Timnas Meksiko menutup fase grup Piala Dunia 2026 dengan hasil sempurna setelah mengalahkan Ceko dengan skor 3-0 pada laga terakhir Grup A Piala Dunia 2026 yang berlangsung di Stadion Azteca, Mexico City, Kamis (25/6/2026) Pagi WIB. Kemenangan ini memastikan El Tri melaju ke babak gugur sebagai juara grup dengan catatan tiga kemenangan dari tiga pertandingan.
Hasil tersebut sekaligus menciptakan sejarah baru bagi Meksiko karena untuk pertama kalinya mereka berhasil menyapu bersih seluruh pertandingan fase grup di putaran final Piala Dunia. Tidak hanya itu, tim asuhan Javier Aguirre juga menuntaskan fase grup dengan tiga clean sheet beruntun setelah mengalahkan Afrika Selatan 2-0, Korea Selatan 1-0, dan Ceko 3-0 , menegaskan solidnya lini pertahanan mereka sepanjang turnamen.
Sementara itu, kekalahan tersebut membuat Ceko harus mengakhiri perjalanan mereka di Piala Dunia 2026. Tim asuhan Miroslav Koubek gagal meraih kemenangan dalam tiga pertandingan dan tidak mampu bersaing dengan Meksiko maupun pesaing lainnya di Grup A Piala Dunia 2026.
Babak Pertama Berjalan Ketat
Pertandingan diawali dengan tempo yang cukup hati-hati. Meksiko yang sudah memastikan tiket ke fase gugur tetap tampil dominan dalam penguasaan bola, namun kesulitan menembus pertahanan rapat Ceko.
Di sisi lain, Ceko yang membutuhkan kemenangan untuk menjaga peluang lolos mencoba bermain disiplin dan mengandalkan serangan balik. Namun hingga turun minum, kedua tim belum mampu menciptakan gol sehingga skor tetap 0-0.
Meksiko Mengamuk di Babak Kedua
Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-54 ketika Mateo Chavez berhasil mencetak gol pembuka bagi Meksiko. Gol tersebut sekaligus menjadi gol debutnya di Piala Dunia dan membuat permainan berubah serta meningkatkan kepercayaan diri tuan rumah.
Hanya tujuh menit berselang, tepatnya pada menit ke-61, Julian Quinones menggandakan keunggulan Meksiko. Berawal dari situasi yang gagal diantisipasi dengan baik oleh lini belakang Ceko, Quinones sukses memanfaatkan peluang menjadi gol kedua.
Unggul dua gol membuat Meksiko semakin nyaman mengendalikan pertandingan. Ceko berusaha meningkatkan intensitas serangan, tetapi tidak mampu menciptakan peluang berbahaya yang benar-benar mengancam gawang lawan.Gol penutup lahir pada masa injury time melalui Alvaro Fidalgo pada menit 90+3, yang memastikan kemenangan telak 3-0 untuk Meksiko.
Gilberto Mora Kembali Mencuri Perhatian
Selain Mora, Mateo Chavez juga menjadi pemain yang mencuri perhatian dalam laga ini. Bek kiri berusia 22 tahun itu berhasil membuka keunggulan Meksiko pada menit ke-54 sekaligus mencatatkan gol pertamanya di Piala Dunia. Gol tersebut menjadi momen spesial karena dicetak dalam penampilan perdananya sebagai starter di ajang Piala Dunia 2026.
Pencapaian tersebut semakin istimewa mengingat Chavez baru bergabung dengan klub Belanda, AZ Alkmaar, setelah menunjukkan perkembangan pesat bersama klub lamanya di Meksiko. Kontribusinya saat menghadapi Ceko menunjukkan bahwa regenerasi skuad El Tri berjalan dengan baik, dengan pemain-pemain muda mulai mengambil peran penting di panggung dunia.
Kombinasi penampilan impresif Mora dan Chavez menjadi sinyal positif bagi Meksiko menjelang fase gugur. Keduanya tidak hanya membantu tim meraih kemenangan, tetapi juga memperlihatkan kualitas generasi baru yang siap menjadi tulang punggung El Tri pada masa mendatang.
