Chelsea memulai tur pramusim 2026 dengan kemenangan spektakuler setelah mengalahkan Western Sydney Wanderers 6-4 pada ajang Sydney Super Cup 2026 di Accor Stadium, Sydney, Selasa (28/7/2026). Meski pertandingan diwarnai rapuhnya lini pertahanan The Blues, sorotan utama justru tertuju kepada Joao Pedro yang tampil luar biasa lewat torehan hattrick hanya dalam waktu sembilan menit.
Dilansir dari Sky Sports, Joao Pedro masuk sebagai pemain pengganti pada babak kedua ketika Chelsea masih kesulitan mengamankan kemenangan. Kehadirannya langsung mengubah jalannya pertandingan. Penyerang asal Brasil tersebut menunjukkan ketajamannya di depan gawang dengan mencetak tiga gol beruntun yang memastikan Chelsea mengakhiri laga dengan kemenangan 6-4.
Hattrick Kilat Joao Pedro Jadi Pembeda
Joao Pedro hanya membutuhkan sekitar sembilan menit untuk memborong tiga gol dan menjadi aktor utama kemenangan Chelsea atas Western Sydney Wanderers. Penyerang asal Brasil itu mencetak gol pada menit ke-62, 67, dan 71, sekaligus mengubah jalannya pertandingan ketika The Blues tengah berupaya membalikkan keadaan.
Dilansir dari The Times, gol pertama Joao Pedro pada menit ke-62 membangkitkan kepercayaan diri Chelsea setelah laga berlangsung sengit. Lima menit berselang, tepatnya pada menit ke-67, ia kembali mencatatkan namanya di papan skor untuk membawa The Blues berbalik unggul. Tak berhenti di situ, Joao Pedro menyempurnakan penampilannya lewat gol ketiga pada menit ke-71 yang memastikan kemenangan Chelsea 6-4 dalam laga yang menghasilkan total sepuluh gol tersebut.
Performa tersebut kembali membuktikan kualitas Joao Pedro sebagai salah satu striker yang sedang berada dalam performa terbaiknya. Ketajamannya dalam memanfaatkan peluang, pergerakan tanpa bola yang efektif, serta penyelesaian akhir yang klinis menjadi senjata utama Chelsea pada pertandingan ini. Hattrick di laga pramusim tersebut juga menjadi modal positif bagi Joao Pedro untuk menyambut musim 2026/2027 bersama skuad asuhan Xabi Alonso.
Xabi Alonso Puas dengan Ketajaman Lini Depan
Pertandingan ini juga menjadi debut publik Xabi Alonso sebagai pelatih Chelsea. Meski mengakui masih banyak evaluasi terutama di sektor pertahanan setelah timnya kebobolan empat gol, Alonso mendapat banyak hal positif dari performa lini serang.
Dilansir dari The Times, pelatih asal Spanyol itu menyebut pertandingan ini sangat berguna untuk melihat karakter para pemain, kemampuan mengelola pertandingan, serta efektivitas strategi yang sedang dibangunnya. Masuknya sejumlah pemain senior pada babak kedua, termasuk Joao Pedro, membuat permainan Chelsea jauh lebih tajam dan efektif.
Efektivitas Joao Pedro Langsung Terlihat
Selain mencetak tiga gol, Joao Pedro juga menunjukkan pergerakan tanpa bola, penyelesaian akhir yang tenang, serta kemampuan membaca ruang di kotak penalti lawan. Hampir setiap peluang yang diperolehnya mampu dikonversi menjadi gol.
Dilansir dari Chelsea FC, Joao Pedro menjadi pusat perhatian dalam laga pembuka pramusim setelah menyelesaikan comeback Chelsea melalui hattrick cepat yang membawa kemenangan 6-4. Penampilannya menjadi modal positif menjelang dimulainya musim kompetisi 2026/2027.
Chelsea Masih Punya PR di Lini Belakang
Di balik kemenangan besar tersebut, Chelsea masih memperlihatkan sejumlah kelemahan di sektor pertahanan. Western Sydney Wanderers mampu mencetak empat gol dan beberapa kali memanfaatkan kesalahan koordinasi lini belakang The Blues.
Meski demikian, efektivitas lini depan membuat Chelsea tetap mampu keluar sebagai pemenang. Kehadiran Joao Pedro menjadi faktor utama yang mengubah jalannya pertandingan sekaligus memberikan kemenangan pertama bagi Xabi Alonso dalam laga pramusim bersama Chelsea.