Logo Universitas STEKOM
MENU
Language
ID | EN | language
Universitas STEKOM Bersama DP3AKB Jawa Tengah Hadirkan Semangat Inklusi untuk Anak Disabilitas di SLBN Semarang
Inklusi 16 dibaca

Universitas STEKOM Bersama DP3AKB Jawa Tengah Hadirkan Semangat Inklusi untuk Anak Disabilitas di SLBN Semarang

E

Ellvia Varisca

Inklusi

Diterbitkan

calendar_today 10 Juni 2026

Semarang — Universitas STEKOM kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung kegiatan sosial dan pendidikan yang berdampak positif bagi masyarakat melalui kegiatan “Industri Ramah Inklusi” yang diselenggarakan di SLB Negeri Semarang, Gedung Semeru, Selasa (9/6/2026). Kegiatan yang berlangsung dalam suasana penuh kehangatan tersebut menjadi momentum kebersamaan antara dunia pendidikan, pemerintah, industri, dan masyarakat dalam memberikan perhatian serta dukungan bagi anak-anak disabilitas.

Acara ini dihadiri lebih dari 600 anak disabilitas, 250 guru SLB, 150 guru BKK SMA/SMK, mahasiswa Universitas STEKOM, perusahaan mitra, serta berbagai tamu undangan dari instansi pemerintah dan dunia industri.

Turut hadir Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Provinsi Jawa Tengah, Ibu Faisa Mukti Septyani, S.Sos., M.Si. Dalam kegiatan tersebut, beliau tampak sangat antusias berinteraksi langsung dengan anak-anak disabilitas yang hadir.

Dengan penuh keramahan, Ibu Faisa menyapa satu per satu anak-anak, mengajak berbincang, mendengarkan cerita mereka, hingga memberikan perhatian hangat yang membuat suasana terasa begitu dekat dan penuh kekeluargaan. Momen tersebut menjadi salah satu bagian yang paling berkesan dalam kegiatan ini.

Bagi Universitas STEKOM, kegiatan ini bukan hanya sekadar agenda sosial, tetapi juga bagian dari komitmen kampus dalam menanamkan nilai kepedulian, empati, dan inklusi kepada mahasiswa serta masyarakat luas. Kehadiran mahasiswa STEKOM di tengah anak-anak disabilitas menjadi pengalaman berharga tentang pentingnya menghargai setiap individu tanpa memandang keterbatasan.

Suasana kebersamaan semakin terasa saat seluruh peserta menikmati makan bersama dengan menu olahan daging sapi yang disiapkan langsung oleh chef hotel bintang lima. Namun lebih dari sekadar menikmati hidangan, kegiatan ini menghadirkan rasa diterima, dihargai, dan diperhatikan bagi anak-anak SLBN Semarang.

Universitas STEKOM berharap kegiatan seperti ini dapat terus menjadi jembatan kolaborasi antara dunia pendidikan, pemerintah, dan industri dalam menciptakan lingkungan yang lebih inklusif dan ramah bagi penyandang disabilitas. Melalui semangat Industri Ramah Inklusi, Universitas STEKOM ingin terus menghadirkan kontribusi nyata bagi masyarakat, tidak hanya melalui pendidikan dan teknologi, tetapi juga melalui aksi sosial yang mampu memberikan manfaat dan harapan bagi sesama.

Acara ditutup dengan penuh kebahagiaan dan rasa syukur. Senyum hangat dari anak-anak disabilitas menjadi pengingat bahwa perhatian dan kepedulian sederhana dapat meninggalkan makna yang sangat besar.

E

Tentang Penulis

Ellvia Varisca

Penulis — Universitas STEKOM

Penulis aktif yang berfokus pada isu-isu akademik, teknologi pendidikan, dan pengembangan sumber daya manusia di lingkungan kampus.