Timnas Norwegia memulai perjalanan mereka di Piala Dunia 2026 dengan hasil positif setelah mengalahkan Irak dengan skor 4-1 pada laga Grup I yang digelar di Boston Stadium, Amerika Serikat, Rabu (17/6/2026) dini hari WIB. Kemenangan tersebut menjadi modal berharga bagi Norwegia yang kembali tampil di putaran final Piala Dunia setelah absen sejak 1998, sementara Irak menjalani penampilan pertamanya di ajang ini sejak 1986. Sorotan utama pertandingan tertuju kepada Erling Haaland yang menjalani debutnya di Piala Dunia dengan sangat impresif. Penyerang andalan Norwegia itu mencetak dua gol dan menjadi faktor pembeda dalam kemenangan timnya.
Jalannya Pertandingan
Norwegia tampil agresif sejak awal laga, upaya mereka akhirnya membuahkan hasil ketika Erling Haaland berhasil membuka keunggulan pada menit ke-29. Gol tersebut menjadi gol pertama Haaland di putaran final Piala Dunia sekaligus gol debutnya di ajang sepak bola terbesar dunia tersebut. Gol tersebut membuat Norwegia lebih percaya diri dalam mengendalikan permainan. Namun Irak tidak menyerah begitu saja. Tim asal Asia itu mampu memberikan perlawanan sengit dan berhasil menyamakan kedudukan melalui Aymen Hussein pada menit ke-39. Gol tersebut membangkitkan semangat para pemain Irak dan membuat pertandingan semakin menarik.
Gol Aymen Hussein juga tercatat sebagai gol kedua Irak sepanjang sejarah keikutsertaan mereka di putaran final Piala Dunia. Sebelumnya, satu-satunya gol Irak di Piala Dunia dicetak oleh Ahmed Radhi saat menghadapi Belgia pada edisi 1986. Sayangnya bagi Irak, kesalahan di lini belakang menjelang turun minum dimanfaatkan dengan baik oleh Haaland. Penyerang berusia 25 tahun itu mencetak gol keduanya dan membawa Norwegia kembali unggul 2-1 saat babak pertama berakhir. Brace tersebut sekaligus menandai dua gol pertama Haaland dalam sejarah penampilannya di Piala Dunia.
Peluang Irak yang Nyaris Menjadi Gol
Irak sebenarnya sempat membuat pendukung Norwegia terkejut menjelang akhir babak pertama, tepatnya pada menit ke-50. Akam Hashem melepaskan tendangan voli keras dari luar kotak penalti yang sekilas terlihat masuk ke gawang Norwegia. Bola mengenai jaring penyangga di belakang gawang sehingga menciptakan ilusi optik yang membuat banyak penonton mengira Irak berhasil menyamakan kedudukan. Namun setelah ditinjau, bola diketahui melintas di atas mistar gawang dan gol tersebut tidak sah.
Momen tersebut sempat memicu perayaan singkat dari sebagian pendukung Irak sebelum pertandingan dilanjutkan. Jika gol itu benar-benar tercipta, Irak berpeluang menutup babak pertama dengan skor imbang 2-2. Sebaliknya, keputusan yang tepat dari perangkat pertandingan membuat Norwegia tetap mempertahankan keunggulan 2-1 hingga turun minum.
Dominasi Norwegia di Babak Kedua
Memasuki babak kedua, Irak sempat tampil menekan dan berusaha mencari gol penyeimbang. Beberapa peluang berhasil diciptakan, tetapi penyelesaian akhir yang kurang maksimal membuat mereka gagal mengubah keadaan. Norwegia kemudian memperlebar keunggulan melalui gol bek tengah Leo Østigård pada menit ke-76. Gol tersebut membuat posisi Irak semakin sulit karena harus mengejar defisit dua gol di sisa waktu pertandingan. Pada masa injury time, tepatnya pada menit ke-90+6, Norwegia menambah satu gol lagi melalui gol bunuh diri Aymen Hussein yang tercipta setelah kemelut di depan gawang Irak. Skor 4-1 pun bertahan hingga peluit panjang dibunyikan.
BACA JUGA: Prancis Taklukkan Senegal 3-1, Mbappe Pecahkan Rekor pada Laga Pembuka Piala Dunia 2026
Haaland Jadi Pembeda
Keberhasilan Norwegia meraih tiga poin tidak lepas dari kontribusi besar Erling Haaland. Selain mencetak dua gol, Haaland terus merepotkan pertahanan Irak sepanjang pertandingan dan menunjukkan ketajamannya sebagai salah satu penyerang terbaik dunia saat ini. Penampilan Haaland juga membantu Norwegia memulai turnamen dengan kepercayaan diri tinggi. Ketajamannya di depan gawang menjadi sinyal positif bagi tim asuhan Ståle Solbakken dalam menghadapi pertandingan-pertandingan berikutnya di Grup I Piala Dunia 2026.
Dampak Hasil bagi Kedua Tim
Kemenangan 4-1 membuat Norwegia menempati posisi pertama klasemen sementara Grup I dengan tiga poin dan selisih gol +3. Hasil ini memberikan keuntungan penting dalam persaingan memperebutkan tiket ke fase gugur, terlebih mereka masih akan menghadapi Senegal dan Prancis pada dua laga berikutnya.
Di sisi lain, Irak berada di posisi keempat klasemen sementara tanpa poin dengan selisih gol -3. Kekalahan ini membuat mereka wajib meraih hasil positif pada pertandingan selanjutnya jika ingin menjaga peluang lolos ke babak berikutnya. Meski demikian, performa yang ditunjukkan sepanjang laga menunjukkan bahwa Irak masih memiliki potensi untuk memberikan kejutan di Grup I Piala Dunia 2026.
Irak Tetap Mendapat Apresiasi
Meski kalah telak, performa Irak mendapat banyak pujian. Tim berjuluk Lions of Mesopotamia tersebut mampu memberikan perlawanan sengit, terutama pada akhir babak pertama dan awal babak kedua. Irak menunjukkan keberanian dalam menekan pertahanan Norwegia dan beberapa kali menciptakan peluang berbahaya. Hasil akhir memang tidak berpihak kepada mereka, tetapi permainan yang ditampilkan memberikan harapan untuk laga-laga berikutnya di fase grup.
Pertandingan Irak vs Norwegia ini menghadirkan duel menarik pada laga pembuka Grup I Piala Dunia 2026. Norwegia berhasil menang 4-1 atas Irak berkat dua gol Erling Haaland serta tambahan gol dari Leo Østigård dan satu gol bunuh diri lawan. Hasil tersebut menempatkan Norwegia di puncak klasemen sementara Grup I Piala Dunia 2026 dengan tiga poin, sedangkan Irak harus puas berada di dasar klasemen tanpa poin. Meski kalah, Irak tetap menunjukkan semangat juang tinggi dan mampu memberikan perlawanan yang cukup merepotkan salah satu tim unggulan di grup tersebut.