Ochoa Catat Penampilan Bersejarah di Piala Dunia
Selain kemenangan meyakinkan atas Ceko, pertandingan ini juga menjadi momen spesial bagi Guillermo Ochoa. Kiper veteran berusia 40 tahun itu akhirnya kembali tampil di Piala Dunia setelah masuk sebagai pemain pengganti pada menit-menit akhir pertandingan dan mendapat sambutan meriah dari para pendukung Meksiko di Stadion Azteca.
Kehadiran Ochoa di lapangan membuatnya mencatat sejarah dan bergabung dengan Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo sebagai pemain yang telah tampil dalam enam edisi Piala Dunia berbeda. Pencapaian tersebut menjadi bukti konsistensi dan umur panjang karier sang kiper yang telah membela Meksiko sejak Piala Dunia 2006. Momen tersebut terasa semakin istimewa karena terjadi di hadapan publik negaranya sendiri dalam ajang yang turut diselenggarakan Meksiko.
Sebelum laga melawan Ceko, Ochoa memang belum mendapatkan menit bermain di Piala Dunia 2026 dan hanya berperan sebagai pelapis Raul Rangel. Karena itu, keputusan pelatih Javier Aguirre untuk menurunkannya pada penghujung pertandingan dianggap sebagai bentuk penghormatan kepada salah satu legenda terbesar dalam sejarah sepak bola Meksiko. Sorak-sorai penonton mengiringi masuknya Ochoa ke lapangan. Momen emosional tersebut menjadi salah satu sorotan utama dalam kemenangan Meksiko sekaligus menambah manis keberhasilan El Tri menyapu bersih seluruh pertandingan fase grup.
Rotasi Pemain Tidak Mengurangi Kekuatan Meksiko
Pelatih Javier Aguirre melakukan sejumlah perubahan dalam susunan pemain. Beberapa nama penting tidak dimainkan sejak menit awal, termasuk penyerang Raul Jimenez dan Santiago Gimenez. Meski demikian, kedalaman skuad Meksiko tetap mampu menjaga kualitas permainan tim. Di kubu Ceko, keputusan mencadangkan sejumlah pemain berpengalaman seperti Patrik Schick dan Tomas Soucek pada awal pertandingan menjadi perhatian tersendiri. Strategi tersebut tidak berjalan sesuai harapan karena tim kesulitan menciptakan ancaman di lini depan.
Dampak Hasil bagi Kedua Tim
Kemenangan atas Ceko membuat Meksiko finis di puncak klasemen Grup A Piala Dunia 2026 dengan 9 poin dari tiga pertandingan, sekaligus menjadi salah satu tim yang menyapu bersih seluruh laga fase grup. El Tri juga menuntaskan fase grup tanpa kebobolan dan berhak melaju ke babak 32 besar sebagai juara grup.
Sebaliknya, Ceko menutup fase grup di posisi keempat atau juru kunci Grup A Piala Dunia 2026 dengan 1 poin hasil sekali imbang dan dua kekalahan. Hasil tersebut membuat mereka gagal melangkah ke babak gugur dan harus angkat koper lebih awal dari Piala Dunia 2026. Sementara posisi kedua grup ditempati Afrika Selatan yang ikut lolos mendampingi Meksiko.
Performa konsisten sepanjang fase grup membuat Meksiko menjadi salah satu tim yang patut diperhitungkan di Piala Dunia 2026. Selain produktif dalam mencetak gol, lini pertahanan mereka juga tampil sangat solid dengan belum kebobolan hingga berakhirnya fase grup.
Dengan modal tiga kemenangan beruntun dan kepercayaan diri yang tinggi, El Tri kini bersiap menghadapi tantangan yang lebih berat di babak gugur. Sebaliknya, Ceko harus pulang lebih awal setelah gagal memanfaatkan kesempatan untuk bersaing di Grup A Piala Dunia 2026.