Universitas Sains dan Teknologi Komputer
MENU NAVIGASI
Language
ID | EN | language
Beranda / Artikel / Informasi
Informasi 131 dibaca

Apa Itu Gaya Belajar dan Mengapa Penting bagi Mahasiswa?

G

Gusti Ayu Tita P

30 September 2026

Bagikan:
Apa Itu Gaya Belajar dan Mengapa Penting bagi Mahasiswa?

Memahami gaya belajar menjadi salah satu hal penting bagi mahasiswa agar proses belajar dapat berjalan lebih efektif. Setiap mahasiswa memiliki kebiasaan, cara memahami informasi, dan strategi belajar yang berbeda. Ada mahasiswa yang lebih mudah memahami materi melalui gambar, ada yang terbantu dengan penjelasan lisan, sementara yang lain lebih nyaman belajar dengan membaca, menulis, berdiskusi, atau melakukan praktik secara langsung.

Gaya belajar dapat membantu mahasiswa mengenali cara belajar yang terasa paling sesuai dengan kebutuhannya. Namun, gaya belajar sebaiknya tidak dianggap sebagai label yang membatasi seseorang hanya pada satu cara belajar. Mahasiswa tetap dapat menggunakan berbagai metode belajar dan menyesuaikannya dengan jenis materi, tujuan pembelajaran, serta situasi akademik yang dihadapi.

PENGERTIAN GAYA BELAJAR

Gaya belajar adalah kecenderungan seseorang dalam menerima, mengolah, memahami, dan mengingat informasi selama proses pembelajaran. Konsep ini sering digunakan untuk menjelaskan perbedaan preferensi seseorang ketika belajar. Dalam praktiknya, mahasiswa dapat memiliki preferensi tertentu, misalnya lebih nyaman membaca materi, melihat ilustrasi, mendengarkan penjelasan, berdiskusi, atau melakukan kegiatan praktik.

Meski demikian, penelitian pendidikan modern menunjukkan bahwa seseorang tidak harus terpaku pada satu gaya belajar tertentu agar dapat belajar dengan baik. Kemampuan belajar justru dapat berkembang ketika mahasiswa menggunakan strategi yang beragam dan sesuai dengan karakter materi. Karena itu, memahami gaya belajar lebih bermanfaat jika digunakan sebagai langkah untuk mengenali kebiasaan belajar dan menemukan strategi yang efektif.

JENIS GAYA BELAJAR YANG SERING DIGUNAKAN MAHASISWA

Dalam pembahasan umum, gaya belajar sering dikelompokkan menjadi beberapa bentuk, seperti visual, auditori, membaca dan menulis, serta kinestetik. Mahasiswa dengan kecenderungan visual biasanya terbantu oleh diagram, gambar, peta konsep, warna, atau tampilan informasi yang terstruktur. Mahasiswa yang lebih nyaman dengan pendekatan auditori dapat terbantu melalui penjelasan dosen, diskusi, presentasi, atau rekaman suara. Sementara itu, pendekatan membaca dan menulis dapat membantu mahasiswa yang lebih nyaman memahami materi melalui buku, artikel, catatan, dan rangkuman.

Pendekatan kinestetik biasanya dikaitkan dengan pembelajaran yang melibatkan praktik, simulasi, eksperimen, proyek, atau pengalaman langsung. Namun, pembagian tersebut tidak berarti setiap mahasiswa hanya memiliki satu jenis gaya belajar. Seseorang dapat menggunakan beberapa cara sekaligus sesuai dengan kebutuhan. Misalnya, mahasiswa dapat membaca teori terlebih dahulu, melihat video penjelasan, kemudian menerapkannya melalui latihan atau proyek.

MENGAPA GAYA BELAJAR PENTING BAGI MAHASISWA

Mengenali gaya belajar dapat membantu mahasiswa mengevaluasi kebiasaan belajar yang selama ini dilakukan. Ketika mahasiswa mengetahui cara yang membuatnya lebih mudah memahami materi, waktu belajar dapat digunakan secara lebih terarah. Hal ini juga dapat membantu mahasiswa memilih teknik seperti membuat rangkuman, menggunakan peta konsep, berdiskusi, mengerjakan latihan, atau melakukan praktik. Dengan strategi yang tepat, proses belajar dapat menjadi lebih terstruktur dan tidak sekadar mengandalkan hafalan.

