University of Science and Computer Technology
MENU NAVIGASI
Beranda / Artikel / Informasi
Informasi 17 views

Apa Dampak FIVB Terhadap Perkembangan Bola Voli Di Indonesia?

G

Gusti Ayu Tita P

29 September 2026

Bagikan:
Apa Dampak FIVB Terhadap Perkembangan Bola Voli Di Indonesia?

FIVB memiliki peran dalam mendukung perkembangan bola voli Indonesia melalui kerja sama dengan PBVSI sebagai federasi nasional. Dukungan tersebut mencakup pembinaan tim nasional, peningkatan kualitas pelatih, penyediaan peralatan, transfer pengetahuan, serta pengembangan fasilitas. Program seperti Volleyball Empowerment dirancang untuk membantu federasi nasional meningkatkan kemampuan atlet dan tim agar dapat bersaing di tingkat internasional. Bagi Indonesia, dukungan tersebut menjadi salah satu bagian dari upaya memperkuat sistem pembinaan bola voli.

MENINGKATKAN KUALITAS TIM NASIONAL

Salah satu dampak penting FIVB terhadap Indonesia adalah adanya dukungan untuk meningkatkan kualitas tim nasional. Melalui Volleyball Empowerment, federasi nasional dapat mengajukan dukungan untuk program pelatih, peralatan, dan transfer pengetahuan. Program tersebut bertujuan membantu tim nasional dan atlet mencapai kemampuan yang lebih tinggi. Dukungan seperti ini dapat membuat persiapan menghadapi kompetisi internasional menjadi lebih terarah.

Dukungan FIVB juga terlihat secara langsung di Indonesia. Berdasarkan data FIVB pada Juli 2026, PBVSI telah menerima 231.000 dolar AS untuk dukungan pelatih tim nasional dan 75.000 dolar AS untuk peralatan bola voli melalui Volleyball Empowerment. Dukungan tersebut menunjukkan adanya kerja sama nyata antara FIVB dan federasi nasional Indonesia.

MENINGKATKAN KUALITAS PELATIH

Perkembangan atlet tidak dapat dipisahkan dari kualitas pelatih bola voli. FIVB menyediakan program dukungan yang dapat membantu federasi nasional memperoleh tenaga pelatih atau keahlian yang dibutuhkan untuk mengembangkan tim. Dukungan pelatih dapat diberikan dalam periode tertentu berdasarkan rencana pengembangan tim nasional. Selain pelatih tim, program transfer pengetahuan juga dapat membantu meningkatkan kemampuan sumber daya manusia di lingkungan federasi.

Dampaknya dapat dirasakan dalam proses pembinaan atlet Indonesia karena pelatih memiliki peran penting dalam menyusun latihan, strategi, dan pengembangan kemampuan pemain. PBVSI sendiri memiliki portal kepelatihan yang bertujuan meningkatkan kompetensi pelatih bola voli di Indonesia agar sesuai dengan standar internasional FIVB. Hal ini menunjukkan bahwa peningkatan kualitas sumber daya manusia menjadi bagian penting dari pengembangan bola voli nasional.

MENAMBAH DUKUNGAN PERALATAN

FIVB juga memberikan dukungan berupa peralatan bola voli kepada federasi nasional. Melalui Volleyball Empowerment, jenis dukungan peralatan dapat mencakup bola voli, lapangan indoor maupun outdoor, net, sistem net, hingga perlengkapan untuk bola voli pantai dan bola voli anak. Ketersediaan peralatan yang memadai dapat membantu proses latihan dan pembinaan atlet. Dukungan ini juga dapat membantu federasi menjalankan program pengembangan dengan fasilitas yang lebih sesuai.

Bagi Indonesia yang memiliki wilayah luas, ketersediaan fasilitas dan perlengkapan menjadi bagian penting dalam memperluas pembinaan. Peralatan yang baik dapat digunakan untuk mendukung latihan tim nasional, atlet muda, dan program pengembangan. Namun, dampaknya tetap bergantung pada bagaimana dukungan tersebut dikelola dan dimanfaatkan oleh federasi serta pihak terkait.

MENGEMBANGKAN PUSAT LATIHAN DI INDONESIA

FIVB juga memberikan perhatian terhadap pengembangan Indonesian Volleyball Development Center di Sentul, Jawa Barat. Pada 2023, FIVB menetapkan fasilitas tersebut sebagai Centre of Excellence dan menyatakan dukungan tahunan sebesar 20.000 dolar AS. Pusat tersebut memiliki fasilitas untuk bola voli indoor dan bola voli pantai serta digunakan dalam persiapan tim nasional putra dan putri.

Pengembangan pusat latihan penting karena atlet membutuhkan lingkungan yang mendukung untuk melakukan persiapan secara konsisten. Fasilitas tersebut juga dapat digunakan untuk kegiatan pengembangan atlet dan pelatih. Dalam kerangka International Centres of Excellence FIVB yang mulai dikembangkan lebih luas pada 2026, pusat-pusat yang diakui FIVB diarahkan untuk mendukung pelatihan, pendidikan, serta pengembangan atlet dan talenta.

MEMBUKA PELUANG PENGEMBANGAN BOLA VOLI PANTAI

Dampak FIVB di Indonesia tidak hanya berkaitan dengan bola voli indoor, tetapi juga bola voli pantai. FIVB menyatakan dukungannya terhadap pengembangan kedua disiplin tersebut dalam kerja sama dengan PBVSI. Pusat pengembangan di Sentul juga memiliki lapangan bola voli pantai dan menjadi bagian dari rencana jangka panjang pengembangan olahraga tersebut di Indonesia.

