University of Science and Computer Technology
MENU NAVIGASI
Beranda / Artikel / Tips dan Trik
Tips dan Trik 70 views

Tips Menulis Artikel Ilmiah Internasional Untuk Mahasiswa S3

G

Gusti Ayu Tita P

16 September 2026

Bagikan:
Tips Menulis Artikel Ilmiah Internasional Untuk Mahasiswa S3

Menulis artikel ilmiah internasional merupakan salah satu target penting bagi mahasiswa S3. Publikasi pada jurnal bereputasi tidak hanya menjadi syarat akademik di banyak perguruan tinggi, tetapi juga menjadi bukti kontribusi terhadap perkembangan ilmu pengetahuan. Oleh karena itu, kemampuan menyusun artikel yang berkualitas menjadi kompetensi yang wajib dimiliki.

Proses penulisan artikel ilmiah internasional membutuhkan perencanaan, ketelitian, dan pemahaman terhadap standar jurnal yang dituju. Selain memiliki hasil penelitian yang kuat, penulis juga harus mampu menyajikan data secara sistematis, menggunakan bahasa akademik yang baik, serta mengikuti pedoman penulisan yang berlaku. Dengan strategi yang tepat, peluang artikel diterima oleh jurnal internasional akan semakin besar.

MEMAHAMI STANDAR JURNAL INTERNASIONAL

Langkah pertama yang perlu dilakukan adalah memahami standar jurnal internasional yang menjadi target publikasi. Setiap jurnal memiliki cakupan topik, template penulisan, gaya sitasi, serta ketentuan etika publikasi yang berbeda. Membaca panduan penulis secara menyeluruh dapat membantu menghindari kesalahan administratif yang sering menjadi penyebab penolakan naskah.

Selain itu, pelajari beberapa artikel yang telah diterbitkan pada jurnal tersebut. Perhatikan bagaimana penulis menyusun abstrak, pendahuluan, metode penelitian, hingga pembahasan. Cara ini akan memberikan gambaran mengenai kualitas tulisan yang diharapkan oleh editor dan reviewer.

MENENTUKAN TOPIK PENELITIAN YANG MEMILIKI KEBARUAN

Salah satu faktor utama yang dinilai dalam publikasi internasional adalah kebaruan penelitian atau novelty. Pilihlah topik yang relevan dengan perkembangan ilmu pengetahuan serta mampu memberikan solusi terhadap permasalahan tertentu. Hindari hanya mengulang penelitian sebelumnya tanpa adanya nilai tambah yang jelas.

Lakukan studi literatur secara mendalam menggunakan referensi terbaru agar dapat menemukan celah penelitian yang masih terbuka. Dengan demikian, artikel yang disusun memiliki kontribusi ilmiah yang lebih kuat dan menarik perhatian reviewer.

MENYUSUN STRUKTUR ARTIKEL SECARA SISTEMATIS

Artikel ilmiah internasional harus memiliki struktur yang jelas dan mudah dipahami. Bagian utama biasanya terdiri atas judul, abstrak, kata kunci, pendahuluan, metode penelitian, hasil, pembahasan, kesimpulan, serta daftar pustaka. Setiap bagian memiliki fungsi yang saling mendukung sehingga harus disusun secara runtut.

Pastikan setiap pembahasan tetap fokus pada tujuan penelitian. Hindari penjelasan yang terlalu panjang namun tidak relevan dengan hasil penelitian. Penyajian yang sistematis akan memudahkan reviewer memahami kontribusi penelitian yang dilakukan.

MENGGUNAKAN REFERENSI BERKUALITAS DAN TERBARU

Referensi menjadi salah satu indikator kualitas artikel ilmiah. Gunakan sumber yang berasal dari jurnal internasional bereputasi, prosiding ilmiah, atau buku akademik yang terpercaya. Sebaiknya sebagian besar referensi berasal dari publikasi dalam lima tahun terakhir agar penelitian tetap relevan dengan perkembangan ilmu pengetahuan.

Manfaatkan aplikasi manajemen referensi seperti Mendeley, Zotero, atau EndNote untuk mempermudah proses sitasi dan penyusunan daftar pustaka. Penggunaan referensi yang tepat juga membantu mengurangi risiko kesalahan penulisan kutipan.

MENULIS DENGAN BAHASA AKADEMIK YANG JELAS

Bahasa yang digunakan harus bersifat formal, objektif, dan mudah dipahami. Hindari penggunaan kalimat yang terlalu panjang atau berbelit-belit. Setiap paragraf sebaiknya hanya membahas satu gagasan utama agar alur tulisan tetap jelas.

Apabila jurnal menggunakan bahasa Inggris, pastikan naskah telah melalui proses proofreading atau pemeriksaan tata bahasa oleh ahli. Bahasa yang baik akan meningkatkan profesionalisme artikel sekaligus mempermudah reviewer memahami isi penelitian.

MELAKUKAN REVIEW DAN REVISI SECARA MENYELURUH

Sebelum mengirimkan artikel ke jurnal, lakukan pemeriksaan secara menyeluruh terhadap isi naskah. Pastikan tidak terdapat kesalahan penulisan, inkonsistensi data, maupun kekeliruan dalam sitasi. Proses revisi merupakan bagian penting untuk meningkatkan kualitas artikel sebelum masuk ke tahap penilaian.

Mintalah masukan dari promotor, rekan peneliti, atau pakar di bidang terkait. Sudut pandang dari orang lain sering kali membantu menemukan kelemahan yang tidak disadari oleh penulis sehingga kualitas artikel menjadi lebih baik.

KESIMPULAN

Menulis artikel ilmiah internasional membutuhkan persiapan yang matang, penelitian yang berkualitas, serta kemampuan menyusun naskah secara sistematis. Mahasiswa S3 perlu memahami standar jurnal, memilih topik yang memiliki kebaruan, menggunakan referensi terpercaya, serta menulis dengan bahasa akademik yang jelas. Dengan melakukan evaluasi dan revisi secara menyeluruh sebelum pengiriman, peluang artikel diterima pada jurnal internasional akan semakin tinggi dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi perkembangan ilmu pengetahuan.

G

About the Author

Gusti Ayu Tita P

Author — STEKOM University

An active author focused on academic issues, educational technology, and human resource development in the campus environment.