Mallorca vs PSG menjadi salah satu pertandingan pramusim yang paling menyita perhatian publik sepak bola Eropa. Bertanding di Estadi Mallorca Son Moix pada Rabu (5/8/2026) waktu setempat dalam ajang Trofeo Ciutat de Palma, tuan rumah RCD Mallorca berhasil meraih kemenangan meyakinkan dengan skor 3-0 atas Paris Saint-Germain.

Hasil ini cukup mengejutkan karena PSG datang sebagai salah satu tim terkuat di Eropa setelah berhasil mempertahankan gelar UEFA Champions League musim 2025/2026. Klub asal Prancis tersebut kembali mengangkat trofi Liga Champions setelah mengalahkan Arsenal melalui drama adu penalti pada partai final di Budapest 

Meski hanya berstatus pertandingan persahabatan, hasil ini menjadi modal berharga bagi Mallorca menjelang bergulirnya musim baru. Di sisi lain, PSG harus segera melakukan evaluasi setelah tampil kurang meyakinkan pada laga pramusim perdana mereka.

Mallorca Tampil Efektif Sejak Awal Pertandingan

Sejak peluit awal dibunyikan, Mallorca mampu memberikan tekanan kepada lini pertahanan PSG. Tim asuhan Jagoba Arrasate tampil disiplin dan memanfaatkan setiap peluang yang didapat. Mallorca berhasil membuka keunggulan pada menit ke-21 melalui Zito Luvumbo. Penyerang Mallorca tersebut sukses memanfaatkan peluang setelah menerima umpan matang dari Jan Virgili. Luvumbo kemudian melewati penjagaan pemain PSG sebelum melepaskan tembakan yang tidak mampu dihentikan oleh Matvey Safonov.

Keunggulan Mallorca bertambah pada menit ke-40. Kali ini giliran Jan Virgili yang mencatatkan namanya di papan skor setelah memanfaatkan kesalahan PSG dalam membangun serangan. Gol tersebut membuat Mallorca menutup babak pertama dengan keunggulan 2-0. Memasuki babak kedua, Mallorca tetap tampil agresif dan tidak memberikan kesempatan PSG untuk mengembangkan permainan. Pada menit ke-51Antonio Raíllo mencetak gol ketiga melalui sundulan memanfaatkan situasi bola mati. Gol tersebut memastikan Mallorca unggul 3-0 hingga pertandingan berakhir.

BACA JUGA: Real Betis Taklukkan Arsenal 3-1 dalam Laga Pramusim di Dublin

PSG Turun dengan Skuad yang Belum Lengkap

Paris Saint-Germain memang belum tampil dengan kekuatan terbaiknya. Pelatih Luis Enrique masih belum dapat memainkan sejumlah pemain utama karena sebagian besar baru kembali dari tugas internasional dan masih menjalani masa pemulihan kondisi fisik. Dalam pertandingan ini, PSG memberikan kesempatan kepada beberapa pemain muda dan pemain pelapis untuk mendapatkan menit bermain. Beberapa nama seperti Khvicha Kvaratskhelia dan penjaga gawang Matvey Safonov tampil sejak awal, namun secara keseluruhan permainan PSG belum menunjukkan performa terbaiknya. Kondisi tersebut membuat PSG kesulitan menghadapi intensitas permainan Mallorca yang tampil lebih agresif dan efektif dalam memanfaatkan peluang.

Hasil Menjadi Modal Positif Bagi Mallorca

Kemenangan atas PSG menjadi suntikan motivasi besar bagi Mallorca menjelang musim kompetisi baru. Selain berhasil mengalahkan salah satu klub terbesar Eropa sekaligus juara Liga Champions musim 2025/2026, hasil tersebut juga menunjukkan bahwa persiapan mereka berjalan dengan baik. Mallorca tampil solid dalam bertahan, efektif ketika menyerang, dan mampu memanfaatkan kelemahan PSG sepanjang pertandingan. Kemenangan ini tentu menjadi modal penting bagi skuad asuhan Jagoba Arrasate sebelum menghadapi kompetisi resmi musim 2026/2027.

PSG Masih Memiliki Waktu untuk Berbenah

Bagi PSG, kekalahan ini belum dapat menjadi gambaran kekuatan sebenarnya. Pertandingan pramusim biasanya digunakan untuk meningkatkan kebugaran pemain, mencoba strategi baru, serta memberikan kesempatan kepada pemain muda untuk menunjukkan kemampuan. Pelatih Luis Enrique masih memiliki waktu untuk melakukan evaluasi sebelum musim baru dimulai. PSG diperkirakan akan mulai tampil dengan komposisi terbaik ketika seluruh pemain utama telah kembali bergabung dengan tim. Kekalahan dari Mallorca menjadi bahan pembelajaran bagi PSG agar dapat menemukan kembali ritme permainan terbaiknya sebelum menghadapi pertandingan kompetitif.

Evaluasi Penting Menjelang Musim Baru

Pertandingan Mallorca vs PSG memberikan hasil berbeda bagi kedua tim. Mallorca mendapatkan kepercayaan diri tinggi setelah meraih kemenangan besar di hadapan pendukung sendiri, sedangkan PSG memperoleh bahan evaluasi untuk memperbaiki performa sebelum menghadapi jadwal resmi yang lebih berat.

Kekalahan ini menjadi perhatian tersendiri karena PSG datang dengan status sebagai juara bertahan Liga Champions. Walaupun hasil pertandingan pramusim tidak selalu mencerminkan kekuatan sebenarnya, kemenangan 3-0 atas PSG tetap menjadi pencapaian penting bagi Mallorca. Sementara itu, PSG harus segera melakukan pembenahan agar dapat tampil lebih kompetitif ketika musim 2026/2027 resmi dimulai.