Pendaftaran jalur domisili SPMB Jatim 2026 resmi dibuka pada Kamis (11/6/2026) setelah tahapan pengambilan PIN berakhir. Jalur ini menjadi tahap pertama dalam pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Jawa Timur tahun ajaran 2026/2027 yang diperuntukkan bagi calon murid SMA dan SMK negeri.

Pembukaan jalur domisili disambut antusias oleh masyarakat. Berdasarkan data terbaru, sebanyak 287.118 calon murid berhasil memperoleh PIN yang menjadi syarat utama untuk mengikuti proses pendaftaran SPMB tahun ini. Sementara itu, ribuan peserta lainnya dilaporkan belum berhasil mendapatkan PIN hingga batas akhir pengambilan.

Pengambilan PIN Resmi Ditutup

Tahapan pengambilan PIN menjadi salah satu proses penting sebelum calon murid dapat memilih sekolah tujuan. PIN digunakan sebagai identitas dan akses untuk mengikuti seluruh tahapan seleksi secara daring. Proses pengambilan PIN berlangsung mulai 28 Mei hingga 9 Juni 2026 melalui portal resmi SPMB Jawa Timur. Dalam tahap ini, calon murid harus mengisi data diri menggunakan NISN, NPSN sekolah asal, tanggal lahir, dan data kependudukan yang berlaku. Setelah itu peserta menentukan titik domisili melalui sistem geolokasi, mengunggah dokumen yang dipersyaratkan, lalu menjalani proses verifikasi dan validasi berkas di SMA atau SMK yang direkomendasikan sistem. PIN hanya dapat diambil satu kali selama pelaksanaan SPMB berlangsung. 

Berdasarkan data Dinas Pendidikan Jawa Timur, pengambilan PIN resmi ditutup pada 10 Juni 2026 pukul 18.00 WIB. Dari total pendaftar yang mengajukan PIN, tercatat 4.006 calon murid gagal memperoleh PIN karena berbagai kendala, mulai dari dokumen yang tidak memenuhi persyaratan hingga proses verifikasi yang tidak tuntas sebelum batas waktu berakhir.

Tahapan pengambilan PIN meliputi:

  • Login ke portal SPMB Jatim menggunakan data peserta
  • Mengisi data diri dan menentukan titik domisili
  • Mengunggah dokumen yang dipersyaratkan
  • Melakukan verifikasi dan validasi di sekolah yang direkomendasikan sistem
  • Mengunduh PIN setelah proses verifikasi selesai

Penutupan pengambilan PIN menandai berakhirnya fase persiapan administrasi dan menjadi awal dimulainya proses seleksi penerimaan murid baru melalui jalur domisili. Dengan berakhirnya tahapan ini, peserta yang telah memperoleh PIN dapat langsung melanjutkan ke proses pendaftaran sesuai jadwal yang telah ditetapkan.

BACA JUGA: ASN Digital Jadi Tulang Punggung Transformasi Birokrasi, Layanan Kepegawaian Kini Terintegrasi dalam Satu Platform

Jalur Domisili Menjadi Tahap Pertama

Berbeda dengan beberapa tahun sebelumnya, jalur domisili menjadi tahap pertama yang dibuka dalam SPMB Jatim 2026. Kebijakan ini diterapkan untuk memberikan kepastian lebih awal kepada calon murid yang mendaftar berdasarkan wilayah tempat tinggalnya. Jalur domisili diperuntukkan bagi calon murid yang memenuhi ketentuan wilayah sesuai aturan yang berlaku. Seleksi dilakukan dengan mempertimbangkan ketentuan yang telah ditetapkan dalam petunjuk teknis SPMB Jawa Timur 2026.

Jadwal Pendaftaran Jalur Domisili

Calon murid yang telah mengantongi PIN dapat mengikuti tahapan pendaftaran sesuai jadwal berikut:

  • Pendaftaran dibuka pada 11–12 Juni 2026
  • Penutupan pendaftaran pada 12 Juni 2026 pukul 21.00 WIB
  • Pengumuman hasil seleksi pada 13 Juni 2026
  • Cetak bukti penerimaan pada 13 Juni 2026
  • Daftar ulang dilaksanakan pada 13 dan 15 Juni 2026 di sekolah tujuan

Seluruh proses dilakukan secara daring melalui sistem resmi SPMB Jawa Timur.

Kuota Jalur Domisili Menjadi Perhatian Calon Murid

Kuota jalur domisili menjadi salah satu informasi yang paling banyak dicari oleh peserta dan orang tua. Setiap sekolah memiliki daya tampung yang berbeda sesuai ketentuan yang telah ditetapkan oleh Dinas Pendidikan Jawa Timur. Karena itu, peserta disarankan untuk mempelajari jumlah kuota, tingkat persaingan, serta peluang diterima di sekolah tujuan sebelum melakukan finalisasi pendaftaran. Langkah ini penting agar pilihan sekolah lebih sesuai dengan kondisi dan peluang masing-masing peserta.

Peserta Diminta Teliti Saat Mendaftar

Dinas Pendidikan Jawa Timur mengimbau seluruh peserta untuk memastikan data yang dimasukkan telah sesuai sebelum mengirimkan pendaftaran. Kesalahan dalam pengisian data berpotensi mempengaruhi proses verifikasi maupun hasil seleksi.

Beberapa hal yang perlu diperhatikan antara lain:

  • Kesesuaian data identitas peserta
  • Validitas dokumen yang diunggah
  • Pemilihan sekolah tujuan
  • Kesesuaian persyaratan jalur domisili
  • Penyimpanan bukti pendaftaran setelah proses selesai

Ketelitian dalam setiap tahapan menjadi faktor penting agar proses pendaftaran berjalan lancar dan tidak menimbulkan kendala administratif di kemudian hari.

 

Tingginya jumlah peserta yang berhasil memperoleh PIN menunjukkan besarnya minat masyarakat terhadap sekolah negeri di Jawa Timur. Dengan dibukanya jalur domisili, proses seleksi SPMB Jatim 2026 kini memasuki fase yang lebih kompetitif.

Selain menjadi jalur pertama yang dibuka, jalur domisili juga diperkirakan akan menjadi salah satu jalur dengan tingkat persaingan tinggi karena banyak peserta ingin bersekolah di wilayah yang dekat dengan tempat tinggalnya.

Calon murid diharapkan memanfaatkan waktu pendaftaran dengan baik, memeriksa kembali seluruh persyaratan, memastikan data yang diunggah sudah benar, serta memantau pengumuman resmi agar tidak tertinggal informasi penting selama proses seleksi berlangsung.