sumber img: Pintereset

 

Tiga pegawai Pemerintah Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungantewas ditembak kelompok kriminal bersenjata atau KKB saat menjalankan perjalanan dinas di Distrik Muliama pada Rabu, 9 September 2026. Ketiga korban merupakan pegawai Dinas Pertanian Jayawijaya yang sedang menjalankan tugas terkait kegiatan pertanian dan bantuan bagi masyarakat.

Penembakan terjadi ketika rombongan pegawai tersebut bergerak dari Wamena menuju Distrik Muliama. Berdasarkan keterangan aparat, rombongan berjumlah 11 orang dan hendak menuju lokasi kegiatan pertanian. Dalam perjalanan, kelompok bersenjata melepaskan tembakan ke arah rombongan hingga menyebabkan tiga pegawai menjadi korban. Dilansir detik.com, para korban kemudian dievakuasi untuk mendapatkan penanganan medis di RSUD Wamena.

Penembakan Terjadi Saat Perjalanan Dinas

Peristiwa penembakan berlangsung di wilayah Distrik Muliama, Kabupaten Jayawijaya, sekitar pukul 15.53 WIT. Rombongan Dinas Pertanian Jayawijaya sebelumnya berangkat dari Wamena untuk menjalankan tugas di wilayah tersebut. Kegiatan yang hendak ditinjau berkaitan dengan program cetak sawah. Selain itu, sejumlah laporan menyebut rombongan juga membawa atau mengantarkan bantuan dan kebutuhan pertanian untuk masyarakat, termasuk bantuan berupa bibit ternak. Dikutip dari laporan yang dimuat detik.com, rombongan pegawai Dinas Pertanian Jayawijaya yang berjumlah 11 orang bergerak dari Wamena menuju Distrik Muliama untuk meninjau pelaksanaan kegiatan cetak sawah.

Saat berada di perjalanan, rombongan tiba-tiba diserang. Tiga pegawai Dinas Pertanian Jayawijaya terkena tembakan, sementara aparat kemudian bergerak menuju lokasi setelah menerima laporan mengenai kejadian tersebut. Satgas Operasi Damai Cartenz-2026 bersama Polres Jayawijaya langsung melakukan penanganan. Para korban kemudian dievakuasi untuk mendapatkan pertolongan medis di RSUD Wamena. Informasi tersebut dilansir detik.com berdasarkan keterangan Kepala Operasi Damai Cartenz-2026 Irjen Faizal Ramadhani.

Tiga Pegawai Dinas Pertanian Menjadi Korban

Ketiga korban merupakan pegawai Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya. Mereka adalah Aprida Rapi, Alfonsius Albinus Meha, dan Willi Mbuik. Aprida diketahui menjabat sebagai Kepala Bidang Peternakan, sedangkan Alfonsius bekerja sebagai dokter hewan. Informasi mengenai identitas korban tersebut dikutip dari Lingkaran.id.

Berikut kondisi masing-masing korban berdasarkan informasi yang disampaikan aparat:

  • Aprida Rapi, 49 tahun, Kepala Bidang Peternakan Dinas Pertanian Jayawijaya. Ia mengalami luka tembak di bagian perut dan meninggal dunia di lokasi kejadian.
  • Alfonsius Albinus Meha, 35 tahun, dokter hewan sekaligus pegawai Dinas Pertanian Jayawijaya. Ia meninggal dunia setelah mengalami luka tembak pada bagian kepala belakang dan bagian kiri tubuh.
  • Willi Mbuik, 24 tahun, pegawai Dinas Pertanian Jayawijaya. Ia mengalami luka tembak dan sempat mendapatkan penanganan medis di RSUD Wamena sebelum akhirnya dinyatakan meninggal dunia.

 

Informasi dilansir Lingkaran.id juga menyebut Willi Mbuik baru sekitar dua bulan berstatus sebagai calon pegawai negeri sipil atau CPNS di Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya. Willi merupakan perempuan asal Kupang, Nusa Tenggara Timur. Setelah dievakuasi dari Wamena menuju Jayapura, jenazah Willi kemudian diberangkatkan ke Kupang untuk dimakamkan di kampung halamannya.

KKB dari Wilayah Nduga Diduga Terlibat

Kepala Operasi Damai Cartenz-2026 Irjen Faizal Ramadhani mengatakan hasil penyelidikan awal mengarah pada dugaan keterlibatan kelompok kriminal bersenjata dari wilayah Nduga. Meski demikian, aparat masih melakukan pendalaman untuk memastikan identitas dan keterlibatan kelompok yang melakukan penembakan.

Dugaan tersebut belum menjadi kesimpulan akhir sebelum penyelidikan selesai. Informasi ini dikutip dari keterangan aparat yang dilansir detik.com. Aparat juga telah melakukan olah tempat kejadian perkara untuk mengumpulkan informasi terkait penembakan. Dari keterangan awal saksi, kelompok yang diduga melakukan serangan diperkirakan berjumlah sekitar delapan orang.

BACA JUGA: DPR Desak Pemerintah Ambil Langkah Tegas Usai Tiga Pemkab Jayawijaya Tewas Ditembak KKB

Ciri Ciri Pelaku Sudah Dikantongi Aparat

Perkembangan terbaru menunjukkan aparat mulai mengantongi ciri-ciri para pelaku. Satgas Operasi Damai Cartenz menyatakan tim telah melakukan pengejaran terhadap kelompok yang diduga terlibat dalam penembakan tersebut.

Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz-2026 Kombes Yusuf Sutejo mengatakan pengejaran dilakukan setelah aparat memperoleh informasi mengenai ciri-ciri pelaku dari keterangan awal saksi. Polisi berharap identitas tersebut dapat membantu proses pencarian dan penangkapan para pelaku. Informasi tersebut dilansir detik.com.

Sementara itu, aparat memastikan proses penyelidikan terus dilakukan untuk mengungkap kronologi lengkap, identitas pelaku, serta pihak yang bertanggung jawab atas penembakan tiga pegawai Pemkab Jayawijaya.

Aparat Imbau Masyarakat Tetap Tenang

Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz-2026 Kombes Adarma Sinaga mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi. Aparat bersama Polres Jayawijaya memastikan kasus tersebut akan ditangani dan diusut hingga tuntas. Penyelidikan juga dilakukan untuk memastikan seluruh rangkaian kejadian yang menyebabkan tiga pegawai Dinas Pertanian Jayawijaya kehilangan nyawa.

Dikutip dari keterangan aparat yang dilansir detik.com, Satgas Operasi Damai Cartenz bersama Polres Jayawijaya akan terus melakukan penyelidikan dan mengejar para pelaku. Peristiwa ini menambah perhatian terhadap kondisi keamanan di Papua Pegunungan, khususnya bagi masyarakat sipil dan aparatur pemerintah yang harus menjalankan pelayanan langsung di wilayah rawan. Hingga 11 September 2026, aparat masih melakukan pengejaran dan penyelidikan terhadap kelompok yang diduga terlibat dalam penembakan tersebut. Informasi perkembangan kasus tersebut dikutip berdasarkan laporan Lingkaran.id dan detik.com.