Perkembangan teknologi digital memberikan pengaruh terhadap berbagai aspek kehidupan, termasuk cara pelajar berkomunikasi dan mengekspresikan kreativitas. Kehadiran media sosial juga membuat ruang bagi generasi muda untuk berkarya semakin terbuka, sehingga kemampuan memahami dan memanfaatkan media digital menjadi bagian dari keterampilan yang relevan untuk dikembangkan.
Universitas Sains dan Teknologi Komputer (STEKOM) menghadirkan kegiatan pelatihan content creator sebagai ruang pembelajaran bagi pelajar tingkat SMA, SMK, dan MA. Kegiatan tersebut memberikan kesempatan kepada peserta untuk mengenal lebih dekat dunia kreatif digital serta memahami bagaimana sebuah gagasan dapat dikembangkan menjadi konten yang memiliki pesan dan tujuan.
Pelaksanaan kegiatan dilakukan di SMA Negeri 2 Sragen dengan melibatkan siswa siswi dari berbagai sekolah SMA, SMK, dan MA di Kabupaten Sragen. Keikutsertaan peserta dari sejumlah sekolah menciptakan suasana pembelajaran yang beragam sekaligus memperluas kesempatan bagi pelajar untuk mendapatkan pengalaman baru dalam bidang kreativitas digital.

Rangkaian pelatihan berlangsung dengan mengangkat pembahasan mengenai dunia content creator yang semakin berkembang. Peserta mendapatkan wawasan bahwa aktivitas membuat konten tidak hanya berkaitan dengan kemampuan menggunakan perangkat atau platform digital, tetapi juga membutuhkan kreativitas, perencanaan, kemampuan komunikasi, dan pemahaman terhadap audiens.
Kegiatan yang berlangsung pada 29 September 2026 tersebut memberikan ruang bagi peserta untuk memahami proses kreatif secara lebih terarah. Ide yang dimiliki perlu dikembangkan melalui konsep yang jelas sehingga pesan yang disampaikan dapat diterima dengan baik oleh audiens yang dituju.
Dalam konteks pendidikan, pengenalan keterampilan digital dapat menjadi pengalaman tambahan bagi siswa untuk mengenali potensi diri. Pelajar dapat melihat bahwa kreativitas tidak terbatas pada kegiatan akademik, tetapi juga dapat dikembangkan melalui berbagai aktivitas yang membutuhkan kemampuan berpikir, berkomunikasi, dan beradaptasi.
Pemanfaatan media sosial juga perlu disertai pemahaman mengenai tanggung jawab dalam ruang digital. Konten yang dibuat dan disebarluaskan memiliki dampak terhadap audiens, sehingga kemampuan memilih informasi, menyusun pesan, dan menjaga etika komunikasi menjadi bagian penting dalam proses berkarya.
Selain memberikan pembekalan mengenai content creator, Universitas STEKOM memberikan apresiasi kepada talenta influencer muda melalui penerimaan beasiswa pendidikan. Apresiasi tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap pelajar yang memiliki potensi di bidang kreativitas digital serta menjadi bagian dari perhatian terhadap perkembangan pendidikan mereka.
Salah satu siswa yang menerima apresiasi tersebut adalah Shifara Renadiazkha dari SMA Negeri 1 Gemolong. Penerimaan beasiswa pendidikan dari Universitas STEKOM menjadi bagian dari rangkaian kegiatan yang diselenggarakan di SMA Negeri 2 Sragen tersebut.

Beasiswa pendidikan yang diberikan menjadi bentuk penghargaan terhadap potensi talenta muda. Bagi penerima, dukungan tersebut dapat menjadi tambahan motivasi untuk terus menjaga semangat belajar sekaligus mengembangkan kemampuan yang dimiliki dalam berbagai bidang yang diminati.
Pemberian apresiasi di tengah kegiatan pelatihan juga memperlihatkan bahwa pengembangan kreativitas dan pendidikan dapat berjalan beriringan. Siswa tidak hanya memperoleh wawasan mengenai keterampilan digital, tetapi juga mendapatkan pengalaman yang dapat memberikan dorongan untuk terus mengembangkan diri.
Bagi peserta lainnya, pelatihan tersebut dapat menjadi kesempatan untuk memahami bahwa menjadi content creator membutuhkan proses yang berkelanjutan. Kemampuan menghasilkan konten yang baik perlu didukung oleh kemauan untuk belajar, mengevaluasi karya, memahami perkembangan media, dan menyesuaikan cara berkomunikasi dengan kebutuhan audiens.
Keterampilan komunikasi digital memiliki relevansi yang semakin luas seiring berkembangnya industri kreatif. Pelajar yang memiliki kesempatan mengenal bidang tersebut sejak sekolah dapat memperoleh gambaran mengenai berbagai kompetensi yang dapat dikembangkan untuk menunjang pendidikan maupun persiapan menghadapi dunia kerja.

Kegiatan tersebut juga menjadi bentuk keterlibatan perguruan tinggi dalam memberikan wawasan kepada lingkungan pendidikan menengah. Universitas STEKOM memperkenalkan pemanfaatan teknologi dari sisi yang lebih kreatif dan produktif, sekaligus memberikan ruang bagi siswa untuk memperoleh pengalaman pembelajaran di luar kegiatan akademik rutin.
Penerimaan beasiswa kepada Shifara Renadiazkha menjadi salah satu bagian dari rangkaian apresiasi dalam kegiatan tersebut. Dukungan pendidikan ini melengkapi pembekalan yang diberikan kepada peserta dan menjadi bentuk perhatian terhadap talenta influencer muda yang memiliki potensi untuk terus berkembang.
Rangkaian kegiatan di SMA Negeri 2 Sragen mempertemukan pelatihan, kreativitas, dan apresiasi pendidikan dalam satu kegiatan yang relevan dengan perkembangan teknologi. Para peserta memperoleh wawasan mengenai dunia content creator, sementara penerima beasiswa mendapatkan dukungan yang dapat menjadi bagian dari perjalanan pendidikannya.
Melalui kegiatan tersebut, Universitas STEKOM terus membuka ruang bagi pelajar untuk mengenali perkembangan teknologi dan mengembangkan kreativitas secara positif. Pemanfaatan media digital yang dilakukan dengan pengetahuan dan tanggung jawab dapat menjadi salah satu bekal bagi generasi muda dalam menghadapi perubahan di masa mendatang.
Bagi Shifara Renadiazkha, penerimaan beasiswa pendidikan menjadi bagian dari pengalaman dalam mengikuti kegiatan pelatihan content creator. Apresiasi tersebut sekaligus menjadi dorongan untuk terus belajar, mengembangkan potensi, dan memanfaatkan kreativitas secara produktif di lingkungan pendidikan maupun ruang digital.