Hal ini memberikan peluang bagi Indonesia untuk mengembangkan lebih banyak atlet pada dua disiplin bola voli. Pembinaan yang terarah dapat membantu atlet memperoleh pengalaman dan meningkatkan kemampuan sebelum mengikuti kompetisi regional maupun internasional. Dengan demikian, pengaruh FIVB dapat mencakup pengembangan bakat, fasilitas, pelatih, dan kompetisi dalam bola voli indoor maupun pantai.

MEMBANTU INDONESIA BERSAING DI TINGKAT INTERNASIONAL

FIVB juga membantu menciptakan jalur agar tim nasional Indonesia dapat meningkatkan kemampuan menuju kompetisi internasional. Tujuan Volleyball Empowerment memang diarahkan untuk membantu tim nasional dan atlet mencapai potensi maksimal serta berpartisipasi dalam kejuaraan besar seperti World Championship dan Olimpiade.

Hasil kompetisi terbaru juga menunjukkan adanya perkembangan yang patut dicatat. Pada AVC Men’s Volleyball Cup 2026, Indonesia meraih gelar juara untuk pertama kalinya dalam sejarah turnamen tersebut. FIVB menyebut tim Indonesia sebagai salah satu tim yang mendapatkan dukungan Volleyball Empowerment. Hasil tersebut merupakan pencapaian kompetitif Indonesia di tingkat Asia, meskipun tidak dapat digunakan sebagai bukti bahwa satu program saja menjadi penyebab langsung prestasi tersebut.

MENINGKATKAN STANDAR PERWASITAN DAN PENGETAHUAN

Perkembangan bola voli juga membutuhkan wasit dan tenaga pendukung yang memiliki pemahaman terhadap aturan internasional. FIVB menyediakan program transfer pengetahuan yang mencakup pengembangan pelatih, pengembangan wasit, serta manajemen dan administrasi federasi. Dukungan tersebut dapat membantu federasi nasional meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang bekerja dalam olahraga bola voli.

Di Indonesia, PBVSI juga memiliki divisi perwasitan yang berfokus pada administrasi dan pengembangan kompetensi wasit. PBVSI menyatakan bahwa peningkatan standar perwasitan nasional diarahkan agar selaras dengan regulasi internasional FIVB. Dengan sumber daya manusia yang semakin baik, penyelenggaraan pertandingan dapat dilakukan secara lebih profesional dan sesuai dengan standar permainan internasional.

MEMBUKA PELUANG PENYELENGGARAAN EVENT INTERNASIONAL

Kerja sama dengan FIVB juga dapat membuka peluang bagi Indonesia untuk terlibat dalam penyelenggaraan event internasional. Dalam kunjungan FIVB ke Indonesia pada 2023, FIVB, PBVSI, pemerintah, dan Komite Olimpiade Indonesia membahas pengembangan tim nasional sekaligus peluang meningkatkan penyelenggaraan event internasional di Indonesia. Indonesia juga didorong untuk mengeksplorasi peluang menjadi tuan rumah kompetisi kelompok usia.

Penyelenggaraan pertandingan internasional dapat memberikan pengalaman bagi atlet, wasit, pelatih, panitia, dan tenaga pendukung di Indonesia. Masyarakat juga memiliki kesempatan menyaksikan pertandingan dengan standar internasional secara langsung. Jika dikelola dengan baik, event seperti ini dapat membantu meningkatkan pengalaman organisasi dan eksposur bola voli Indonesia.

MENDORONG PEMBINAAN JANGKA PANJANG

Dampak FIVB terhadap Indonesia tidak hanya dapat dilihat dari satu pertandingan atau satu program. Volleyball Empowerment dirancang sebagai program pengembangan jangka panjang yang membantu federasi membangun kemampuan teknis, sumber daya manusia, dan sistem pembinaan. FIVB juga menggunakan pendekatan berbasis proyek agar dukungan disesuaikan dengan kebutuhan federasi nasional.

Bagi Indonesia, kerja sama tersebut dapat menjadi bagian dari upaya membangun sistem bola voli yang lebih kuat dari tingkat pembinaan hingga tim nasional. Namun, keberhasilan pengembangan tetap membutuhkan peran aktif PBVSI, klub, pelatih, atlet, pemerintah, sekolah, dan pihak swasta. Artinya, FIVB memberikan dukungan dan kerangka pengembangan, sedangkan penerapannya di Indonesia membutuhkan kerja sama banyak pihak.

KESIMPULAN

Dampak FIVB terhadap perkembangan bola voli di Indonesia terlihat melalui dukungan pelatih, peralatan, pengembangan fasilitas, transfer pengetahuan, pembinaan tim nasional, serta peluang kompetisi internasional. Program Volleyball Empowerment memberikan dukungan langsung kepada PBVSI, sementara Centre of Excellence di Sentul menjadi salah satu fasilitas yang mendapat perhatian FIVB. Kerja sama tersebut juga mencakup pengembangan bola voli pantai dan peningkatan kualitas sumber daya manusia seperti pelatih serta wasit. Prestasi Indonesia di tingkat Asia pada 2026 menunjukkan adanya hasil kompetitif dari tim yang menerima dukungan program tersebut, meskipun prestasi olahraga dipengaruhi banyak faktor. Secara keseluruhan, FIVB menjadi salah satu mitra dalam pengembangan ekosistem bola voli Indonesia melalui dukungan teknis, sumber daya, dan kerja sama jangka panjang.

G

About the Author

Gusti Ayu Tita P

Author — STEKOM University

An active author focused on academic issues, educational technology, and human resource development in the campus environment.