Selain itu, pemahaman terhadap gaya belajar dapat membantu mahasiswa menghadapi berbagai bentuk pembelajaran di perguruan tinggi. Perkuliahan tidak hanya berlangsung melalui ceramah, tetapi juga dapat berupa presentasi, praktikum, diskusi, proyek kelompok, penelitian, dan pembelajaran mandiri. Karena itu, mahasiswa perlu memiliki kemampuan untuk menyesuaikan strategi belajarnya. Poin pentingnya adalah gaya belajar sebaiknya digunakan sebagai alat untuk mengenali preferensi belajar, bukan sebagai batas kemampuan mahasiswa.

CARA MENGETAHUI GAYA BELAJAR YANG SESUAI

Mahasiswa dapat mulai mengenali gaya belajarnya dengan memperhatikan aktivitas belajar yang membuat materi lebih mudah dipahami dan diingat. Cobalah membandingkan beberapa metode, seperti membaca buku, membuat rangkuman, menonton video pembelajaran, mendengarkan penjelasan, berdiskusi, mengerjakan soal, atau melakukan praktik. Setelah itu, perhatikan metode mana yang membantu memahami materi dengan lebih jelas. Catatan hasil belajar juga dapat digunakan untuk mengevaluasi strategi yang sudah dicoba.

Hal yang tidak kalah penting adalah melihat jenis materi yang sedang dipelajari. Materi matematika atau statistik mungkin membutuhkan banyak latihan soal, sedangkan materi praktikum membutuhkan pengalaman langsung. Materi yang bersifat konseptual dapat lebih mudah dipahami melalui bacaan, diskusi, diagram, dan penjelasan tambahan. Dengan demikian, strategi belajar efektif sebaiknya tidak hanya disesuaikan dengan preferensi pribadi, tetapi juga dengan karakter mata kuliah dan tujuan pembelajaran.

STRATEGI BELAJAR EFEKTIF BERDASARKAN KEBUTUHAN

Setelah mengenali kecenderungan belajar, mahasiswa dapat menggabungkan beberapa strategi untuk memperoleh hasil yang lebih optimal. Membuat jadwal belajar, mencatat gagasan utama, menggunakan peta konsep, melakukan latihan soal, menjelaskan kembali materi dengan kata-kata sendiri, dan berdiskusi dapat menjadi bagian dari strategi belajar. Mahasiswa juga dapat menggunakan teknik seperti latihan mengingat kembali materi dan mengulang pembelajaran secara berkala. Strategi tersebut membantu mahasiswa tidak hanya mengenali informasi, tetapi juga memahami dan menggunakannya.

Penggunaan teknologi juga dapat mendukung proses belajar apabila dilakukan secara tepat. Mahasiswa dapat memanfaatkan video pembelajaran, aplikasi pencatat, sumber akademik digital, kuis interaktif, atau perangkat pembelajaran berbasis teknologi. Namun, teknologi sebaiknya digunakan sebagai alat bantu dan bukan sebagai pengganti proses berpikir. Belajar efektif tetap membutuhkan konsentrasi, latihan, evaluasi, dan keterlibatan aktif mahasiswa dalam memahami materi.

KESIMPULAN

Gaya belajar merupakan kecenderungan seseorang dalam menerima dan mengolah informasi selama proses pembelajaran. Bagi mahasiswa, memahami gaya belajar dapat membantu mengenali kebiasaan belajar dan memilih strategi yang lebih sesuai dengan kebutuhan. Meskipun demikian, mahasiswa tidak perlu membatasi dirinya pada satu gaya belajar karena berbagai metode dapat digunakan secara bersamaan.

Kunci utama pembelajaran yang efektif adalah kemampuan menyesuaikan strategi dengan materi, tujuan belajar, dan kondisi masing-masing. Dengan mengenali preferensi belajar, mencoba berbagai metode, serta mengevaluasi hasilnya secara berkala, mahasiswa dapat membangun strategi belajar efektif yang lebih fleksibel dan mendukung keberhasilan akademik.

G

Tentang Penulis

Gusti Ayu Tita P

Penulis — Universitas STEKOM

Penulis aktif yang berfokus pada isu-isu akademik, teknologi pendidikan, dan pengembangan sumber daya manusia di lingkungan kampus.