Muhammad Gibran Maulana Ibrahim, siswa SMKN 10 Semarang, menjadi salah satu pelajar yang terpilih mengikuti Festival Karakter Pelajar Universitas STEKOM 2026, sebuah program pengembangan diri yang untuk pertama kalinya diselenggarakan oleh Universitas STEKOM. Program ini dirancang sebagai wadah pembentukan karakter melalui kegiatan edukatif, petualangan alam, dan pengalaman sosial sehingga peserta memperoleh pengalaman belajar yang lebih luas di luar lingkungan sekolah.
Festival Karakter Pelajar Universitas STEKOM 2026 dilaksanakan selama 4 hari 3 malam, mulai 22 hingga 25 Juni 2026. Program ini diselenggarakan secara gratis dan terbuka bagi pelajar SMA/SMK/sederajat dari berbagai daerah. Kegiatan dipusatkan di SMKN 1 Wadaslintang, Kabupaten Wonosobo, serta SLB Negeri Temanggung, dengan rangkaian aktivitas yang menggabungkan pendidikan karakter, pengembangan keterampilan, kepedulian sosial, dan pembelajaran berbasis pengalaman.
Universitas STEKOM terus membuktikan komitmennya dalam menghadirkan pendidikan berkualitas dan mencetak generasi muda berdaya saing tinggi. Konsistensi tersebut dibuktikan melalui raihan Kampus Terbaik di Jawa Tengah Peringkat 1 versi PTS UniRank Jawa Tengah selama lima tahun berturut-turut. Selain itu, Universitas STEKOM juga berhasil meraih Peringkat 4 Webometrics Impact Rank, sebuah pencapaian yang semakin mengukuhkan reputasinya sebagai salah satu perguruan tinggi unggulan yang menjadi pilihan pelajar berprestasi dari berbagai daerah.
Keikutsertaan Muhammad Gibran Maulana Ibrahim dalam Festival Karakter Pelajar Universitas STEKOM 2026 menjadi kesempatan berharga untuk memperluas wawasan, meningkatkan keterampilan komunikasi, memperkuat jiwa kepemimpinan, serta menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan dan masyarakat.
Perjalanan Menuju SMKN 1 Wadaslintang
Rangkaian kegiatan dimulai pada 22 Juni 2026 di Kampus Universitas STEKOM yang beralamat di Jl. Majapahit No. 605 Semarang. Seluruh peserta mengikuti briefing mengenai tujuan kegiatan, tata tertib, serta berbagai agenda yang akan dijalani selama empat hari ke depan.
Setelah briefing, peserta mengikuti campus tour untuk mengenal lebih dekat lingkungan kampus, laboratorium, ruang praktik, serta fasilitas pembelajaran yang dimiliki Universitas STEKOM. Kegiatan ini memberikan gambaran mengenai dunia perkuliahan sekaligus memotivasi peserta agar terus mengembangkan potensi akademik maupun nonakademik.

Usai kegiatan di kampus, rombongan bertolak menuju SMKN 1 Wadaslintang di Kabupaten Wonosobo sebagai lokasi utama Festival Karakter Pelajar Universitas STEKOM 2026. Perjalanan tersebut menjadi awal terjalinnya kebersamaan, kerja sama, dan komunikasi antarpeserta yang berasal dari berbagai sekolah.
Edukasi Geologi & Lingkungan
Hari kedua diawali dengan ceremony pembukaan Festival Karakter Pelajar Universitas STEKOM 2026 di SMKN 1 Wadaslintang. Sambutan disampaikan oleh Rektor Universitas STEKOM Dr. Joseph Teguh Santoso, S.Kom., M.Kom., Camat Wadaslintang, Kepala Desa Trimulyo, Danramil 12 Wadaslintang, Kapolsek Wadaslintang, perwakilan Cabang Dinas Pendidikan Wilayah IX melalui Kepala Seksi Bidang SMK, Kepala SMKN 1 Wadaslintang, serta Komite Sekolah.
Setelah acara pembukaan, peserta mengikuti pelatihan Content Creator bersama siswa-siswi SMKN 1 Wadaslintang. Materi yang diberikan membahas cara menghasilkan konten digital yang kreatif, informatif, serta mampu memberikan dampak positif di media sosial.
Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan pembelajaran Bahasa Isyarat yang dipandu oleh teman-teman tuli dari Universitas STEKOM. Melalui sesi ini, peserta memperoleh pengalaman baru mengenai pentingnya komunikasi inklusif sekaligus memahami nilai empati dan penghargaan terhadap keberagaman.
Pada siang hari, peserta mengikuti Edukasi Geologi & Lingkungan di Waduk Wadaslintang. Mereka mempelajari fungsi waduk sebagai sumber daya air, pentingnya menjaga keseimbangan ekosistem, serta upaya pelestarian lingkungan. Pembelajaran berlangsung secara interaktif melalui observasi lapangan yang dipadukan dengan aktivitas memancing. Beberapa peserta berhasil memperoleh ikan hasil tangkapannya sehingga kegiatan berlangsung semakin meriah sebelum akhirnya rombongan kembali ke SMKN 1 Wadaslintang.

