Sebagai bagian dari upaya mempersiapkan siswa disabilitas memasuki dunia kerja, Universitas Sains dan Teknologi Komputer (Universitas Stekom) melaksanakan kegiatan pembuatan video CV dan foto CV bagi siswa SLB Negeri Sukoharjo pada Selasa, 21 Juli 2026. Kegiatan ini merupakan tahap lanjutan setelah para siswa mengikuti berbagai assessment kecakapan kerja yang telah dilaksanakan sebelumnya.

Pembuatan video CV dan foto profesional menjadi salah satu langkah penting dalam mempersiapkan siswa disabilitas agar mampu memperkenalkan diri secara profesional kepada dunia kerja. Dalam kegiatan ini, para siswa dibimbing untuk menampilkan kemampuan, keterampilan, serta kepribadian mereka melalui media video dan foto yang dapat digunakan sebagai bagian dari dokumen lamaran kerja.

Seluruh siswa tunarungu dan tunagrahita yang mengikuti kegiatan assessment sebelumnya berhasil menunjukkan kemampuan kerja yang baik sehingga dapat melanjutkan ke tahap pembuatan video CV. Hal ini menjadi bukti bahwa siswa di SLB Negeri Sukoharjo memiliki potensi besar untuk berkembang dan berkontribusi di dunia kerja apabila memperoleh kesempatan serta pendampingan yang tepat.

Proses pembuatan video CV dilakukan dengan pendampingan langsung dari mahasiswa Universitas Stekom. Para mahasiswa membantu siswa dalam menyusun konsep perkenalan diri, menyampaikan keterampilan yang dimiliki, serta melatih cara menyampaikan informasi secara jelas dan percaya diri di depan kamera.

Selain pembuatan video CV, siswa juga mengikuti sesi pengambilan foto profesional untuk melengkapi dokumen curriculum vitae (CV) mereka. Foto tersebut nantinya akan digunakan sebagai bagian dari identitas profesional ketika melamar pekerjaan di berbagai perusahaan maupun lembaga.

Pada kegiatan ini, Universitas Stekom juga menetapkan empat siswa dari SLB Negeri Sukoharjo sebagai Duta Kebekerjaan berdasarkan hasil assessment dan potensi yang telah ditunjukkan selama rangkaian kegiatan. Keempat siswa tersebut diharapkan dapat menjadi inspirasi, motivator, sekaligus representasi semangat kesiapan kerja bagi teman-teman mereka di lingkungan sekolah.

Kegiatan ini menjadi momen yang inspiratif dan penuh semangat. Meskipun memiliki berbagai tantangan, para siswa menunjukkan antusiasme dan kepercayaan diri yang tinggi dalam mengikuti setiap tahapan kegiatan. Semangat yang mereka tunjukkan menjadi bukti bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk terus berkembang dan mempersiapkan diri menghadapi dunia kerja.

Melalui kegiatan ini, Universitas Stekom berharap dapat membantu siswa disabilitas memiliki bekal yang lebih kuat dalam menghadapi dunia kerja. Program pendampingan seperti ini diharapkan dapat terus dikembangkan sebagai wujud komitmen Universitas Stekom dalam mendukung pendidikan inklusif serta pemberdayaan penyandang disabilitas di Indonesia.