Gerhana Matahari Total adalah fenomena astronomi langka ketika Bulan berada tepat di antara Bumi dan Matahari sehingga seluruh permukaan Matahari tertutup dari pandangan pengamat di wilayah tertentu. Pada 2 Agustus 2027 mendatang, fenomena luar biasa ini akan terjadi dan diprediksi membuat sejumlah wilayah di Arab Saudi, termasuk Makkah, mengalami kondisi gelap seperti malam hari meskipun berlangsung pada siang hari.

Fenomena ini menjadi perhatian dunia karena Gerhana Matahari Total 2027 diperkirakan menjadi salah satu gerhana dengan durasi totalitas terlama pada abad ke-21. Para pengamat astronomi bahkan menyebut peristiwa ini sebagai salah satu fenomena langit paling dinantikan karena jalurnya melewati sejumlah wilayah bersejarah, termasuk kawasan Timur Tengah.

Makkah Akan Mengalami Gerhana Matahari Total

Pada 2 Agustus 2027, Makkah menjadi salah satu wilayah yang berada dalam jalur utama Gerhana Matahari Total. Ketika fase totalitas berlangsung, cahaya Matahari akan tertutup sepenuhnya oleh Bulan sehingga langit di wilayah tersebut berubah menjadi gelap.

Dikutip dari CNBC Indonesia, Selasa (14/7/2026), berdasarkan laporan Arabia Weather, Gerhana Matahari Total di Makkah akan berlangsung selama beberapa jam dengan fase totalitas mencapai sekitar lima menit. Fase gerhana tersebut akan dimulai pada pukul 12.01 waktu setempat dan berakhir pada pukul 14.53.

Rangkaian waktu Gerhana Matahari Total di Makkah yaitu:

  • Awal Gerhana Matahari Parsial pukul 12.01.58 waktu setempat.
  • Awal Gerhana Matahari Total pukul 13.24.06 waktu setempat.
  • Puncak Gerhana Matahari Total pukul 13.26.41 waktu setempat.
  • Gerhana Matahari Total berakhir pukul 13.29.16 waktu setempat.
  • Akhir Gerhana Matahari Parsial pukul 14.53.25 waktu setempat.

Saat mencapai fase puncak, masyarakat di Makkah dapat menyaksikan Matahari tertutup sepenuhnya oleh Bulan selama beberapa menit.

Gerhana Matahari Total Terlama di Abad ke-21

Selain menjadi perhatian karena melintasi Makkah, Gerhana Matahari Total 2 Agustus 2027 juga memiliki keistimewaan dari sisi durasi. Menurut laporan Forbes dan Egypt Independent yang dikutip detikNews, fenomena ini akan menjadi Gerhana Matahari Total dengan durasi terlama yang dapat diamati dari daratan sepanjang abad ke-21.

Wilayah Luxor, Mesir, akan menjadi salah satu lokasi terbaik untuk menyaksikan fenomena tersebut. Di kawasan itu, fase totalitas diperkirakan berlangsung selama 6 menit 23 detik, menjadikannya salah satu durasi terpanjang dalam sejarah pengamatan gerhana modern.

Durasi tersebut jauh lebih lama dibandingkan kebanyakan Gerhana Matahari Total yang umumnya hanya berlangsung sekitar dua hingga tiga menit. Karena keistimewaan tersebut, para pemburu gerhana atau eclipse chasers menyebut fenomena ini sebagai salah satu "gerhana abad ini" yang wajib disaksikan.

Jalur Gerhana Melintasi Banyak Wilayah

Menurut laporan detikNews, jalur Gerhana Matahari Total 2027 akan dimulai dari Samudra Atlantik sebelum melintasi sejumlah wilayah seperti Spanyol bagian selatan, Gibraltar, Maroko, Aljazair, Tunisia, Libya, Mesir, Arab Saudi, Yaman, hingga Somalia. Jalur tersebut akan membawa bayangan Bulan melewati berbagai wilayah dan menciptakan kesempatan bagi masyarakat di lokasi tertentu untuk menyaksikan fenomena Gerhana Matahari Total secara langsung.

Selain Makkah, beberapa kota di Arab Saudi seperti Jeddah, Taif, Abha, Jazan, dan Al-Baha juga dapat menyaksikan fenomena Gerhana Matahari Total. Sementara itu, wilayah Arab Saudi bagian timur tidak mengalami gerhana total, tetapi tetap dapat melihat Gerhana Matahari Sebagian dengan tingkat kegelapan mencapai lebih dari 60 persen.

Mengapa Gerhana Matahari Total Bisa Membuat Langit Gelap?

Gerhana Matahari Total terjadi karena posisi Matahari, Bulan, dan Bumi berada hampir dalam satu garis lurus. Ketika Bulan berada di antara Bumi dan Matahari, bayangan Bulan akan jatuh ke permukaan Bumi.

Wilayah yang terkena bayangan inti Bulan atau umbra akan mengalami gerhana total. Pada kondisi tersebut, piringan Matahari tertutup sepenuhnya dan hanya bagian atmosfer luar Matahari atau korona yang terlihat.

Akibat berkurangnya cahaya Matahari, kondisi lingkungan dapat berubah sementara, seperti:

  • Langit terlihat lebih gelap.
  • Suhu udara mengalami penurunan sementara.
  • Hewan tertentu mengalami perubahan aktivitas.
  • Korona Matahari terlihat lebih jelas.

Cara Aman Menyaksikan Gerhana Matahari Total

Meskipun menjadi fenomena yang menarik, masyarakat tetap harus memperhatikan keamanan saat mengamati gerhana. Melihat Matahari secara langsung tanpa perlindungan dapat menyebabkan kerusakan pada mata.

Beberapa cara aman untuk melihat Gerhana Matahari Total yaitu:

  • Menggunakan kacamata khusus gerhana dengan standar keamanan.
  • Menggunakan teleskop dengan filter Matahari.
  • Mengikuti pengamatan bersama komunitas astronomi.
  • Menyaksikan siaran langsung dari lembaga astronomi terpercaya.

Peralatan seperti kacamata hitam biasa tidak cukup untuk melindungi mata dari paparan cahaya Matahari.

Fenomena Langka yang Dinantikan Dunia

Gerhana Matahari Total 2 Agustus 2027 akan menjadi salah satu fenomena astronomi terbesar abad ini. Selain menghadirkan pemandangan langit yang menakjubkan, fenomena tersebut juga menjadi kesempatan bagi ilmuwan untuk melakukan penelitian mengenai Matahari. Dengan jalur yang melintasi berbagai negara dan durasi totalitas yang panjang, Gerhana Matahari Total 2027 diprediksi akan menarik perhatian jutaan orang dari seluruh dunia. Bagi para pengamat langit, peristiwa ini menjadi momen langka yang kemungkinan baru akan terulang dalam waktu yang sangat lama.