Bagan 32 Besar Piala Dunia 2026 akhirnya resmi terbentuk setelah seluruh pertandingan fase grup rampung. Turnamen edisi kali ini menghadirkan sejarah baru dengan format 48 peserta, sehingga untuk pertama kalinya babak gugur dimulai dari fase 32 besar. Sebanyak 32 negara yang berhasil lolos kini bersiap memperebutkan tiket menuju babak 16 besar dalam pertandingan hidup mati.
Berbagai negara unggulan seperti Argentina, Brasil, Jerman, Prancis, Inggris, Spanyol, Portugal, Belanda, hingga tuan rumah Amerika Serikat masih bertahan dalam perburuan gelar juara dunia. Di sisi lain, sejumlah tim kejutan juga sukses mengamankan tempat dan berpotensi menghadirkan kejutan di fase knockout.
Format Baru Membuat Persaingan semakin Sengit
Piala Dunia 2026 menjadi edisi pertama yang diikuti 48 tim. Seluruh peserta dibagi ke dalam 12 grup, dengan masing-masing grup berisi empat tim. Dari setiap grup, dua tim teratas lolos otomatis, sementara delapan tim peringkat ketiga terbaik juga berhak melaju ke fase gugur. Dengan sistem tersebut, total terdapat 32 negara yang melanjutkan perjalanan menuju babak knockout. Format baru ini membuat peluang lebih banyak negara untuk tampil di fase gugur semakin terbuka, sekaligus menghadirkan jalur pertandingan yang lebih panjang menuju partai final.
Jadwal lengkap babak 32 besar Piala Dunia 2026
Berikut jadwal pertandingan babak 32 besar berdasarkan waktu Indonesia Barat (WIB):
Senin, 29 Juni 2026
- 02.00 WIB – Afrika Selatan vs Kanada
- Selasa, 30 Juni 2026
- 00.00 WIB – Brasil vs Jepang
- 03.30 WIB – Jerman vs Paraguay
- 08.00 WIB – Belanda vs Maroko
- Rabu, 1 Juli 2026
- 00.00 WIB – Pantai Gading vs Norwegia
- 04.00 WIB – Prancis vs Swedia
- 08.00 WIB – Meksiko vs Ekuador
- 23.00 WIB – Inggris vs RD Kongo
- Kamis, 2 Juli 2026
- 03.00 WIB – Belgia vs Senegal
- 07.00 WIB – Amerika Serikat vs Bosnia dan Herzegovina
- Jumat, 3 Juli 2026
- 02.00 WIB – Spanyol vs Austria
- 06.00 WIB – Portugal vs Kroasia
- 10.00 WIB – Swiss vs Aljazair
- Sabtu, 4 Juli 2026
- 01.00 WIB – Australia vs Mesir
- 05.00 WIB – Argentina vs Tanjung Verde
- 08.30 WIB – Kolombia vs Ghana
Seluruh pertandingan dimainkan dengan sistem gugur, sehingga tim yang kalah langsung tersingkir dari Piala Dunia 2026.
Duel Menarik langsung Tersaji Sejak Awal
Babak 32 besar langsung mempertemukan sejumlah pertandingan yang diprediksi berlangsung sengit. Brasil akan menghadapi Jepang, sementara Jerman ditantang Paraguay dalam duel yang berpotensi mempertemukan pemenangnya dengan Prancis apabila Les Bleus mampu mengatasi Swedia.
Di jalur lain, Portugal bertemu Kroasia, laga yang mempertemukan dua negara dengan pengalaman panjang di turnamen besar. Pertandingan ini juga berpotensi menjadi laga Piala Dunia terakhir bagi dua kapten legendaris, Cristiano Ronaldo dan Luka Modric.
Ronaldo yang kini berusia 41 tahun dan Modric yang telah menginjak 40 tahun sama-sama menjalani edisi keenam Piala Dunia mereka. Duel di babak 32 besar ini pun dipandang sebagai "last dance" dua ikon sepak bola dunia yang pernah meraih berbagai kesuksesan bersama di level klub bersama Real Madrid. Spanyol juga harus menghadapi Austria, yang tampil impresif sepanjang fase grup.
Sementara itu, Argentina sebagai juara bertahan akan melawan Tanjung Verde, sedangkan Inggris menghadapi RD Kongo. Tuan rumah Amerika Serikat juga akan mendapat ujian dari Bosnia dan Herzegovina.
Jalur Menuju Babak 16 besar Mulai Terlihat
Bagan pertandingan juga memperlihatkan potensi pertemuan antar tim besar pada babak berikutnya. Sebagai contoh, pemenang Jerman vs Paraguay berpeluang menghadapi pemenang Prancis vs Swedia di babak 16 besar. Di sisi lain, pemenang Afrika Selatan vs Kanada akan bertemu pemenang Belanda vs Maroko. Apabila para unggulan mampu mempertahankan performanya, babak 16 besar hingga perempat final diprediksi akan menyajikan pertandingan kelas dunia dengan kualitas yang semakin tinggi.
Keberhasilan beberapa negara non unggulan, termasuk Tanjung Verde dan RD Kongo melaju ke babak gugur membuktikan bahwa persaingan pada Piala Dunia 2026 semakin merata. Tidak hanya tim-tim tradisional, sejumlah negara yang sebelumnya jarang melangkah jauh kini mampu memberikan perlawanan sengit.
Dengan format baru yang menghadirkan lebih banyak pertandingan knockout, peluang terjadinya kejutan juga semakin besar. Satu kesalahan kecil dapat membuat tim favorit langsung tersingkir, sehingga setiap pertandingan dipastikan berlangsung dengan tensi tinggi.
Babak 32 besar pun menjadi awal dari perjalanan panjang menuju final Piala Dunia 2026. Para pecinta sepak bola kini menantikan apakah tim-tim unggulan mampu menjaga konsistensi atau justru akan lahir kejutan baru yang mengubah peta persaingan menuju trofi paling bergengsi di dunia.