sumber img: X Lambe Saham

Ruben Onsu ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan penipuan dan penggelapan dana investasi oleh Polres Metro Jakarta Selatan. Penetapan status hukum tersebut dilakukan setelah penyidik menggelar perkara dan mendalami laporan yang dibuat sejak 2025. Dilansir dari Detikcom, Ruben akan menjalani pemeriksaan sebagai tersangka pada pekan depan.

Ruben Onsu Ditetapkan sebagai Tersangka

Polres Metro Jakarta Selatan menetapkan Ruben Onsu sebagai tersangka setelah melakukan gelar perkara beberapa hari sebelum pengumuman status tersebut. Kasi Humas Polres Metro Jakarta Selatan AKP Joko Adiwibowo menyampaikan bahwa hasil gelar perkara menyepakati perubahan status Ruben dari terlapor menjadi tersangka.

Kasus tersebut berkaitan dengan dugaan penipuan dan penggelapan dalam investasi yang dilaporkan ke Polres Metro Jakarta Selatan pada 22 Agustus 2025. Dalam laporan tersebut, pelapor berinisial P dan korban berinisial DM. Dikutip berdasarkan laporan Detikcom, perkara tersebut kemudian masuk tahap penyidikan pada 25 April 2026.

Penyidik telah memeriksa lebih dari enam saksi, termasuk saksi ahli, sebelum melakukan gelar perkara dan menetapkan status Ruben sebagai tersangka. Dilansir dari MetroTVpenyidikan perkara tersebut telah berlangsung sejak 25 April 2026.

Kronologi Dugaan Kasus Investasi

Berdasarkan keterangan kepolisian, perkara bermula ketika Ruben Onsu menawarkan korban untuk menginvestasikan sejumlah dana pada bisnis yang dimilikinya. Korban kemudian tertarik dan terjadi kesepakatan mengenai modal serta keuntungan yang akan diperoleh. Namun, ketika waktu yang telah disepakati tiba, keuntungan yang dijanjikan disebut belum diterima korban dan modal investasi juga belum dikembalikan. Kondisi tersebut kemudian mendorong korban melaporkan perkara tersebut kepada pihak kepolisian.

Dikutip berdasarkan laporan ANTARA, Ruben disebut menawarkan korban untuk menginvestasikan dana pada usaha yang dimilikinya. Setelah terjadi kesepakatan, korban menyerahkan sejumlah modal dengan perjanjian mengenai keuntungan. Namun, ketika waktu kesepakatan tiba, keuntungan belum diterima dan modal juga belum dikembalikan. Polisi menyebut objek perkara berupa modal investasi senilai Rp3,5 miliar. Nilai tersebut disebut sebagai dana milik korban yang diinvestasikan setelah adanya tawaran dari pihak Ruben pada Februari 2025.

Meski demikian, proses penyidikan masih berlangsung. Kepolisian masih melakukan pendalaman terhadap perkara, termasuk mengenai kerugian dan fakta-fakta yang berkaitan dengan dugaan tindak pidana tersebut.

Ruben Onsu Akan Diperiksa Pekan Depan

Setelah ditetapkan sebagai tersangka, Ruben Onsu dijadwalkan untuk menjalani pemeriksaan dalam kapasitas barunya tersebut. Polisi berencana memanggil Ruben Onsu untuk diperiksa pada pekan depan. Dilansir dari MetroTV, Kasi Humas Polres Metro Jakarta Selatan AKP Joko Adiwibowo mengatakan pemeriksaan Ruben sebagai tersangka kemungkinan akan diagendakan pada pekan depan.

Pemeriksaan tersebut menjadi bagian dari proses penyidikan untuk mendapatkan keterangan langsung dari Ruben terkait laporan yang sedang ditangani. Penyidik juga masih melanjutkan pendalaman terhadap keterangan saksi dan bukti yang telah dikumpulkan. Hingga berita ini ditulis, Ruben Onsu belum memberikan tanggapan terkait penetapan dirinya sebagai tersangkaDikutip berdasarkan laporan Detikcom, pihaknya telah menghubungi Ruben melalui pesan langsung Instagram, tetapi belum memperoleh respons.

Polisi Masih Lanjutkan Proses Penyidikan

Penetapan tersangka tidak serta-merta membuat perkara selesai. Polisi masih harus menjalankan tahapan penyidikan untuk mengungkap secara menyeluruh dugaan tindak pidana yang dilaporkan. Penyidik juga masih mendalami sejumlah aspek dalam perkara, termasuk aliran dana, keterangan para saksi, serta kerugian yang dialami korban. Besaran kerugian yang berkaitan dengan perkara juga masih menjadi bagian dari proses penyidikan.

Dilansir dari ANTARA, kepolisian masih melakukan pendalaman terhadap jumlah dana dan kerugian korban dalam materi penyidikan. Dengan pemeriksaan Ruben yang direncanakan berlangsung pekan depan, perkembangan kasus ini masih akan menjadi perhatian publik. Informasi lebih lanjut mengenai perkara tersebut akan bergantung pada hasil pemeriksaan dan langkah penyidik berikutnya.