Edukasi Ekosistem
Hari ketiga diisi dengan kegiatan Edukasi Ekosistem di Rahayu River Tubing, Kabupaten Kebumen. Sebelum memulai aktivitas tubing, peserta memperoleh edukasi mengenai pentingnya menjaga kebersihan sungai serta melestarikan ekosistem perairan sebagai bagian dari keseimbangan lingkungan.
Selanjutnya peserta menikmati pengalaman menyusuri aliran sungai sepanjang kurang lebih 3 kilometer menggunakan ban tubing. Aktivitas tersebut tidak hanya memberikan pengalaman yang menyenangkan, tetapi juga melatih keberanian, kerja sama, serta kemampuan beradaptasi di alam terbuka.

Setelah kembali ke SMKN 1 Wadaslintang, peserta mengikuti kegiatan outbound berupa permainan sepak bola dan bola voli yang semakin mempererat kerja sama antarpeserta. Pada malam harinya, seluruh peserta menikmati kegiatan barbecue dan hiburan bersama menggunakan ikan hasil tangkapan saat kegiatan memancing di Waduk Wadaslintang. Momen tersebut menjadi salah satu pengalaman yang paling berkesan selama festival berlangsung.
Acara di SLB N Temanggung
Hari keempat menjadi penutup seluruh rangkaian kegiatan melalui kunjungan ke SLB Negeri Temanggung. Di sekolah tersebut, peserta mengikuti Pelatihan Kebekerjaan bagi Anak Berkebutuhan Khusus sekaligus berinteraksi secara langsung dengan para siswa penyandang disabilitas.
Muhammad Gibran Maulana Ibrahim bersama peserta lainnya tampak antusias mengikuti setiap sesi kegiatan. Mereka belajar berkomunikasi, berbagi pengalaman, serta mengikuti berbagai aktivitas bersama siswa-siswi SLB. Pengalaman tersebut memberikan pelajaran mengenai pentingnya empati, kepedulian sosial, kesetaraan, serta menghargai setiap individu tanpa memandang perbedaan. Tidak sedikit peserta yang mengaku terharu karena memperoleh pengalaman yang sangat bermakna.
Setelah seluruh rangkaian kegiatan selesai, rombongan melanjutkan perjalanan menuju pusat oleh-oleh sebelum akhirnya kembali ke Kampus Universitas STEKOM di Semarang sebagai penutup Festival Karakter Pelajar Universitas STEKOM 2026.

Keikutsertaan Muhammad Gibran Maulana Ibrahim dari SMKN 10 Semarang menunjukkan bahwa Festival Karakter Pelajar Universitas STEKOM 2026 mampu menjadi sarana pembelajaran yang menggabungkan pendidikan, petualangan alam, serta pengalaman sosial dalam satu program yang komprehensif. Program perdana ini diharapkan terus menjadi wadah lahirnya generasi muda yang berkarakter, kreatif, adaptif, dan memiliki kepedulian tinggi terhadap lingkungan maupun sesama.