Turki berhasil menundukkan Amerika Serikat dengan skor 3-2 pada matchday terakhir Grup D Piala Dunia 2026 yang berlangsung di SoFi Stadium, Los Angeles, Jumat (26/6/2026) pagi WIB. Meski kemenangan ini tidak cukup membawa Turki lolos ke babak berikutnya dikarenakan Turki memang sudah resmi tersingkir dari Piala Dunia 2026, hasil tersebut menjadi penutup manis bagi perjalanan mereka di turnamen.
Sementara itu, Amerika Serikat sebenarnya sudah memastikan tiket ke fase gugur sebelum pertandingan dimulai. Pelatih Mauricio Pochettino pun melakukan rotasi besar dengan mengistirahatkan sejumlah pemain inti agar tetap bugar menghadapi babak selanjutnya.
Amerika Serikat Membuka Keunggulan Lebih Dulu
Pertandingan berlangsung dengan tempo tinggi sejak menit awal. Amerika Serikat langsung mengejutkan lawannya ketika Auston Trusty mencetak gol pada menit ke-3. Berawal dari situasi bola mati, bek tersebut sukses memanfaatkan peluang untuk membawa tuan rumah unggul 1-0. Namun, keunggulan tersebut tidak bertahan lama. Turki meningkatkan intensitas serangan dan mulai menguasai jalannya pertandingan.
Turki Bangkit Lewat Arda Guler dan Yilmaz
Tekanan yang terus diberikan akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-10. Arda Guler berhasil menyamakan kedudukan setelah memanfaatkan kesalahan koordinasi lini belakang Amerika Serikat sekaligus jadi gol pertama Arda Guler di Piala Dunia dan menjadi pemain Turki pertama yang mencetak gol untuk Turki di Piala Dunia setelah 24 tahun..
Momentum kemudian berpihak kepada Turki. Pada menit ke-31, Baris Alper Yilmaz menyelesaikan sebuah skema serangan dengan tendangan keras yang gagal dihentikan penjaga gawang Amerika Serikat, Matt Turner. Gol tersebut membuat Turki berbalik unggul 2-1 hingga turun minum.
Babak Kedua Berjalan Sengit
Amerika Serikat tampil lebih agresif setelah jeda. Upaya mereka membuahkan hasil pada menit ke-49 ketika Sebastian Berhalter mencetak gol penyeimbang melalui penyelesaian yang memanfaatkan situasi bola mati. Setelah skor kembali imbang, kedua tim saling bertukar serangan. Amerika Serikat beberapa kali menciptakan peluang, tetapi penyelesaian akhir yang kurang efektif membuat mereka gagal kembali unggul. Di sisi lain, Turki juga terus mengancam melalui kecepatan serangan balik dan kreativitas Arda Guler di lini tengah.
Gol Menit Akhir Pastikan Kemenangan Turki
Ketika pertandingan tampak akan berakhir imbang, Turki justru mencetak gol penentu kemenangan pada masa tambahan waktu. Kaan Ayhan menjadi pahlawan setelah memanfaatkan peluang di depan gawang pada menit ke 90+8. Gol tersebut memastikan Turki menang 3-2 sekaligus mengakhiri perlawanan Amerika Serikat dalam pertandingan yang berlangsung sangat terbuka.
BACA JUGA: Paraguay vs Australia Berakhir Imbang Tanpa Gol, Kedua Tim Lagi ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026
Dampak Hasil Pertandingan
Meski berhasil mengalahkan Amerika Serikat dengan skor 3-2, Turki tetap harus mengakhiri perjalanan mereka di Piala Dunia 2026 pada fase grup. Kemenangan tersebut menjadi satu-satunya kemenangan yang diraih skuad asuhan Vincenzo Montella setelah sebelumnya menelan kekalahan dari Australia dan Paraguay. Turki pun menutup Grup D Piala Dunia 2026 di peringkat keempat dengan 3 poin, sehingga gagal bersaing untuk memperebutkan tiket ke babak 32 besar maupun jalur peringkat ketiga terbaik.
Di sisi lain, Amerika Serikat tetap finis sebagai juara Grup D Piala Dunia 2026 dengan koleksi 6 poin. Kekalahan dari Turki tidak mempengaruhi posisi mereka di puncak klasemen karena tiket ke babak 32 besar telah diamankan sebelum laga terakhir berlangsung. Pada pertandingan ini, pelatih Mauricio Pochettino memang melakukan rotasi besar dengan mengistirahatkan sejumlah pemain inti untuk menjaga kebugaran tim menjelang fase gugur. Amerika Serikat selanjutnya dijadwalkan menghadapi Bosnia dan Herzegovina pada babak 32 besar.
Laga Turki vs Amerika Serikat menyajikan pertandingan yang penuh drama dengan total lima gol. Turki menunjukkan karakter kuat dengan bangkit dari ketertinggalan dan mencetak gol kemenangan pada menit-menit terakhir, sementara Amerika Serikat tetap dapat mengambil sisi positif karena telah mengamankan tempat di fase gugur sebelum pertandingan berlangsung. Hasil ini menjadi penutup yang membanggakan bagi Turki sekaligus menjadi bahan evaluasi bagi Amerika Serikat menjelang babak selanjutnya.