sumber img: Instagram @bemui_official
Aksi demonstrasi mahasiswa dijadwalkan berlangsung di Jakarta pada Selasa, 20 Oktober 2026, bertepatan dengan dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Aksi ini membawa sejumlah tuntutan terkait persoalan ekonomi, demokrasi, hukum, lingkungan, dan pelayanan publik.
Dilansir dari Akurat.co, demonstrasi tersebut melibatkan mahasiswa yang tergabung dalam Komite Selamatkan Daulat Rakyat atau Komite Sadar. Aksi direncanakan berlangsung di kawasan Tugu Proklamasi dan Tugu Tani, Jakarta Pusat.
Momentum dua tahun pemerintahan Prabowo-Gibran dipilih untuk menyuarakan berbagai persoalan yang dinilai perlu mendapatkan perhatian pemerintah. Mahasiswa berharap aspirasi yang disampaikan dapat ditindaklanjuti melalui kebijakan nyata.
Jadwal dan Lokasi Demo Hari Ini di Jakarta
Menurut laporan Suara.com, aksi direncanakan berlangsung dalam dua rangkaian kegiatan. Rangkaian pertama berupa aksi simbolik di Tugu Proklamasi, Jakarta Pusat, yang dijadwalkan mulai pukul 09.00 WIB. Selanjutnya, aksi massa direncanakan berlangsung di kawasan Tugu Tani, Menteng, Jakarta Pusat, mulai pukul 15.00 WIB.
Gerakan ini melibatkan mahasiswa dari sejumlah perguruan tinggi, termasuk Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) dan organisasi mahasiswa dari berbagai kampus lainnya. Selain mengikuti aksi di Jakarta, sejumlah kelompok mahasiswa dari kampus lain direncanakan menyampaikan aspirasi di daerah masing-masing.
Masyarakat yang hendak beraktivitas di sekitar lokasi demonstrasi disarankan memantau informasi lalu lintas terbaru dan mengikuti arahan petugas. Jadwal kegiatan dapat berubah sesuai kondisi di lapangan.
BACA JUGA: Demo Jakarta Hari Ini, Polisi Siapkan 9.505 Personel dan Rute Alternatif
Lima Tuntutan Demo Mahasiswa 20 Oktober 2026
Dilansir dari Akurat.co, Komite Sadar membawa lima tuntutan yang mencakup persoalan lingkungan, ekonomi, demokrasi, pemberantasan korupsi, dan biaya pelayanan publik.
Berikut lima tuntutan yang disampaikan dalam rencana aksi tersebut.
1. Penanganan Kebakaran Hutan dan Banjir
Mahasiswa mendesak pemerintah menetapkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta banjir sebagai bencana nasional. Mereka juga meminta pemulihan kesehatan bagi masyarakat terdampak dan penindakan terhadap perusahaan yang terbukti bertanggung jawab. Tuntutan ini menyoroti pentingnya penanganan bencana serta perlindungan masyarakat dan lingkungan.
2. Perbaikan Kebijakan Ekonomi
Tuntutan berikutnya berkaitan dengan perbaikan tata kelola ekonomi dan pemulihan kepercayaan pasar. Mahasiswa berharap pemerintah mengambil langkah yang dapat menjawab persoalan ekonomi yang dirasakan masyarakat. Isu ekonomi menjadi salah satu perhatian dalam evaluasi terhadap dua tahun pemerintahan Prabowo-Gibran.
3. Perlindungan Kebebasan Berpendapat
Mahasiswa juga menyoroti kebebasan masyarakat dalam menyampaikan pendapat. Mereka meminta agar pembatasan terhadap kebebasan berpendapat dihentikan. Aspirasi ini berkaitan dengan ruang demokrasi dan hak masyarakat untuk menyampaikan kritik terhadap kebijakan pemerintah.
4. Pemberantasan Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme
Tuntutan keempat adalah pemberantasan korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN). Mahasiswa mendorong penegakan hukum dan upaya pencegahan penyalahgunaan kekuasaan agar berjalan lebih efektif. Mereka menilai persoalan integritas dalam pemerintahan perlu menjadi perhatian dalam upaya memperbaiki tata kelola negara.
5. Penurunan Biaya Pelayanan Publik
Mahasiswa turut meminta penurunan biaya pendidikan, kesehatan, dan pelayanan publik. Selain itu, mereka mendorong pemerataan akses agar masyarakat dapat memperoleh layanan yang dibutuhkan secara lebih terjangkau. Tuntutan ini berkaitan dengan beban pengeluaran masyarakat dan pentingnya akses pelayanan dasar yang merata.
Demo Bertepatan Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran
Pemilihan tanggal 20 Oktober 2026 berkaitan dengan genap dua tahun masa pemerintahan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka sejak dilantik pada 20 Oktober 2024. Dikutip dari Suara.com, Ketua BEM UI 2026, Yatalathof Ma’shum Imawan, menyampaikan bahwa gerakan mahasiswa tersebut melibatkan sejumlah perguruan tinggi dan kelompok masyarakat sipil. Aksi ini tidak hanya dimaksudkan sebagai evaluasi atas perjalanan pemerintahan selama dua tahun, tetapi juga sebagai sarana menyampaikan keresahan terhadap sejumlah persoalan nasional.
Mahasiswa berharap tuntutan yang disuarakan dapat menjadi bahan perhatian pemerintah, khususnya dalam bidang ekonomi, lingkungan, hukum, pendidikan, dan kebebasan berpendapat. Dengan demikian, demo hari ini, Selasa 20 Oktober 2026, menjadi momentum bagi mahasiswa untuk menyampaikan aspirasi bertepatan dengan dua tahun pemerintahan Prabowo-Gibran. Perkembangan pelaksanaan aksi, kondisi di lokasi, dan tanggapan pemerintah masih perlu dipantau melalui laporan terbaru dari sumber berita terpercaya.