belum terdapat kepastian maupun bukti yang menunjukkan bahwa EJR dalam unggahan tersebut merupakan El Rumi. Karena itu, informasi yang beredar perlu disikapi secara hati-hati dan tidak dianggap sebagai fakta sebelum ada keterangan yang dapat dipertanggungjawabkan. Menurut KapanLagi, kuasa hukum El Rumi, Aldwin Rahadian, menilai informasi yang berasal dari akun anonim tersebut belum dapat dipertanggungjawabkan. Ia juga menyoroti ketidakjelasan identitas sosok EJR serta kronologi yang beredar.

El Rumi Merasa Bingung dan Terganggu

Kuasa hukum El Rumi, Aldwin Rahadian, menyampaikan kondisi kliennya setelah isu tersebut ramai di media sosial. Menurutnya, El Rumi merasa bingung dan terganggu karena mendapat banyak pertanyaan mengenai sosok EJR yang disebut dalam unggahan tersebut.

Dilansir detikHot, Aldwin mengatakan El Rumi menerima banyak telepon dan pertanyaan yang meminta konfirmasi mengenai isu tersebut. Kondisi itu membuat aktivitas El Rumi ikut terganggu karena ia sendiri tidak mengetahui secara jelas siapa sosok berinisial EJR yang dimaksud dalam unggahan anonim tersebut.

Aldwin menjelaskan bahwa banyaknya pihak yang menghubungi El Rumi menjadi salah satu alasan sang artis menunjuk dirinya sebagai kuasa hukum. Penunjukan tersebut dilakukan untuk membantu menyampaikan klarifikasi dan mengantisipasi perkembangan isu yang semakin ramai.

Kuasa Hukum Bantah Keterlibatan El Rumi

Aldwin Rahadian menegaskan bahwa pihaknya belum mengetahui siapa sosok EJR yang dimaksud dalam unggahan tersebut. Pihak El Rumi membantah keterlibatan sang artis dalam tudingan yang beredar. Selain isu dugaan pelecehan seksual, beredar pula tudingan mengenai penggunaan THC melalui vape. Pihak El Rumi turut membantah kaitan tersebut dan menyatakan bahwa tudingan tersebut tidak sesuai dengan kenyataan.

Dikutip dari KapanLagi, Aldwin menyebut tudingan mengenai penggunaan THC tersebut merupakan tuduhan serius dan menegaskan bahwa hal tersebut tidak pernah dilakukan El Rumi. Ia juga meminta agar pihak yang memiliki informasi atau bukti menyampaikannya melalui jalur resmi, bukan melalui akun anonim. Sikap pihak El Rumi saat ini lebih diarahkan pada klarifikasi dan antisipasi terhadap penyebaran informasi yang belum terverifikasi.

Pihak El Rumi Siap Tempuh Jalur Hukum

Pada 21 Agustus 2026, El Rumi resmi menunjuk Aldwin Rahadian sebagai kuasa hukumnya untuk menghadapi dan mengantisipasi perkembangan isu yang beredar. Dilansir detikHot, Aldwin memberikan peringatan kepada pihak yang menyebarkan tudingan tanpa dasar, termasuk apabila terdapat upaya mendiskreditkan, memfitnah, atau dugaan pemerasan terhadap El Rumi. Pihaknya menyatakan siap menghadapi persoalan tersebut melalui jalur hukum apabila ditemukan tindakan yang merugikan kliennya.

Sementara itu, KapanLagi melaporkan bahwa Aldwin meminta pihak yang merasa memiliki informasi atau mengalami kejadian terkait untuk menyampaikannya secara resmi. Menurutnya, proses hukum dapat menjadi jalur yang tepat untuk menguji kebenaran suatu tudingan. Dengan demikian, belum ada informasi bahwa El Rumi telah membuat laporan polisi terkait isu tersebut. Langkah yang telah dilakukan sejauh ini adalah menunjuk kuasa hukum, memberikan klarifikasi, memantau perkembangan informasi, serta membuka kemungkinan menempuh jalur hukum apabila ditemukan unsur yang merugikan.

Publik Diminta Tidak Terburu buru Menyimpulkan

Ramainya isu di media sosial membuat nama El Rumi menjadi perhatian publik. Namun, kesamaan inisial tidak dapat dijadikan dasar untuk memastikan identitas seseorang, terlebih ketika belum terdapat bukti atau keterangan resmi yang menghubungkan El Rumi dengan tudingan tersebut.

Dilansir SINDOnews, pihak El Rumi melalui Aldwin Rahadian menegaskan bahwa sumber informasi yang beredar masih belum jelas. Karena itu, masyarakat diharapkan tidak langsung menarik kesimpulan hanya berdasarkan informasi yang berasal dari akun anonim.

Karena itu, masyarakat sebaiknya menunggu informasi dari sumber yang dapat dipertanggungjawabkan dan menghindari penyebaran tuduhan yang belum terbukti. Perkembangan mengenai isu tersebut masih menjadi perhatian setelah pihak El Rumi memberikan klarifikasi melalui kuasa hukumnya.