University of Science and Computer Technology
MENU NAVIGASI
Beranda / Artikel / Informasi
Informasi 69 views

Apa Dampak Perundungan terhadap Kehidupan Korbannya?

G

Gusti Ayu Tita P

25 September 2026

Bagikan:
Apa Dampak Perundungan terhadap Kehidupan Korbannya?

Perundungan merupakan perilaku yang dapat memberikan dampak serius bagi kehidupan seseorang. Tindakan seperti mengejek, mengancam, mengucilkan, atau melakukan kekerasan dapat membuat korban merasa tidak aman di lingkungan sosialnya. Dampaknya tidak selalu terlihat secara langsung karena dapat memengaruhi perasaan, hubungan sosial, aktivitas sehari-hari, hingga proses belajar atau bekerja. Karena itu, perundungan perlu diperhatikan dan ditangani agar korban mendapatkan dukungan yang sesuai.

MEMENGARUHI RASA PERCAYA DIRI

Perundungan dapat membuat korban mempertanyakan kemampuan dan nilai dirinya sendiri. Ejekan atau komentar negatif yang terus diterima dapat membuat seseorang merasa memiliki banyak kekurangan. Dalam jangka panjang, korban mungkin menjadi lebih ragu ketika ingin berbicara atau melakukan aktivitas tertentu. Kondisi tersebut dapat membuat seseorang menarik diri dari lingkungan. Dukungan dari orang yang dipercaya dapat membantu korban membangun kembali rasa aman dan kepercayaan dirinya.

MENIMBULKAN RASA TAKUT DAN TIDAK AMAN

Korban perundungan dapat merasa takut berada di tempat atau lingkungan yang mengingatkan mereka pada kejadian tersebut. Perasaan cemas, waspada, atau tidak nyaman dapat muncul ketika bertemu pelaku atau menghadapi situasi serupa. Bahkan, perundungan yang terjadi secara online dapat membuat korban merasa sulit mendapatkan ruang untuk beristirahat dari tekanan. Kondisi ini dapat mengganggu aktivitas sehari-hari jika tidak mendapatkan perhatian. Lingkungan yang aman dan dukungan dari orang terdekat sangat dibutuhkan.

MENGGANGGU HUBUNGAN SOSIAL

Perundungan dapat memengaruhi cara korban berinteraksi dengan orang lain. Korban mungkin menjadi lebih tertutup, sulit percaya, atau memilih menghindari lingkungan sosial karena takut mengalami kejadian yang sama. Akibatnya, kesempatan untuk membangun pertemanan dan hubungan yang sehat dapat berkurang. Perasaan terisolasi juga dapat membuat korban semakin sulit menceritakan apa yang dialaminya. Pendekatan yang penuh perhatian dapat membantu korban merasa lebih nyaman untuk kembali berinteraksi.

MENGGANGGU PROSES BELAJAR ATAU BEKERJA

Tekanan akibat perundungan dapat membuat seseorang sulit berkonsentrasi dalam menjalankan aktivitas. Bagi pelajar, kondisi tersebut dapat menyebabkan motivasi belajar menurun dan keinginan untuk hadir di sekolah berkurang. Pada orang yang bekerja, tekanan sosial dapat mengganggu fokus dan kenyamanan ketika menjalankan tugas. Produktivitas pun dapat terpengaruh jika pikiran terus tertuju pada pengalaman perundungan. Karena itu, masalah perundungan tidak sebaiknya dianggap sebagai persoalan kecil.

MEMENGARUHI KONDISI FISIK

Dampak perundungan tidak hanya berkaitan dengan kondisi emosional. Tekanan yang dialami korban dapat memengaruhi pola tidur, nafsu makan, energi, dan kondisi tubuh secara umum. Jika perundungan melibatkan kekerasan fisik, korban juga dapat mengalami cedera yang membutuhkan penanganan. Kondisi fisik dan emosional dapat saling memengaruhi dalam kehidupan sehari-hari. Korban yang mengalami keluhan fisik atau tekanan yang berat sebaiknya mendapatkan bantuan dari orang yang tepat.

MENGUBAH CARA MEMANDANG LINGKUNGAN

Pengalaman perundungan dapat memengaruhi cara seseorang melihat hubungan sosial dan lingkungan di sekitarnya. Korban mungkin menjadi lebih berhati-hati ketika bertemu orang baru atau sulit merasa nyaman dalam kelompok. Pengalaman tersebut juga dapat membuat seseorang membutuhkan waktu lebih lama untuk kembali merasa aman. Namun, respons setiap korban berbeda dan tidak semua orang mengalami dampak dengan cara yang sama. Dukungan yang konsisten dapat membantu korban menjalani proses pemulihan sesuai kebutuhannya.

KESIMPULAN

Perundungan dapat memberikan dampak pada berbagai aspek kehidupan korban, mulai dari kepercayaan diri, rasa aman, hubungan sosial, kegiatan belajar atau bekerja, hingga kondisi fisik. Dampak yang dialami setiap orang dapat berbeda berdasarkan situasi dan dukungan yang tersedia. Korban tidak seharusnya menghadapi perundungan sendirian karena dukungan dari keluarga, teman, sekolah, tempat kerja, atau tenaga profesional dapat membantu. Menciptakan lingkungan yang aman dan menghentikan perilaku perundungan merupakan tanggung jawab bersama.

G

About the Author

Gusti Ayu Tita P

Author — STEKOM University

An active author focused on academic issues, educational technology, and human resource development in the campus environment.